Breaking News
Sekretariat DPRD Langkat Hadirkan Inovasi Digital Melalui Aplikasi Aset dan AVTEX*  Langkat Sumatera Utara detikreportase.com -* Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja organisasi melalui penerapan inovasi berbasis teknologi digital. Dua inovasi yang diterapkan yakni *aplikasi pencatatan aset dan AVTEX (Aplikasi Voice to Text),* sebagai langkah nyata dalam mendukung tata kelola administrasi yang lebih efektif, efisien, dan modern.  Penerapan kedua inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat dalam menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Kabupaten Langkat yang terus mendorong setiap perangkat daerah untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.  Sekretaris DPRD Kabupaten Langkat, *Drs. Basrah Pardomuan, http://M.AP,* menerapkan aplikasi pencatatan aset dan AVTEX sebagai bentuk komitmen dalam mendorong transformasi digital di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat. Penerapan inovasi ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi, khususnya dalam pengelolaan administrasi, dokumentasi serta penyediaan informasi yang akurat dan mudah diakses.  *Inovasi pertama berupa aplikasi pencatatan aset* yang dirancang untuk mendukung pengelolaan dan pemantauan aset secara digital. Melalui aplikasi ini, proses pencatatan aset dilakukan dengan lebih tertata, sistematis dan terintegrasi sesuai dengan kebutuhan administrasi. Digitalisasi tersebut diharapkan dapat mempermudah proses penelusuran data aset, meningkatkan ketertiban administrasi serta mendukung akuntabilitas pengelolaan barang milik daerah.  Sementara itu, *inovasi kedua adalah AVTEX (Aplikasi Voice to Text),* yaitu aplikasi yang memanfaatkan teknologi pengenalan suara untuk mengubah percakapan menjadi teks secara otomatis. Aplikasi ini diterapkan untuk membantu proses penyusunan notulensi rapat di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat, sehingga dokumentasi hasil rapat dapat dilakukan dengan lebih praktis dan efisien.  AVTEX ini berpotensi mengurangi beban pencatatan manual, mempercepat penyusunan notulensi dan membantu meningkatkan kelengkapan dokumentasi rapat. Untuk penerapan aplikasi ini lebih komprehensif, *Rabu (4/11/2026), dilaksanakan sosialisasi kepada staf Sekretariat DPRD Langkat* sebagai bentuk pemahaman aplikasi pencatatan aset dan AVTEX.  Kehadiran aplikasi pencatatan aset dan AVTEX ini dalam rangka membangun budaya kerja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kedua inovasi tersebut juga untuk peningkatan efisiensi kerja, ketertiban administrasi serta penguatan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat.  Melalui penerapan inovasi ini, Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat diharapkan mampu mewujudkan tata kelola administrasi yang semakin profesional.  Reporter : Arifin Sekretariat DPRD Langkat Hadirkan Inovasi Digital Melalui Aplikasi Aset dan AVTEX* Langkat Sumatera Utara detikreportase.com -* Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja organisasi melalui penerapan inovasi berbasis teknologi digital. Dua inovasi yang diterapkan yakni *aplikasi pencatatan aset dan AVTEX (Aplikasi Voice to Text),* sebagai langkah nyata dalam mendukung tata kelola administrasi yang lebih efektif, efisien, dan modern. Penerapan kedua inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat dalam menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Kabupaten Langkat yang terus mendorong setiap perangkat daerah untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Sekretaris DPRD Kabupaten Langkat, *Drs. Basrah Pardomuan, http://M.AP,* menerapkan aplikasi pencatatan aset dan AVTEX sebagai bentuk komitmen dalam mendorong transformasi digital di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat. Penerapan inovasi ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi, khususnya dalam pengelolaan administrasi, dokumentasi serta penyediaan informasi yang akurat dan mudah diakses. *Inovasi pertama berupa aplikasi pencatatan aset* yang dirancang untuk mendukung pengelolaan dan pemantauan aset secara digital. Melalui aplikasi ini, proses pencatatan aset dilakukan dengan lebih tertata, sistematis dan terintegrasi sesuai dengan kebutuhan administrasi. Digitalisasi tersebut diharapkan dapat mempermudah proses penelusuran data aset, meningkatkan ketertiban administrasi serta mendukung akuntabilitas pengelolaan barang milik daerah. Sementara itu, *inovasi kedua adalah AVTEX (Aplikasi Voice to Text),* yaitu aplikasi yang memanfaatkan teknologi pengenalan suara untuk mengubah percakapan menjadi teks secara otomatis. Aplikasi ini diterapkan untuk membantu proses penyusunan notulensi rapat di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat, sehingga dokumentasi hasil rapat dapat dilakukan dengan lebih praktis dan efisien. AVTEX ini berpotensi mengurangi beban pencatatan manual, mempercepat penyusunan notulensi dan membantu meningkatkan kelengkapan dokumentasi rapat. Untuk penerapan aplikasi ini lebih komprehensif, *Rabu (4/11/2026), dilaksanakan sosialisasi kepada staf Sekretariat DPRD Langkat* sebagai bentuk pemahaman aplikasi pencatatan aset dan AVTEX. Kehadiran aplikasi pencatatan aset dan AVTEX ini dalam rangka membangun budaya kerja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kedua inovasi tersebut juga untuk peningkatan efisiensi kerja, ketertiban administrasi serta penguatan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat. Melalui penerapan inovasi ini, Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat diharapkan mampu mewujudkan tata kelola administrasi yang semakin profesional. Reporter : Arifin
Sekretariat DPRD Langkat Hadirkan Inovasi Digital Melalui Aplikasi Aset dan AVTEX*  Langkat Sumatera Utara detikreportase.com -* Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja organisasi melalui penerapan inovasi berbasis teknologi digital. Dua inovasi yang diterapkan yakni *aplikasi pencatatan aset dan AVTEX (Aplikasi Voice to Text),* sebagai langkah nyata dalam mendukung tata kelola administrasi yang lebih efektif, efisien, dan modern.  Penerapan kedua inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat dalam menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Kabupaten Langkat yang terus mendorong setiap perangkat daerah untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.  Sekretaris DPRD Kabupaten Langkat, *Drs. Basrah Pardomuan, http://M.AP,* menerapkan aplikasi pencatatan aset dan AVTEX sebagai bentuk komitmen dalam mendorong transformasi digital di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat. Penerapan inovasi ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi, khususnya dalam pengelolaan administrasi, dokumentasi serta penyediaan informasi yang akurat dan mudah diakses.  *Inovasi pertama berupa aplikasi pencatatan aset* yang dirancang untuk mendukung pengelolaan dan pemantauan aset secara digital. Melalui aplikasi ini, proses pencatatan aset dilakukan dengan lebih tertata, sistematis dan terintegrasi sesuai dengan kebutuhan administrasi. Digitalisasi tersebut diharapkan dapat mempermudah proses penelusuran data aset, meningkatkan ketertiban administrasi serta mendukung akuntabilitas pengelolaan barang milik daerah.  Sementara itu, *inovasi kedua adalah AVTEX (Aplikasi Voice to Text),* yaitu aplikasi yang memanfaatkan teknologi pengenalan suara untuk mengubah percakapan menjadi teks secara otomatis. Aplikasi ini diterapkan untuk membantu proses penyusunan notulensi rapat di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat, sehingga dokumentasi hasil rapat dapat dilakukan dengan lebih praktis dan efisien.  AVTEX ini berpotensi mengurangi beban pencatatan manual, mempercepat penyusunan notulensi dan membantu meningkatkan kelengkapan dokumentasi rapat. Untuk penerapan aplikasi ini lebih komprehensif, *Rabu (4/11/2026), dilaksanakan sosialisasi kepada staf Sekretariat DPRD Langkat* sebagai bentuk pemahaman aplikasi pencatatan aset dan AVTEX.  Kehadiran aplikasi pencatatan aset dan AVTEX ini dalam rangka membangun budaya kerja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kedua inovasi tersebut juga untuk peningkatan efisiensi kerja, ketertiban administrasi serta penguatan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat.  Melalui penerapan inovasi ini, Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat diharapkan mampu mewujudkan tata kelola administrasi yang semakin profesional.  Reporter : Arifin
Sumatra Utara

Sekretariat DPRD Langkat Hadirkan Inovasi Digital Melalui Aplikasi Aset dan AVTEX* Langkat Sumatera Utara detikreportase.com -* Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja organisasi melalui penerapan inovasi berbasis teknologi digital. Dua inovasi yang diterapkan yakni *aplikasi pencatatan aset dan AVTEX (Aplikasi Voice to Text),* sebagai langkah nyata dalam mendukung tata kelola administrasi yang lebih efektif, efisien, dan modern. Penerapan kedua inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat dalam menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Kabupaten Langkat yang terus mendorong setiap perangkat daerah untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Sekretaris DPRD Kabupaten Langkat, *Drs. Basrah Pardomuan, http://M.AP,* menerapkan aplikasi pencatatan aset dan AVTEX sebagai bentuk komitmen dalam mendorong transformasi digital di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat. Penerapan inovasi ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi, khususnya dalam pengelolaan administrasi, dokumentasi serta penyediaan informasi yang akurat dan mudah diakses. *Inovasi pertama berupa aplikasi pencatatan aset* yang dirancang untuk mendukung pengelolaan dan pemantauan aset secara digital. Melalui aplikasi ini, proses pencatatan aset dilakukan dengan lebih tertata, sistematis dan terintegrasi sesuai dengan kebutuhan administrasi. Digitalisasi tersebut diharapkan dapat mempermudah proses penelusuran data aset, meningkatkan ketertiban administrasi serta mendukung akuntabilitas pengelolaan barang milik daerah. Sementara itu, *inovasi kedua adalah AVTEX (Aplikasi Voice to Text),* yaitu aplikasi yang memanfaatkan teknologi pengenalan suara untuk mengubah percakapan menjadi teks secara otomatis. Aplikasi ini diterapkan untuk membantu proses penyusunan notulensi rapat di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat, sehingga dokumentasi hasil rapat dapat dilakukan dengan lebih praktis dan efisien. AVTEX ini berpotensi mengurangi beban pencatatan manual, mempercepat penyusunan notulensi dan membantu meningkatkan kelengkapan dokumentasi rapat. Untuk penerapan aplikasi ini lebih komprehensif, *Rabu (4/11/2026), dilaksanakan sosialisasi kepada staf Sekretariat DPRD Langkat* sebagai bentuk pemahaman aplikasi pencatatan aset dan AVTEX. Kehadiran aplikasi pencatatan aset dan AVTEX ini dalam rangka membangun budaya kerja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kedua inovasi tersebut juga untuk peningkatan efisiensi kerja, ketertiban administrasi serta penguatan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat. Melalui penerapan inovasi ini, Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat diharapkan mampu mewujudkan tata kelola administrasi yang semakin profesional. Reporter : Arifin

Sekretariat DPRD Langkat Hadirkan Inovasi Digital Melalui Aplikasi Aset dan AVTEX*  Langkat Sumatera Utara detikreportase.com -* Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja organisasi melalui penerapan inovasi berbasis teknologi digital. Dua inovasi yang diterapkan yakni *aplikasi pencatatan aset dan AVTEX (Aplikasi Voice to Text),* sebagai langkah nyata dalam mendukung tata kelola administrasi yang lebih efektif, efisien, dan modern.  Penerapan kedua inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat dalam menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Kabupaten Langkat yang terus mendorong setiap perangkat daerah untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.  Sekretaris DPRD Kabupaten Langkat, *Drs. Basrah Pardomuan, http://M.AP,* menerapkan aplikasi pencatatan aset dan AVTEX sebagai bentuk komitmen dalam mendorong transformasi digital di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat. Penerapan inovasi ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi, khususnya dalam pengelolaan administrasi, dokumentasi serta penyediaan informasi yang akurat dan mudah diakses.  *Inovasi pertama berupa aplikasi pencatatan aset* yang dirancang untuk mendukung pengelolaan dan pemantauan aset secara digital. Melalui aplikasi ini, proses pencatatan aset dilakukan dengan lebih tertata, sistematis dan terintegrasi sesuai dengan kebutuhan administrasi. Digitalisasi tersebut diharapkan dapat mempermudah proses penelusuran data aset, meningkatkan ketertiban administrasi serta mendukung akuntabilitas pengelolaan barang milik daerah.  Sementara itu, *inovasi kedua adalah AVTEX (Aplikasi Voice to Text),* yaitu aplikasi yang memanfaatkan teknologi pengenalan suara untuk mengubah percakapan menjadi teks secara otomatis. Aplikasi ini diterapkan untuk membantu proses penyusunan notulensi rapat di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat, sehingga dokumentasi hasil rapat dapat dilakukan dengan lebih praktis dan efisien.  AVTEX ini berpotensi mengurangi beban pencatatan manual, mempercepat penyusunan notulensi dan membantu meningkatkan kelengkapan dokumentasi rapat. Untuk penerapan aplikasi ini lebih komprehensif, *Rabu (4/11/2026), dilaksanakan sosialisasi kepada staf Sekretariat DPRD Langkat* sebagai bentuk pemahaman aplikasi pencatatan aset dan AVTEX.  Kehadiran aplikasi pencatatan aset dan AVTEX ini dalam rangka membangun budaya kerja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kedua inovasi tersebut juga untuk peningkatan efisiensi kerja, ketertiban administrasi serta penguatan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat.  Melalui penerapan inovasi ini, Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat diharapkan mampu mewujudkan tata kelola administrasi yang semakin profesional.  Reporter : Arifin
Sekretariat DPRD Langkat Hadirkan Inovasi Digital Melalui Aplikasi Aset dan AVTEX* Langkat Sumatera Utara detikreportase.com -* Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja organisasi melalui penerapan inovasi berbasis teknologi digital. Dua inovasi yang diterapkan yakni *aplikasi pencatatan aset dan AVTEX (Aplikasi Voice to Text),* sebagai langkah nyata dalam mendukung tata kelola administrasi yang lebih efektif, efisien, dan modern. Penerapan kedua inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat dalam menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Kabupaten Langkat yang terus mendorong setiap perangkat daerah untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Sekretaris DPRD Kabupaten Langkat, *Drs. Basrah Pardomuan, http://M.AP,* menerapkan aplikasi pencatatan aset dan AVTEX sebagai bentuk komitmen dalam mendorong transformasi digital di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat. Penerapan inovasi ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi, khususnya dalam pengelolaan administrasi, dokumentasi serta penyediaan informasi yang akurat dan mudah diakses. *Inovasi pertama berupa aplikasi pencatatan aset* yang dirancang untuk mendukung pengelolaan dan pemantauan aset secara digital. Melalui aplikasi ini, proses pencatatan aset dilakukan dengan lebih tertata, sistematis dan terintegrasi sesuai dengan kebutuhan administrasi. Digitalisasi tersebut diharapkan dapat mempermudah proses penelusuran data aset, meningkatkan ketertiban administrasi serta mendukung akuntabilitas pengelolaan barang milik daerah. Sementara itu, *inovasi kedua adalah AVTEX (Aplikasi Voice to Text),* yaitu aplikasi yang memanfaatkan teknologi pengenalan suara untuk mengubah percakapan menjadi teks secara otomatis. Aplikasi ini diterapkan untuk membantu proses penyusunan notulensi rapat di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat, sehingga dokumentasi hasil rapat dapat dilakukan dengan lebih praktis dan efisien. AVTEX ini berpotensi mengurangi beban pencatatan manual, mempercepat penyusunan notulensi dan membantu meningkatkan kelengkapan dokumentasi rapat. Untuk penerapan aplikasi ini lebih komprehensif, *Rabu (4/11/2026), dilaksanakan sosialisasi kepada staf Sekretariat DPRD Langkat* sebagai bentuk pemahaman aplikasi pencatatan aset dan AVTEX. Kehadiran aplikasi pencatatan aset dan AVTEX ini dalam rangka membangun budaya kerja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kedua inovasi tersebut juga untuk peningkatan efisiensi kerja, ketertiban administrasi serta penguatan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat. Melalui penerapan inovasi ini, Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat diharapkan mampu mewujudkan tata kelola administrasi yang semakin profesional. Reporter : Arifin
Sekretariat DPRD Langkat Hadirkan Inovasi Digital Melalui Aplikasi Aset dan AVTEX*  Langkat Sumatera Utara detikreportase.com -* Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja organisasi melalui penerapan inovasi berbasis teknologi digital. Dua inovasi yang diterapkan yakni *aplikasi pencatatan aset dan AVTEX (Aplikasi Voice to Text),* sebagai langkah nyata dalam mendukung tata kelola administrasi yang lebih efektif, efisien, dan modern.  Penerapan kedua inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat dalam menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Kabupaten Langkat yang terus mendorong setiap perangkat daerah untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik.  Sekretaris DPRD Kabupaten Langkat, *Drs. Basrah Pardomuan, http://M.AP,* menerapkan aplikasi pencatatan aset dan AVTEX sebagai bentuk komitmen dalam mendorong transformasi digital di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat. Penerapan inovasi ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi, khususnya dalam pengelolaan administrasi, dokumentasi serta penyediaan informasi yang akurat dan mudah diakses.  *Inovasi pertama berupa aplikasi pencatatan aset* yang dirancang untuk mendukung pengelolaan dan pemantauan aset secara digital. Melalui aplikasi ini, proses pencatatan aset dilakukan dengan lebih tertata, sistematis dan terintegrasi sesuai dengan kebutuhan administrasi. Digitalisasi tersebut diharapkan dapat mempermudah proses penelusuran data aset, meningkatkan ketertiban administrasi serta mendukung akuntabilitas pengelolaan barang milik daerah.  Sementara itu, *inovasi kedua adalah AVTEX (Aplikasi Voice to Text),* yaitu aplikasi yang memanfaatkan teknologi pengenalan suara untuk mengubah percakapan menjadi teks secara otomatis. Aplikasi ini diterapkan untuk membantu proses penyusunan notulensi rapat di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat, sehingga dokumentasi hasil rapat dapat dilakukan dengan lebih praktis dan efisien.  AVTEX ini berpotensi mengurangi beban pencatatan manual, mempercepat penyusunan notulensi dan membantu meningkatkan kelengkapan dokumentasi rapat. Untuk penerapan aplikasi ini lebih komprehensif, *Rabu (4/11/2026), dilaksanakan sosialisasi kepada staf Sekretariat DPRD Langkat* sebagai bentuk pemahaman aplikasi pencatatan aset dan AVTEX.  Kehadiran aplikasi pencatatan aset dan AVTEX ini dalam rangka membangun budaya kerja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kedua inovasi tersebut juga untuk peningkatan efisiensi kerja, ketertiban administrasi serta penguatan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat.  Melalui penerapan inovasi ini, Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat diharapkan mampu mewujudkan tata kelola administrasi yang semakin profesional.  Reporter : Arifin

Sekretariat DPRD Langkat Hadirkan Inovasi Digital Melalui Aplikasi Aset dan AVTEX* Langkat Sumatera Utara detikreportase.com -* Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja organisasi melalui penerapan inovasi berbasis teknologi digital. Dua inovasi yang diterapkan yakni *aplikasi pencatatan aset dan AVTEX (Aplikasi Voice to Text),* sebagai langkah nyata dalam mendukung tata kelola administrasi yang lebih efektif, efisien, dan modern. Penerapan kedua inovasi tersebut merupakan bagian dari upaya Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat dalam menindaklanjuti kebijakan Pemerintah Kabupaten Langkat yang terus mendorong setiap perangkat daerah untuk terus berinovasi dalam meningkatkan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan publik. Sekretaris DPRD Kabupaten Langkat, *Drs. Basrah Pardomuan, http://M.AP,* menerapkan aplikasi pencatatan aset dan AVTEX sebagai bentuk komitmen dalam mendorong transformasi digital di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat. Penerapan inovasi ini diharapkan dapat mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi organisasi, khususnya dalam pengelolaan administrasi, dokumentasi serta penyediaan informasi yang akurat dan mudah diakses. *Inovasi pertama berupa aplikasi pencatatan aset* yang dirancang untuk mendukung pengelolaan dan pemantauan aset secara digital. Melalui aplikasi ini, proses pencatatan aset dilakukan dengan lebih tertata, sistematis dan terintegrasi sesuai dengan kebutuhan administrasi. Digitalisasi tersebut diharapkan dapat mempermudah proses penelusuran data aset, meningkatkan ketertiban administrasi serta mendukung akuntabilitas pengelolaan barang milik daerah. Sementara itu, *inovasi kedua adalah AVTEX (Aplikasi Voice to Text),* yaitu aplikasi yang memanfaatkan teknologi pengenalan suara untuk mengubah percakapan menjadi teks secara otomatis. Aplikasi ini diterapkan untuk membantu proses penyusunan notulensi rapat di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat, sehingga dokumentasi hasil rapat dapat dilakukan dengan lebih praktis dan efisien. AVTEX ini berpotensi mengurangi beban pencatatan manual, mempercepat penyusunan notulensi dan membantu meningkatkan kelengkapan dokumentasi rapat. Untuk penerapan aplikasi ini lebih komprehensif, *Rabu (4/11/2026), dilaksanakan sosialisasi kepada staf Sekretariat DPRD Langkat* sebagai bentuk pemahaman aplikasi pencatatan aset dan AVTEX. Kehadiran aplikasi pencatatan aset dan AVTEX ini dalam rangka membangun budaya kerja yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kedua inovasi tersebut juga untuk peningkatan efisiensi kerja, ketertiban administrasi serta penguatan akuntabilitas dalam pelaksanaan tugas sehari-hari di lingkungan Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat. Melalui penerapan inovasi ini, Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat diharapkan mampu mewujudkan tata kelola administrasi yang semakin profesional. Reporter : Arifin

Sumatra Utara

Langkat Sumatera Utara detikreportase.com Sekretariat DPRD Kabupaten Langkat terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan dan kinerja…

detikreportase.com

Usulan Tiorita Direspons Bobby, Pemprovsu Bangun Tanggul Sungai Wampu Rp14,5 Miliar  Langkat Sumatera Utara detikreportase.com Wampu Usulan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, S.H., untuk memperkuat tanggul Sungai Wampu mendapat respons positif dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Melalui dukungan Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, pembangunan tanggul di Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, kini direalisasikan dengan anggaran sebesar Rp14,50 miliar.  Untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana, Tiorita bersama Bobby Nasution meninjau langsung lokasi pekerjaan, Selasa (3/11/2026). Peninjauan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya percepatan rekonstruksi pascabencana dan penguatan infrastruktur pengendalian banjir.  Pembangunan tanggul tersebut menjadi kebutuhan mendesak karena luapan Sungai Wampu berpotensi berdampak terhadap sekitar 160 hektare lahan perkebunan dan kurang lebih 1.000 kepala keluarga (KK).  Perkuatan tanggul direncanakan sepanjang 204 meter dengan fokus pekerjaan pada bagian belokan sungai yang rawan mengalami kerusakan akibat derasnya arus air. Konstruksi menggunakan sheet pile baja sebagai penahan tekanan dan benturan arus agar tanggul lebih kokoh. Pengerjaan ditargetkan selesai paling lambat 25 Desember 2026.  Tiorita menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara atas respons dan dukungan terhadap usulan Pemkab Langkat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi sangat penting untuk mempercepat penanganan infrastruktur pascabencana dan menjawab kebutuhan masyarakat.  Ia berharap pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target sehingga memberikan perlindungan bagi permukiman, lahan perkebunan, serta aktivitas perekonomian masyarakat dari ancaman banjir.  Sementara itu, Bobby Nasution mengapresiasi kekompakan masyarakat Desa Stungkit dalam mendukung pembangunan tanggul. Ia juga mengakui bahwa pembangunan tersebut tidak terlepas dari perhatian dan usulan Plt. Bupati Langkat yang terus menyampaikan kebutuhan masyarakat kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara.  Bobby menegaskan bahwa pengerjaan tanggul akan terus dikawal hingga selesai, terutama pada bagian belokan sungai yang membutuhkan penguatan konstruksi khusus untuk menahan derasnya arus air.  Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga menyampaikan aspirasi mengenai pembangunan jembatan penghubung untuk mempermudah akses dan mobilitas warga. Menanggapi hal itu, Bobby menyatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat mengingat bentang sungai yang cukup lebar sehingga membutuhkan kajian lebih lanjut.  Selain infrastruktur, masyarakat turut menyampaikan keresahan terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Desa Stungkit. Gubernur menyatakan akan berkoordinasi dengan Polda Sumatera Utara agar persoalan tersebut mendapat perhatian dan tindak lanjut sesuai kewenangan.  Perwakilan masyarakat, Supian (63), dan Sunarti (51), menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara dan Plt. Bupati Langkat atas perhatian serta dukungan pembangunan tanggul tersebut. Sunarti mengungkapkan bahwa tanggul di desa mereka telah sekitar 18 tahun tidak mendapatkan perbaikan.  “Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Ibu Plt. Bupati atas perhatian dan bantuan perbaikan tanggul di desa kami. Sudah 18 tahun tanggul ini tidak diperbaiki. Alhamdulillah, sekarang akhirnya bisa dibangun. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih,” ungkap Sunarti.  Pemkab Langkat berharap pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ini dapat selesai sesuai target sehingga mampu mengurangi risiko banjir, melindungi masyarakat, dan menjaga keberlangsungan perekonomian warga Desa Stungkit dan sekitarnya.  Kolaborasi dan sinergi antara Pemkab Langkat dan Pemprovsu diharapkan terus berlanjut dalam memperjuangkan serta merealisasikan berbagai kebutuhan masyarakat, baik di bidang infrastruktur maupun peningkatan keamanan dan kesejahteraan warga.  Turut mendampingi Plt. Bupati Langkat, Asisten Pemerintahan dan Kesra Rudi Kinandung, Kepala Bappedalitbang Rina Wahyuni, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Ikhsan Aprija, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Wahyudiharto, Kepala Dinas PPKB/PPA Indri Nugraheni, Kepala Pelaksana BPBD Ashari, Kepala Dinas Pertanian Hendrik Tarigan, Plh. Kabag Umum Benni Sukmaria, Plh. Kabag Protokol M. Nawawi, serta Camat Wampu M. Nasarif.Reporter : Arifin

Usulan Tiorita Direspons Bobby, Pemprovsu Bangun Tanggul Sungai Wampu Rp14,5 Miliar Langkat Sumatera Utara detikreportase.com Wampu Usulan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti, S.H., untuk memperkuat tanggul Sungai Wampu mendapat respons positif dari Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Melalui dukungan Gubernur Sumatera Utara, Muhammad Bobby Afif Nasution, pembangunan tanggul di Desa Stungkit, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, kini direalisasikan dengan anggaran sebesar Rp14,50 miliar. Untuk memastikan pelaksanaan pembangunan berjalan sesuai rencana, Tiorita bersama Bobby Nasution meninjau langsung lokasi pekerjaan, Selasa (3/11/2026). Peninjauan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya percepatan rekonstruksi pascabencana dan penguatan infrastruktur pengendalian banjir. Pembangunan tanggul tersebut menjadi kebutuhan mendesak karena luapan Sungai Wampu berpotensi berdampak terhadap sekitar 160 hektare lahan perkebunan dan kurang lebih 1.000 kepala keluarga (KK). Perkuatan tanggul direncanakan sepanjang 204 meter dengan fokus pekerjaan pada bagian belokan sungai yang rawan mengalami kerusakan akibat derasnya arus air. Konstruksi menggunakan sheet pile baja sebagai penahan tekanan dan benturan arus agar tanggul lebih kokoh. Pengerjaan ditargetkan selesai paling lambat 25 Desember 2026. Tiorita menyampaikan apresiasi kepada Gubernur Sumatera Utara atas respons dan dukungan terhadap usulan Pemkab Langkat. Menurutnya, sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi sangat penting untuk mempercepat penanganan infrastruktur pascabencana dan menjawab kebutuhan masyarakat. Ia berharap pembangunan dapat berjalan lancar dan selesai sesuai target sehingga memberikan perlindungan bagi permukiman, lahan perkebunan, serta aktivitas perekonomian masyarakat dari ancaman banjir. Sementara itu, Bobby Nasution mengapresiasi kekompakan masyarakat Desa Stungkit dalam mendukung pembangunan tanggul. Ia juga mengakui bahwa pembangunan tersebut tidak terlepas dari perhatian dan usulan Plt. Bupati Langkat yang terus menyampaikan kebutuhan masyarakat kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara. Bobby menegaskan bahwa pengerjaan tanggul akan terus dikawal hingga selesai, terutama pada bagian belokan sungai yang membutuhkan penguatan konstruksi khusus untuk menahan derasnya arus air. Dalam kesempatan tersebut, masyarakat juga menyampaikan aspirasi mengenai pembangunan jembatan penghubung untuk mempermudah akses dan mobilitas warga. Menanggapi hal itu, Bobby menyatakan akan berkoordinasi dengan pemerintah pusat mengingat bentang sungai yang cukup lebar sehingga membutuhkan kajian lebih lanjut. Selain infrastruktur, masyarakat turut menyampaikan keresahan terkait peredaran dan penyalahgunaan narkoba di Desa Stungkit. Gubernur menyatakan akan berkoordinasi dengan Polda Sumatera Utara agar persoalan tersebut mendapat perhatian dan tindak lanjut sesuai kewenangan. Perwakilan masyarakat, Supian (63), dan Sunarti (51), menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Sumatera Utara dan Plt. Bupati Langkat atas perhatian serta dukungan pembangunan tanggul tersebut. Sunarti mengungkapkan bahwa tanggul di desa mereka telah sekitar 18 tahun tidak mendapatkan perbaikan. “Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Ibu Plt. Bupati atas perhatian dan bantuan perbaikan tanggul di desa kami. Sudah 18 tahun tanggul ini tidak diperbaiki. Alhamdulillah, sekarang akhirnya bisa dibangun. Kami sangat bersyukur dan berterima kasih,” ungkap Sunarti. Pemkab Langkat berharap pembangunan yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Sumatera Utara ini dapat selesai sesuai target sehingga mampu mengurangi risiko banjir, melindungi masyarakat, dan menjaga keberlangsungan perekonomian warga Desa Stungkit dan sekitarnya. Kolaborasi dan sinergi antara Pemkab Langkat dan Pemprovsu diharapkan terus berlanjut dalam memperjuangkan serta merealisasikan berbagai kebutuhan masyarakat, baik di bidang infrastruktur maupun peningkatan keamanan dan kesejahteraan warga. Turut mendampingi Plt. Bupati Langkat, Asisten Pemerintahan dan Kesra Rudi Kinandung, Kepala Bappedalitbang Rina Wahyuni, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Ikhsan Aprija, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Wahyudiharto, Kepala Dinas PPKB/PPA Indri Nugraheni, Kepala Pelaksana BPBD Ashari, Kepala Dinas Pertanian Hendrik Tarigan, Plh. Kabag Umum Benni Sukmaria, Plh. Kabag Protokol M. Nawawi, serta Camat Wampu M. Nasarif.Reporter : Arifin

Sumatra Utara

  Langkat Sumatera Utara detikreportase.com Wampu Usulan Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Langkat, Tiorita Br. Surbakti,…

Example 728x250Example 728x250