PendidikanRIAU

31 Mahasiswa Pelalawan Terima Beasiswa Baznas, 8 Bersiap Kuliah ke Al-Azhar Kairo

×

31 Mahasiswa Pelalawan Terima Beasiswa Baznas, 8 Bersiap Kuliah ke Al-Azhar Kairo

Sebarkan artikel ini
Bupati H. Zukri dan Ketua Baznas Pelalawan saat menyerahkan beasiswa kepada mahasiswa di Z-Park Pangkalan Kerinci.
Pemkab Pelalawan bersama Baznas melepas keberangkatan mahasiswa penerima beasiswa pendidikan dalam dan luar negeri di Pangkalan Kerinci.

Sebanyak 31 mahasiswa Pelalawan terima beasiswa Baznas dan 8 orang bersiap kuliah ke Al-Azhar Kairo.

​PANGKALAN KERINCI — DETIKREPORTASE.COM | Jalan menuju pendidikan tinggi kembali terbuka lebar bagi puluhan generasi muda berbakat di Kabupaten Pelalawan. Sebanyak 31 mahasiswa resmi menerima bantuan dana pendidikan melalui Program Generasi Zakat yang diinisiasi oleh Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pelalawan. Istimewanya lagi, dari puluhan penerima tersebut, 8 mahasiswa di antaranya mendapatkan dukungan penuh untuk melanjutkan studi bergengsi ke Universitas Al-Azhar, Kairo, Mesir.

​Proses penyerahan bantuan sekaligus acara pelepasan mahasiswa ini dilangsungkan dengan khidmat di Aula Utama Wahana Z-Park Skyland Pangkalan Kerinci pada Jumat (25/9/2026). Acara tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Pelalawan H. Zukri, S.M., M.M., Ketua Baznas Kabupaten Pelalawan Kyai H. Karmani, jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), para komisioner Baznas, mahasiswa penerima beasiswa, serta orang tua yang turut mendampingi. Kegiatan ini mengusung tema besar “Tumbuh Bersama Zakat, Mengukir Masa Depan, Membangun Negeri.”

​34 Pendaftar Lalui Seleksi Ketat, 31 Mahasiswa Dinyatakan Lolos

​Ketua Baznas Kabupaten Pelalawan, Kyai H. Karmani, dalam sambutannya menjelaskan bahwa para penerima beasiswa ini telah melalui rangkaian proses seleksi yang sangat ketat dan transparan oleh lembaga zakat.

​“Selamat kepada anak-anak yang menerima beasiswa. Mereka telah mengikuti proses seleksi yang dilaksanakan Baznas Kabupaten Pelalawan,” ujar Kyai H. Karmani.

​Dari total 34 mahasiswa yang mendaftarkan diri, sebanyak 31 orang dinyatakan lolos setelah melewati tahapan seleksi administrasi, survei faktual ke kediaman, hingga wawancara mendalam. Berdasarkan sebaran institusi, 22 mahasiswa berasal dari Institut Teknologi Perkebunan Pelalawan Indonesia (ITP2I) dan 9 mahasiswa dari Politeknik Negeri Padang (PNP) di Pelalawan. Selain itu, terdapat 8 orang putra-putri terbaik Pelalawan yang disiapkan khusus untuk menimba ilmu agama dan umum di Kairo. Program ini difokuskan bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar dana umat dari zakat dan infak dapat menjadi jembatan emas membuka akses pendidikan tinggi.

​Komitmen Bupati Zukri: SDM Jadi Kunci Utama Kemajuan Daerah

​Sementara itu, Bupati Pelalawan H. Zukri memberikan apresiasi tinggi kepada jajaran Baznas Pelalawan yang telah konsisten membuka akses seluas-luasnya bagi anak-anak dari keluarga prasejahtera untuk mengenyam bangku kuliah. Menurutnya, pembangunan infrastruktur fisik tidak akan berarti apa-apa tanpa diimbangi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM).

​“Atas nama Pemerintah Kabupaten Pelalawan, saya mengucapkan terima kasih kepada Baznas Kabupaten Pelalawan yang telah membantu anak-anak kita yang kurang mampu melalui bantuan beasiswa,” ucap Zukri.

​Bupati menegaskan bahwa kunci utama kemajuan sebuah daerah terletak pada kualitas SDM-nya. Semakin banyak generasi muda yang mengenyam pendidikan tinggi, maka indeks pembangunan manusia di Pelalawan akan semakin meningkat pesat.

​Pemkab Dorong Keterlibatan Perusahaan Lewat Skema CSR

​Sebagai langkah progresif jangka panjang, Pemerintah Kabupaten Pelalawan berencana memperluas jaring pengaman pendidikan dengan menggandeng dunia usaha yang beroperasi di wilayah setempat. Mulai tahun depan, Pemkab akan mendorong perusahaan-perusahaan swasta untuk ikut ambil bagian membiayai kuliah mahasiswa melalui skema tanggung jawab sosial perusahaan (Corporate Social Responsibility / CSR), dengan target satu perusahaan menanggung biaya dua hingga tiga mahasiswa.

​Zukri menegaskan bahwa prioritas utama program ini tetap dipatok bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu serta mahasiswa yang memiliki prestasi akademik gemilang. Pemerintah daerah berkomitmen menjadikan sektor pendidikan sebagai fokus utama pembangunan ke depan. Tidak lupa, ia juga berpesan agar Baznas terus menjaga akuntabilitas dalam mengelola serta menyalurkan dana umat agar manfaatnya kian meluas dirasakan masyarakat.

​✍️ Reportase : Tim Redaksi | Editor : Redaksi | Pangkalan Kerinci – Riau.

​DETIKREPORTASE.COM — Mengawal Informasi, Menyuarakan Kepentingan Publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250