BeritaSumatra Selatan

Nasional| Penembakan di Semeteh Gegerkan Warga, Kurang 24 Jam Tiga Pelaku Bersenjata Berhasil Diamankan Polisi

×

Nasional| Penembakan di Semeteh Gegerkan Warga, Kurang 24 Jam Tiga Pelaku Bersenjata Berhasil Diamankan Polisi

Sebarkan artikel ini

Polsek Muara Lakitan dan Satreskrim Bergerak Cepat

MUSI RAWAS | DETIKREPORTASE.COM – Situasi di Desa Semeteh, Kecamatan Muara Lakitan, Kabupaten Musi Rawas sempat mencekam setelah terjadi aksi penembakan dan penganiayaan yang melibatkan sekelompok pelaku bersenjata. Namun, kurang dari 24 jam pascakejadian, Tim Opsnal Satreskrim Polres Musi Rawas bersama Polsek Muara Lakitan berhasil mengamankan tiga terduga pelaku, Selasa (19/5/2026).

Ketiga pelaku yang berhasil diamankan masing-masing berinisial JA (62), LA (27), dan AR (21). Sementara dua terduga lainnya berinisial SI dan RA masih dalam pengejaran aparat kepolisian.

Kapolres Musi Rawas AKBP Agung Adhitya Prananta membenarkan penangkapan tersebut. Ia menegaskan proses pengejaran terhadap pelaku lain masih terus dilakukan guna mengungkap secara menyeluruh rangkaian peristiwa yang terjadi.

“Untuk dua terduga pelaku lainnya saat ini masih dalam pengejaran dan kami mengimbau agar segera menyerahkan diri,” tegas AKBP Agung.

 

Keributan Dipicu Penghadangan Mobil Tangki CPO

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (18/5/2026) sekitar pukul 14.00 WIB di kawasan Desa Semeteh. Berdasarkan informasi kepolisian, kejadian bermula saat seorang warga berinisial HN menghadang kendaraan angkutan tangki Crude Palm Oil (CPO).

Tidak lama kemudian, sebuah mobil Toyota Yaris warna oranye datang dari arah belakang dan berhenti di depan mobil tangki tersebut. Sejumlah orang kemudian turun dari kendaraan dan menghampiri kelompok korban.

Cekcok mulut pun tidak dapat dihindari hingga berujung pada aksi kekerasan dan penembakan. Akibat kejadian tersebut, tiga korban berinisial ED, SA, dan FI mengalami luka tembak.

Setelah melakukan penyerangan, para pelaku langsung meninggalkan lokasi kejadian.

Dalam pengungkapan kasus tersebut, polisi turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil Mitsubishi Triton warna silver, satu unit Toyota Yaris warna oranye, satu tongkat bisbol, satu bilah pedang, satu pucuk senapan angin, satu pucuk senjata api rakitan warna silver beserta dua butir amunisi 9 mm, serta dua proyektil.

 

Motif Diduga Terkait Pengurusan Mobil Tangki CPO

Dari hasil pemeriksaan awal, polisi menduga motif penyerangan dipicu rasa tersinggung dari kelompok pelaku setelah mobil tangki CPO yang mereka kawal dihadang oleh pihak korban.

Selain itu, terdapat dugaan adanya kepentingan tertentu terkait pengurusan kendaraan angkutan CPO di pabrik PT SPA yang berada di Desa Semeteh.

Meski demikian, polisi menegaskan proses penyelidikan masih terus dilakukan untuk mendalami latar belakang konflik serta memastikan peran masing-masing pelaku dalam peristiwa tersebut.

Dalam konteks hukum pidana dan kepemilikan senjata ilegal, masyarakat juga diingatkan memahami aturan pidana terbaru yang mulai berlaku di Indonesia.

Baca selengkapnya di sini:
https://detikreportase.com/kuhp-baru-berlaku-2-januari-2026-di-indonesia-apa-dampaknya-bagi-kehidupan-warga-ini-aturan-kunci-yang-wajib-dipahami-publik/

 

Polres Musi Rawas Imbau Pelaku Menyerahkan Diri

Kapolres Musi Rawas menegaskan pihaknya tidak akan memberikan ruang terhadap tindakan kekerasan maupun kepemilikan senjata api rakitan ilegal yang dapat mengancam keamanan masyarakat.

Ia juga meminta masyarakat yang masih menyimpan senjata api rakitan tanpa izin resmi agar segera menyerahkan kepada pihak kepolisian terdekat.

“Bagi yang secara sukarela menyerahkan senjata api rakitan, kami pastikan tidak akan dilakukan tindakan hukum. Namun apabila ditemukan dalam penindakan, maka proses hukum akan ditegakkan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.

Kasus kekerasan bersenjata seperti ini dinilai menjadi perhatian serius aparat penegak hukum karena berpotensi mengganggu stabilitas keamanan masyarakat serta menimbulkan konflik berkepanjangan apabila tidak segera ditangani.

Fenomena konflik dan tindak pidana yang melibatkan senjata ilegal juga menjadi pengingat pentingnya pengawasan hukum dan transparansi penanganan perkara di berbagai daerah.

Baca juga:
https://detikreportase.com/peta-besar-ott-kpk-di-indonesia-dari-pajak-hingga-kepala-daerah-begini-wajah-korupsi-yang-terbongkar/

Selain itu, penguatan pengawasan terhadap aktivitas ekonomi dan distribusi hasil perkebunan juga menjadi sorotan dalam berbagai kasus nasional yang berkaitan dengan tata kelola dan potensi konflik kepentingan.

Simak selengkapnya di sini:
https://detikreportase.com/skandal-pupuk-subsidi-di-pelalawan-riau-cermin-rapuhnya-tata-kelola-subsidi-dan-ujian-ketahanan-pangan-nasional/

Hingga kini, kondisi para korban masih dalam penanganan medis dan aparat kepolisian terus melakukan pengembangan guna memburu dua pelaku lain yang masih melarikan diri.

✍️ Heri | detikreportase.com | Musi Rawas – Sumatera Selatan

DETIKREPORTASE.COM : Mengawal Keamanan dan Kepastian Hukum Masyarakat

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250