Anggota DPRD Pelalawan Syafrizal, S.IP. turun langsung ke titik aksi, siap jadwalkan pemanggilan pihak terkait.
PELALAWAN — DETIKREPORTASE.COM | Gelombang aksi unjuk rasa ribuan massa yang tergabung dalam Forum Masyarakat Tuntut Kemitraan (FMTK) di Kabupaten Pelalawan, Riau, terus menyedot perhatian para pemangku kebijakan. Setelah sebelumnya dihadiri oleh para kepala desa dan tokoh masyarakat, kehadiran unsur legislatif daerah kini terlihat kian nyata di tengah massa aksi pada Senin (5/10/2026).
Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, Syafrizal, S.IP., terpantau turun langsung ke lokasi titik aksi guna memantau situasi serta mendengarkan secara seksama keluh kesah dan tuntutan warga terkait kemitraan 20 persen dari Hak Guna Usaha (HGU) PT Serikat Putra.
Syafrizal: Aspirasi Lapangan Wajib Ditindaklanjuti ke Lembaga DPRD
Di tengah kerumunan massa yang memadati lokasi aksi, Syafrizal menegaskan bahwa kehadirannya di tengah-tengah masyarakat merupakan bentuk tanggung jawab moral dan politis sebagai wakil rakyat. Ia menyatakan dukungannya agar persoalan yang telah mengendap selama bertahun-tahun ini dapat segera menemui titik terang melalui mekanisme kelembagaan di DPRD Pelalawan.
“Kita hadir untuk melihat langsung apa yang menjadi aspirasi masyarakat. Kami mendukung perjuangan masyarakat ini dan tentu aspirasi yang disampaikan di lapangan harus kita tindak lanjuti melalui jalur yang ada di DPRD,” ujar Syafrizal di hadapan warga.
Menurutnya, polemik kemitraan 20 persen tidak boleh dibiarkan berlarut-larut. Seluruh pihak terkait perlu didorong untuk duduk bersama guna membedah akar permasalahan secara transparan dan berkeadilan.
Siapkan Agenda Rapat dan Pemanggilan Pihak Terkait
Sebagai langkah konkret usai menyerap aspirasi di lapangan, Syafrizal memastikan pihaknya akan segera mengagendakan rapat khusus di gedung DPRD Pelalawan. Dalam waktu dekat, pihak korporasi maupun instansi pemerintah terkait akan dipanggil secara resmi untuk memberikan penjelasan dan mencari solusi terbaik.
“Setelah ini akan kita agendakan rapat di DPRD. Kita akan panggil pihak-pihak terkait untuk duduk bersama dan membahas persoalan ini. Yang paling penting, aspirasi masyarakat harus kita dengarkan dan kita cari jalan penyelesaiannya,” tegasnya.
Aksi yang membentang di tiga titik strategis—yakni Jalan Sialang Tombonsu Desa Angkasa, Jalan Simpang Maliki Desa Sialang Godang, hingga Jalan Simpang Tahu Desa Sialang Bungkuk—ini menyatukan suara warga dari berbagai kecamatan seperti Bandar Petalangan, Bunut, dan Kerumutan. Dengan langkah konkret dari legislatif serta agenda mediasi eksekutif yang dijadwalkan menyusul, masyarakat kini menaruh harapan besar agar perjuangan panjang mereka segera berbuah hasil nyata.
✍ Reportase : Redaksi | Editor : Redaksi | Pelalawan – Riau.
DETIKREPORTASE.COM — Mengawal Informasi, Menyuarakan Kepentingan Publik.





