Perayaan Syura di Desa Karangtawang Tahun Ini Hadirkan Formasi Baru dengan Kirab Gunungan dan Hiburan Rakyat
CILACAP | DETIKREPORTASE.COM – Suasana meriah menyelimuti Desa Karangtawang, Kecamatan Nusawungu, Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, saat masyarakat setempat menggelar tradisi Memetri Bumi dalam rangka menyambut bulan Syura, Selasa (7/7/2026). Tradisi tahunan ini menjadi wujud syukur masyarakat atas limpahan hasil pertanian selama satu tahun terakhir.
Tahun ini, perayaan terasa lebih istimewa dengan hadirnya kirab gunungan hasil bumi yang menjadi daya tarik baru bagi warga. Sebanyak lima gunungan yang berisi sayur-mayur, buah-buahan, dan hasil tani lainnya diarak dari Balai Desa Karangtawang menuju kediaman kepala desa, untuk kemudian diperebutkan oleh warga dengan antusias.
Baca selengkapnya di sini: https://detikreportase.com/kuhp-baru-berlaku-2-januari-2026-di-indonesia-apa-dampaknya-bagi-kehidupan-warga-ini-aturan-kunci-yang-wajib-dipahami-publik/
Inovasi Tradisi dengan Sentuhan Hiburan
Kepala Seksi Pelayanan Desa Karangtawang, Sarman, mengungkapkan bahwa kirab gunungan hasil bumi baru pertama kali dilaksanakan tahun ini. “Untuk kirab hasil bumi baru tahun ini. Sebelumnya hanya sedekah bumi, sembelih kerbau, dan wayangan,” ujar Sarman di sela acara.
Tidak hanya prosesi adat, kemeriahan acara juga didukung oleh penampilan seni kuda kepang dari Tanggul Angin Pantai Selatan. Kehadiran selebgram dan YouTuber asal Banyumas, Tarmin Ngaklak, juga memberikan warna tersendiri dalam rangkaian perayaan ini.
Baca selengkapnya di sini: https://detikreportase.com/peta-besar-ott-kpk-di-indonesia-dari-pajak-hingga-kepala-daerah-begini-wajah-korupsi-yang-terbongkar/
Mempererat Kerukunan dan Melestarikan Budaya
Sebagai puncak acara pada malam hari, warga disuguhi pagelaran wayang kulit oleh dalang muda Ki Yogi Aditya dari Desa Slarang, Kecamatan Kesugihan. Uniknya, Kepala Desa Karangtawang juga turut melakukan prosesi mucuki atau memainkan wayang selama setengah jam sebelum pertunjukan dimulai.
Melalui kegiatan Memetri Bumi ini, pemerintah desa berharap masyarakat Desa Karangtawang senantiasa kompak, menjaga kerukunan, serta terus melestarikan adat istiadat warisan leluhur.
”Semoga warga Desa Karangtawang selalu dalam lindungan Allah SWT, semakin sejahtera, makmur, dan bahagia,” pungkas Sarman.
Baca selengkapnya di sini: https://detikreportase.com/skandal-pupuk-subsidi-di-pelalawan-riau-cermin-rapuhnya-tata-kelola-subsidi-dan-ujian-ketahanan-pangan-nasional/
Catatan Redaksi:
Redaksi DetikReportase.com senantiasa menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Kami menyediakan ruang klarifikasi, hak jawab, maupun hak koreksi bagi pihak-pihak yang terkait sesuai UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
✍️ Pewarta: Wanty | Tim Redaksi | detikreportase.com | Cilacap, Jawa Tengah
DETIKREPORTASE.COM – Melestarikan Adat, Menjaga Martabat





