Tasyakuran Bumi Desa Nusa Jati, Cilacap, Jadi Ajang Silaturahmi dan Wujud Syukur
CILACAP | DETIKREPORTASE.COM – Desa Nusa Jati, Kecamatan Sampang, Kabupaten Cilacap, kembali menggelar tradisi tahunan Tasyakuran Bumi untuk kedua kalinya. Perayaan penuh syukur ini berlangsung meriah pada Sabtu (4/7/2026), dengan menampilkan ciri khas utama berupa kirab gunungan hasil bumi.
Gunungan yang disusun rapi dari berbagai jenis sayur-mayur dan hasil panen warga, serta tumpengan, menjadi simbol rasa syukur masyarakat atas rezeki yang melimpah dari Sang Pencipta. Sekitar 500 warga setempat tumpah ruah menyaksikan prosesi tersebut. Puncaknya, usai gelaran Tahlil Akbar, warga berebut gunungan sayuran (grabag) yang dipercaya membawa berkah.
Baca selengkapnya di sini: https://detikreportase.com/kuhp-baru-berlaku-2-januari-2026-di-indonesia-apa-dampaknya-bagi-kehidupan-warga-ini-aturan-kunci-yang-wajib-dipahami-publik/
Simbol Wali Songo dan Pesan untuk Generasi Muda
Hadir dalam acara tersebut Kepala Dusun dan Sekretaris Desa (Sekdes) yang mewakili Kepala Desa Nusa Jati. Dalam amanah yang disampaikan, pemerintah desa menekankan bahwa kegiatan Tasyakuran Bumi ini bukan sekadar ritual, melainkan momentum penting untuk mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Tokoh sesepuh Desa Nusa Jati, Bapak Hadi Tri Wasisto, atau yang akrab disapa Mbah Wasis “Si Macan Putih NK 234”, memberikan pesan mendalam terkait filosofi di balik gunungan tersebut. Menurutnya, penggunaan 9 gunungan merupakan perlambang filosofi Wali Songo dalam menyebarkan ajaran kebaikan dan menjaga adat istiadat.
”Pesan saya kepada para pemuda, teruslah melestarikan adat budaya ini. Jangan sampai punah. Tradisi syukur bumi dengan 9 gunungan ini harus terus dijaga kelestariannya sebagai identitas dan jati diri desa kita,” ujar Mbah Wasis dengan penuh khidmat.
Baca selengkapnya di sini: https://detikreportase.com/peta-besar-ott-kpk-di-indonesia-dari-pajak-hingga-kepala-daerah-begini-wajah-korupsi-yang-terbongkar/
Memperkuat Jati Diri Desa
Sebagai media yang konsisten menjunjung tinggi nilai kearifan lokal, DetikReportase.com mengapresiasi upaya Pemerintah Desa dan warga Nusa Jati dalam menjaga api tradisi di tengah gempuran modernisasi. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa budaya mampu menyatukan masyarakat dalam semangat gotong royong dan syukur.
Kami berharap, semangat yang ditunjukkan oleh warga Nusa Jati dapat menginspirasi desa-desa lain di wilayah Cilacap untuk tetap memegang teguh jati diri adat mereka, sehingga kekayaan budaya Nusantara tetap lestari hingga generasi mendatang.
Baca selengkapnya di sini: https://detikreportase.com/skandal-pupuk-subsidi-di-pelalawan-riau-cermin-rapuhnya-tata-kelola-subsidi-dan-ujian-ketahanan-pangan-nasional/
Catatan Redaksi:
Redaksi DetikReportase.com senantiasa menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Kami menyediakan ruang klarifikasi, hak jawab, maupun hak koreksi bagi pihak-pihak yang terkait sesuai UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
✍️ Tim Redaksi | detikreportase.com | Cilacap, Jawa Tengah
DETIKREPORTASE.COM : Bersama Membangun Desa, Menjemput Masa Depan Gemilang





