PURWOREJO detikreportase.com — Kecelakaan maut kembali merenggut nyawa di wilayah Kecamatan Kutoarjo, Kabupaten Purworejo. Seorang pemuda berinisial M. Faqih (21), warga Kepuh, Kutoarjo, meninggal dunia setelah sepeda motor yang dikendarainya diduga menabrak bagian belakang truk di Jalan Pangeran Diponegoro, Kutoarjo, Senin (26/10/2026) dini hari.
Peristiwa tragis tersebut terjadi sekitar pukul 03.36 WIB, tepatnya di sebelah timur SPBU Sumber Alam Kutoarjo. Korban dilaporkan meninggal dunia di lokasi kejadian akibat luka serius yang dideritanya.
Namun, di balik kecelakaan yang merenggut nyawa anak muda tersebut, muncul persoalan yang patut menjadi perhatian. Sejumlah warga sekitar menyebut, kecelakaan serupa di jalur antara lampu merah Sumber Alam ke arah timur bukan kali pertama terjadi. Mereka mengaku beberapa kali mendapati insiden pengendara sepeda motor menabrak truk yang sedang parkir.
“Antara lampu merah Sumber Alam ke timur, itu beberapa kali terjadi kecelakaan seperti ini, Mas, nabrak truk parkir,” jelas seorang warga sekitar.
Pernyataan warga tersebut menjadi catatan penting bagi pihak terkait untuk mengevaluasi kondisi keselamatan lalu lintas di ruas jalan tersebut. Jika kecelakaan serupa berulang, perlu ada penelusuran lebih lanjut mengenai faktor penyebabnya, termasuk kondisi penerangan jalan, posisi kendaraan yang berhenti atau parkir, serta rambu dan marka keselamatan.
Meski demikian, penyebab pasti kecelakaan yang menewaskan M. Faqih belum dapat disimpulkan. Diperlukan hasil penyelidikan kepolisian untuk memastikan bagaimana peristiwa tersebut terjadi dan apakah terdapat faktor lain yang turut berkontribusi.
PMI Terima Laporan Dini Hari
Petugas Tim Reaksi Cepat (TRC) PMI Kabupaten Purworejo, Yuli Haryono, menjelaskan bahwa Posko PMI menerima laporan masyarakat melalui sambungan telepon sekitar pukul 03.36 WIB.
“Posko PMI Purworejo mendapat informasi dari masyarakat sekitar pukul 03.36 WIB bahwa telah terjadi kecelakaan di wilayah Kutoarjo, tepatnya di sebelah timur SPBU Sumber Alam. Kecelakaan tersebut melibatkan sepeda motor yang menabrak bagian belakang truk,” jelas Yuli.
Setelah menerima laporan, personel PMI langsung menuju lokasi untuk memeriksa kondisi korban sekaligus melakukan evakuasi. Saat petugas tiba, korban diketahui telah meninggal dunia di tempat kejadian dengan kondisi luka cukup parah.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi menggunakan ambulans dan dibawa ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Dr. Tjitrowardojo Purworejo.
Dalam penanganan kejadian tersebut, PMI Kabupaten Purworejo menerjunkan tiga personel dengan satu unit ambulans.
Proses penanganan juga melibatkan Unit Gakkum Satlantas Polres Purworejo, Damkar Kabupaten Purworejo, RSU Palang Biru Purworejo, Polsek Kutoarjo, Pamapta Polres Purworejo, serta tim medis RSUD Dr. Tjitrowardojo.
Kecelakaan Berulang, Perlu Evaluasi atau Cukup Menunggu Korban Berikutnya?
Hingga berita ini ditulis, Unit Gakkum Satlantas Polres Purworejo belum memberikan keterangan resmi mengenai kronologi lengkap maupun penyebab pasti kecelakaan tersebut.
Keterangan warga mengenai dugaan berulangnya kecelakaan akibat sepeda motor menabrak truk parkir patut ditindaklanjuti. Pihak terkait perlu memastikan apakah terdapat persoalan keselamatan di ruas Jalan Pangeran Diponegoro yang membutuhkan penanganan segera.
Evaluasi terhadap titik rawan kecelakaan, pengawasan kendaraan yang parkir di badan jalan, serta kecukupan penerangan dan rambu lalu lintas menjadi hal yang layak dipertimbangkan apabila hasil pemeriksaan menunjukkan adanya risiko keselamatan.
Sebab, ketika kecelakaan serupa disebut berulang, persoalannya bukan semata-mata bagaimana menangani korban setelah kejadian. Yang tidak kalah penting adalah bagaimana mencegah peristiwa serupa kembali terjadi.
Jangan sampai jalan yang sama kembali menjadi saksi jatuhnya korban jiwa, sementara potensi bahaya yang ada belum teridentifikasi dan ditangani secara memadai.
Edvin Riswanto





