Kecelakaan beruntun libatkan lima kendaraan di Tanjakan Palas Pelalawan, diduga akibat rem blong.
PELALAWAN — DETIKREPORTASE.COM | Tanjakan Palas, Kabupaten Pelalawan, Riau, kembali menjadi sorotan setelah kecelakaan beruntun melibatkan lima kendaraan terjadi pada Selasa (22/9/2026). Berdasarkan informasi awal dari lokasi kejadian, sebuah truk bermuatan berat diduga mengalami gangguan pengereman sebelum akhirnya menabrak sejumlah kendaraan yang berada di depannya.
Insiden ini melibatkan total lima kendaraan, yang terdiri dari satu unit truk bernomor polisi BK 8188 HV, satu unit bus, satu unit mobil Toyota Kijang Innova, serta dua unit mobil Toyota Avanza. Akibat benturan tersebut, beberapa kendaraan mengalami kerusakan parah di bagian depan dan belakang, sementara sejumlah orang dilaporkan mengalami luka-luka tanpa adanya laporan korban jiwa.
Truk Diduga Mengalami Gangguan Pengereman
Informasi awal yang dihimpun di lapangan menyebutkan bahwa truk bermuatan berat tersebut melaju dari arah Sorek menuju Pangkalan Kerinci. Ketika melewati kontur jalan menurun di kawasan Tanjakan Palas, truk diduga mengalami gangguan pada sistem pengeremannya sehingga pengemudi kehilangan kendali. Laju kendaraan yang tak terkendali itu kemudian menghantam kendaraan-kendaraan di depannya dan memicu tabrakan beruntun.
“Truk itu bermuatan berat, informasinya mengalami rem blong saat melewati jalan menurun dari arah Sorek menuju Kerinci,” ujar Andi Sasongko, salah seorang warga Desa Palas.
Kendati demikian, pihak kepolisian menegaskan bahwa dugaan rem blong ini masih bersifat informasi awal dari masyarakat. Penyebab pasti kecelakaan masih dalam tahap penyelidikan mendalam oleh unit lalu lintas.
Kawasan Rawan yang Kerap Makan Korban
Peristiwa kecelakaan terbaru ini menambah daftar panjang insiden lalu lintas di kawasan Palas yang dikenal memiliki kontur jalan menanjak dan menurun. Sebelumnya, pada Mei 2026 lalu, sebuah kecelakaan tragis merenggut nyawa seorang pengendara sepeda motor di Jalintim Desa Palas KM 92.
Kecelakaan serupa juga tercatat kembali terjadi pada 3 September 2026 yang melibatkan dua truk dan satu sepeda motor hingga menyebabkan korban mengalami luka berat. Rangkaian peristiwa beruntun ini membuat para pengguna jalan mendesak adanya perhatian khusus terhadap faktor keselamatan di jalur lintas timur tersebut.
Penanganan Polisi dan Imbauan Kewaspadaan
Pasca-kejadian pada Selasa siang, personel Satuan Lalu Lintas Polres Pelalawan langsung terjun ke lokasi untuk melakukan evakuasi kendaraan, mengamankan arus lalu lintas yang sempat tersendat, serta melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hingga kini, pihak Satlantas masih mengumpulkan keterangan saksi guna memastikan kronologi lengkap peristiwa tersebut.
Masyarakat dan pengguna jalan diimbau untuk senantiasa meningkatkan kewaspadaan ekstra, khususnya saat melintas di jalur rawan kecelakaan seperti Tanjakan Palas, guna menghindari potensi risiko di jalan raya.
✍️ Penulis : Diky HR | Editor : Redaksi | Pelalawan – Riau.
DETIKREPORTASE.COM — Mengabarkan Peristiwa, Mengawal Keselamatan Pengguna Jalan.





