Catat Sejarah Besar, Warisan Kuliner Melayu Riau Kini Resmi Diakui Internasional
PEKANBARU | DETIKREPORTASE.COM – Langkah nyata dalam melestarikan warisan budaya daerah terkadang dapat diwujudkan melalui aksi yang spektakuler. Kota Pekanbaru berhasil membuktikannya ke panggung internasional lewat gelaran festival kuliner kolosal. Tidak tanggung-tanggung, sajian Kue Talam Ketan Durian sepanjang 1 kilometer digelar secara terbuka dán sukses memecahkan Rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) sebagai hidangan sejenis terpanjang di dunia.
Kawasan Car Free Day (CFD) di Jalan Jenderal Sudirman yang biasanya menjadi tempat berolahraga, mendadak berubah menjadi lautan manusia. Agenda besar yang digagas dalam rangka memperingati Hari Jadi ke-242 Kota Pekanbaru ini, mengakar kuat sebagai simbol kebangkitan pariwisata berbasis kearifan lokal.
Baca Juga Pilar Hukum Kami:
Baca selengkapnya di sini: https://detikreportase.com/kuhp-baru-berlaku-2-januari-2026-di-indonesia-apa-dampaknya-bagi-kehidupan-warga-ini-aturan-kunci-yang-wajib-dipahami-publik/
Uji Validasi Ketat MURI dán Pengakuan Sebagai yang Terpanjang di Dunia
Pencapaian luar biasa ini tidak diraih dengan instan. Perwakilan resmi dari pihak MURI, Lutfi Syah Pradana, turun langsung ke lapangan untuk memastikan dán memverifikasi keaslian hidangan tradisional tersebut. Tim penilai melakukan pengukuran presisi dari titik awal bentangan di kawasan Tugu Zapin hingga berakhir di depan Kantor RRI Pekanbaru tanpa ada jeda atau terputus sedikit pun.
Setelah proses verifikasi yang ketat, sertifikat dán piagam penghargaan MURI diserahkan secara takzim kepada Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho. Antusiasme masyarakat yang luar biasa sempat menciptakan perlambatan arus lalu lintas di sirip-sirip Jalan Sudirman, mengingat ratusan ribu warga datang berbondong-bondong untuk menyaksikan momen bersejarah ini secara langsung.
“Festival Ketan Talam Durian ini kami tetapkan sebagai yang terpanjang di Indonesia dán juga yang terpanjang di dunia,” tegas Lutfi Syah Pradana saat meresmikan rekor dunia tersebut di hadapan publik Riau.
Baca Juga Pilar Ekonomi & Tata Kelola Kami:
Baca selengkapnya di sini: https://detikreportase.com/skandal-pupuk-subsidi-di-pelalawan-riau-cermin-rapuhnya-tata-kelola-subsidi-dan-ujian-ketahanan-pangan-nasional/
Sinergi Ratusan Pelaku UMKM: Menjaga Adab Melayu Tetap Hidup
Dilihat dari kacamata pelestarian budaya, pemilihan kue talam ketan durian memiliki nilai filosofis dán ekonomis yang sangat tinggi. Selain merupakan hidangan legendaris kebanggaan masyarakat Melayu Riau, proses produksinya melibatkan ratusan pelaku UMKM lokal. Sinergi ini dirancang secara matang untuk memutar roda ekonomi kerakyatan sekaligus mengenalkan cita rasa autentik Nusantara ke mata dunia.
Wali Kota Pekanbaru, Agung Nugroho, menyampaikan bahwa rekor dunia ini bukan sekadar ajang pamer, melainkan bentuk investasi jangka panjang untuk memperkuat identitas budaya dán daya tarik pariwisata daerah. Selain pembagian kue gratis, perhelatan ini juga dipadukan dengan berbagai panggung hiburan rakyat dán posko layanan kesehatan gratis. Melalui rekor sejarah ini, Pekanbaru sukses membuktikan bahwa kuliner tradisional mampu dikemas dengan gaya modern yang memikat perhatian global dán abadi dalam ingatan zaman.
✍️ Diky HR | detikreportase.com | Kota Pekanbaru
DETIKREPORTASE.COM : HUMAN INTEREST & SOSIAL MASYARAKAT





