Jakarta

Mata Bripda Sultan Terluka Saat Amankan Aksi DPR, Doa untuk Kesembuhan Anggota Muda Polda Metro Jaya

×

Mata Bripda Sultan Terluka Saat Amankan Aksi DPR, Doa untuk Kesembuhan Anggota Muda Polda Metro Jaya

Sebarkan artikel ini
Suasana perawatan medis bagi Bripda Sultan yang mengalami luka di bagian mata saat mengamankan aksi di DPR.
Bripda Sultan Solehuddin Harahap, anggota muda Polda Metro Jaya yang jalani perawatan di RS TNI AL Dr. Mintohardjo akibat terkena lemparan batu saat mengamankan aksi unjuk rasa di Gedung DPR/MPR RI, Kamis (27/8/2026).

Jalankan Tugas Pengamanan Aksi di DPR, Bripda Sultan Alami Cedera Mata dan Jalani Perawatan di RS TNI AL Dr. Mintohardjo

JAKARTA — DETIKREPORTASE.COM | Malam tanggal 27 Agustus 2026 menyisakan pengalaman berat bagi Bripda Sultan Solehuddin Harahap. Anggota muda satuan Polda Metro Jaya tersebut harus dilarikan ke rumah sakit setelah mengalami cedera serius pada bagian mata kiri akibat terkena lemparan benda keras saat mengamankan aksi unjuk rasa di kawasan Gedung DPR/MPR RI, Senayan, Jakarta.

​Di tengah situasi lapangan yang memanas dan tidak terkendali, Sultan yang tengah siaga menjaga ketertiban umum harus menjadi korban bentrokan. Peristiwa ini langsung menarik perhatian publik, tidak hanya karena dinamika unjuk rasa, tetapi juga sisi kemanusiaan dari seorang aparat muda yang tengah berjuang memulihkan kesehatannya.

​Kronologi Evakuasi Menuju RS TNI AL Dr. Mintohardjo

​Insiden nahas itu bermula sekitar pukul 21.00 WIB ketika massa aksi di sekitar Kompleks Parlemen mulai memanas. Di tengah upaya barisan pengamanan menjaga situasi, Bripda Sultan terkena lemparan benda tumpul (batu) yang mengarah tepat ke bagian wajahnya.

​Sadar anggotanya terluka parah, tim di lapangan segera bergerak cepat melakukan evakuasi darurat. Tepat pukul 22.37 WIB, Sultan dibawa menggunakan mobil ambulans Biddokkes Polda Metro Jaya menuju RS TNI AL Dr. Mintohardjo, Jakarta Pusat.

​Setelah sempat mendapatkan penanganan darurat di Instalasi Gawat Darurat (IGD), pada keesokan harinya, Jumat (28/8/2026) sekitar pukul 07.00 WIB, Sultan dipindahkan ke ruang rawat inap guna menjalani observasi dan perawatan medis intensif. Hingga kini, pihak keluarga dan rekan sesama kepolisian terus memadati rumah sakit untuk memberikan dukungan moral.

​Demokrasi dan Batas Kemanusiaan

​Sebelum aksi tersebut pecah, pihak kepolisian melalui Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto, sejatinya telah memetakan potensi pergerakan massa dengan estimasi sekitar 500 orang yang akan menyampaikan pendapat di muka umum.

​Penyampaian aspirasi sejatinya merupakan hak konstitusional yang dijamin oleh undang-undang dalam negara demokrasi. Namun, insiden yang menimpa Bripda Sultan menjadi pengingat pahit bahwa eskalasi massa yang berujung anarkis tidak hanya merusak fasilitas umum, tetapi juga mengancam nyawa dan keselamatan fisik aparat yang bertugas menjaga ketertiban.

​Di balik seragam dinas yang dikenakannya, Bripda Sultan yang juga merupakan putra dari seorang prajurit TNI AD ini adalah seorang anak muda yang memiliki keluarga menanti kepulangannya dengan selamat.

​Harapan dan Doa Mengalir untuk Kesembuhan Bripda Sultan

​Kini, RS TNI AL Dr. Mintohardjo menjadi saksi perjuangan Bripda Sultan untuk bangkit dari cedera yang dialaminya. Doa dan dukungan moral terus mengalir dari rekan sejawat, pimpinan kepolisian, hingga masyarakat luas yang bersimpati atas insiden tersebut.

​Peristiwa di Senayan ini meninggalkan refleksi mendalam bagi semua pihak: bahwa dalam ruang demokrasi, kebebasan bersuara dan kewajiban menjaga keamanan harus berjalan beriringan tanpa harus mengorbankan keselamatan jiwa manusia.

​Semoga Bripda Sultan Solehuddin Harahap diberikan kekuatan, lekas diberikan kesembuhan total, dan dapat segera kembali menjalankan tugas pengabdiannya kepada masyarakat dan negara.

​✍️ Tim Redaksi | Editor: Redaksi | Jakarta

DETIKREPORTASE.COM : “Suarakan Fakta, Tegakkan Keadilan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250