BeritaKalimantan Barat

LAKI Gelar Peringatan Hari Antikorupsi: Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi

524
×

LAKI Gelar Peringatan Hari Antikorupsi: Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Presiden Prabowo dalam Penegakan Hukum dan Pemberantasan Korupsi

Sebarkan artikel ini

Semangat Antikorupsi Tetap Menyala di Tengah Cuaca Tidak Bersahabat

PONTIANAK | DETIKREPORTASE.COM – Laskar Anti Korupsi Indonesia (LAKI) menggelar peringatan Hari Antikorupsi dengan mengangkat tema *Refleksi Satu Tahun Kepemimpinan Presiden Republik Indonesia, Jenderal TNI (Purn) Prabowo Subianto dalam Penegakan Hukum, Pencegahan, dan Pemberantasan Korupsi*. Kegiatan tersebut berlangsung di Kota Pontianak dan diwarnai semangat tinggi, meski pelaksanaannya harus menghadapi kondisi cuaca yang tidak bersahabat dan situasi banjir di sejumlah titik.Peringatan ini menjadi momentum reflektif bagi LAKI untuk mengevaluasi sejauh mana komitmen bangsa, khususnya pemerintah dan aparat penegak hukum, dalam memerangi korupsi selama satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo. Bagi LAKI, Hari Antikorupsi bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan pengingat akan tanggung jawab bersama dalam menjaga integritas dan keadilan di negeri ini.

Apresiasi Kejati Kalbar terhadap Konsistensi LAKI

Kasi Intelijen II Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat, Rudy, yang hadir mewakili Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Kalbar, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Ia menilai konsistensi dan keberanian LAKI dalam menyuarakan pemberantasan korupsi patut diapresiasi, terlebih kegiatan tetap dilaksanakan di tengah kondisi cuaca yang kurang bersahabat.“Terima kasih kepada LAKI yang tetap melaksanakan kegiatan ini dengan penuh semangat. Pemberantasan korupsi tidak bisa berdiri sendiri. Harus ada sinergi antara aparat penegak hukum, yakni Kejaksaan, Kepolisian, dan KPK, serta peran aktif masyarakat,” ujar Rudy dalam sambutannya.

Rudy menegaskan bahwa dampak korupsi sangat nyata dirasakan masyarakat, mulai dari keterlambatan pembangunan, pelayanan publik yang tidak optimal, hingga kerusakan lingkungan. Oleh karena itu, komitmen bersama dalam menegakkan hukum harus terus dijaga dan diperkuat.

Polri Tekankan Peran Masyarakat dalam Pengawasan

Pernyataan senada disampaikan Kanit 3 Subdit 3 Tipidkor Ditreskrimsus Polda Kalimantan Barat, Marhiba, S.H., yang hadir mewakili Kapolda Kalbar. Ia menekankan bahwa keberhasilan pemberantasan korupsi tidak hanya bergantung pada aparat penegak hukum, tetapi juga pada partisipasi aktif masyarakat.“Peran serta masyarakat sangat penting. Salah satunya melalui organisasi seperti LAKI yang konsisten dan berani menyuarakan pemberantasan korupsi. Pengawasan publik adalah benteng penting dalam mencegah praktik-praktik korupsi,” ungkap Marhiba.

Dalam kesempatan tersebut, ia juga menyinggung pentingnya pengawasan terhadap praktik-praktik ilegal yang berdampak luas bagi masyarakat dan lingkungan, seperti pembalakan liar yang tidak terkendali dan tidak berizin.

“Kita berharap ke depan tidak ada lagi praktik-praktik ilegal yang merugikan negara dan masyarakat. Semua ini membutuhkan kerja sama dan keberanian untuk melaporkannya,” tambahnya.

Refleksi Satu Tahun Pemerintahan Presiden Prabowo

Melalui peringatan Hari Antikorupsi ini, LAKI juga mengajak seluruh pihak untuk melakukan refleksi terhadap satu tahun kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam agenda penegakan hukum dan pemberantasan korupsi. LAKI menilai, komitmen politik di tingkat pusat harus terus dikawal agar benar-benar terimplementasi hingga ke daerah.Refleksi ini tidak dimaksudkan untuk menghakimi, melainkan sebagai evaluasi bersama agar agenda pemberantasan korupsi berjalan konsisten, sistematis, dan berkelanjutan. LAKI menegaskan bahwa tanpa pengawasan publik yang kuat, upaya besar melawan korupsi berisiko melemah di tingkat implementasi.

“Pemberantasan korupsi adalah kerja panjang. Dibutuhkan kepemimpinan yang tegas, aparat penegak hukum yang berintegritas, dan masyarakat yang berani bersuara,” tegas perwakilan LAKI dalam kegiatan tersebut.

Seruan Bersama Perkuat Integritas dan Sinergi Penegakan Hukum

Kegiatan peringatan Hari Antikorupsi ini ditutup dengan seruan bersama untuk memperkuat integritas, transparansi, dan penegakan hukum yang berkeadilan. LAKI menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis aparat penegak hukum dalam mengawasi, melaporkan, dan mengawal setiap dugaan praktik korupsi di daerah.Bagi LAKI, sinergi antara masyarakat sipil dan penegak hukum merupakan kunci utama dalam menciptakan Indonesia yang bersih dari korupsi. Tanpa kolaborasi tersebut, upaya pemberantasan korupsi akan sulit mencapai hasil maksimal.

“Momentum Hari Antikorupsi ini harus menjadi pengingat bahwa melawan korupsi adalah tanggung jawab bersama, demi masa depan bangsa yang lebih adil dan bermartabat,” pungkas pernyataan LAKI.

✍️ Slamet | detikreportase.com | Pontianak – Kalimantan Barat
DETIKREPORTASE.COM : Lawan Korupsi, Jaga Integritas Bangsa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250