D I Yogyakarta

Viral Dugaan Pelecehan di Nol Kilometer Jogja, Polisi Pastikan Hasil CCTV Tidak Ada Unsur Kesengajaan

×

Viral Dugaan Pelecehan di Nol Kilometer Jogja, Polisi Pastikan Hasil CCTV Tidak Ada Unsur Kesengajaan

Sebarkan artikel ini
Klarifikasi polisi terkait viral dugaan pelecehan di Nol Kilometer Yogyakarta.
Polresta Yogyakarta memastikan tidak ada unsur kesengajaan dalam insiden yang diduga pelecehan di kawasan Nol Kilometer Jogja berdasarkan bukti CCTV.

Polresta Yogyakarta Meluruskan Informasi yang Beredar di Media Sosial, Korban Memutuskan Tidak Melanjutkan Laporan

YOGYAKARTA | DETIKREPORTASE.COM – Sebuah unggahan di media sosial Instagram yang menarasikan adanya dugaan pelecehan seksual dan tindakan rasis terhadap seorang wisatawan di kawasan Nol Kilometer Yogyakarta sempat viral dan menarik perhatian publik. Namun, hasil penyelidikan kepolisian menunjukkan fakta yang berbeda.

​Peristiwa yang terjadi pada Sabtu (4/7/2026) malam tersebut melibatkan seorang wisatawan asal Jakarta yang merasa bagian dadanya tersentuh oleh seorang laki-laki saat berpapasan di kawasan Jalan Pangurakan. Merasa menjadi korban pelecehan, perempuan tersebut langsung melaporkan kejadian kepada petugas kepolisian yang berjaga di lokasi.

​Baca selengkapnya di sini: https://detikreportase.com/kuhp-baru-berlaku-2-januari-2026-di-indonesia-apa-dampaknya-bagi-kehidupan-warga-ini-aturan-kunci-yang-wajib-dipahami-publik/

​Fakta Berdasarkan Rekaman CCTV

​Menanggapi laporan tersebut, Kasi Humas Polresta Yogyakarta, Iptu Dani Hasan, menyampaikan bahwa pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan mendalam, termasuk mengecek rekaman kamera pengawas (CCTV) di lokasi kejadian. Hasil rekaman tersebut juga telah diperlihatkan kepada pihak pelapor.

​”Berdasarkan hasil pemeriksaan CCTV, tidak terlihat adanya tindakan sengaja menyentuh bagian dada pelapor. Dalam rekaman, laki-laki tersebut berjalan dari arah berlawanan dan diduga sedang membetulkan tas yang dibawanya. Gerakan tersebut mengakibatkan siku kirinya secara tidak sengaja mengenai bahu kiri perempuan tersebut,” jelas Iptu Dani, Minggu (5/7/2026).

​Setelah menyaksikan bukti rekaman CCTV, perempuan pelapor memutuskan untuk tidak melanjutkan laporan terhadap laki-laki yang sempat diamankan. Ia pun memilih untuk melanjutkan kembali aktivitas wisatanya di kawasan Malioboro.

​Baca selengkapnya di sini: https://detikreportase.com/peta-besar-ott-kpk-di-indonesia-dari-pajak-hingga-kepala-daerah-begini-wajah-korupsi-yang-terbongkar/

​Imbauan Bijak Bermedia Sosial

​Kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat agar lebih bijak dalam menyebarkan informasi di ruang digital. Polisi mengimbau masyarakat untuk tidak terburu-buru membagikan informasi yang belum terverifikasi kebenarannya, karena dapat menimbulkan keresahan yang tidak perlu di masyarakat.

​”Kami mengimbau masyarakat agar tetap berhati-hati saat menyampaikan informasi di media sosial. Serahkan setiap penanganan dugaan tindak pidana kepada aparat penegak hukum agar kepastian hukum didasarkan pada fakta dan alat bukti yang akurat,” tutup Iptu Dani.

​Baca selengkapnya di sini: https://detikreportase.com/skandal-pupuk-subsidi-di-pelalawan-riau-cermin-rapuhnya-tata-kelola-subsidi-dan-ujian-ketahanan-pangan-nasional/

​Catatan Redaksi:

Redaksi DetikReportase.com senantiasa menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Kami menyediakan ruang klarifikasi, hak jawab, maupun hak koreksi bagi pihak-pihak yang terkait sesuai UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.

​✍️ Tim Redaksi | detikreportase.com | Yogyakarta

DETIKREPORTASE.COM : Cerdas Berinformasi, Bijak Bersosial Media

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250