BeritaKalimantan Barat

Waspada Cuaca Ekstrem Nataru, Tim Gabungan Ops Lilin Kapuas Perketat Pengamanan Dermaga Teluk Batang Kayong Utara

521
×

Waspada Cuaca Ekstrem Nataru, Tim Gabungan Ops Lilin Kapuas Perketat Pengamanan Dermaga Teluk Batang Kayong Utara

Sebarkan artikel ini

Pengamanan diperketat di puncak arus mudik Natal dan Tahun Baru

KAYONG UTARA | DETIKREPORTASE.COM — Memasuki puncak arus mudik libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, tim gabungan lintas instansi memperketat pengawasan dan pengamanan di Dermaga Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara, Kalimantan Barat. Langkah ini dilakukan sebagai upaya preventif untuk menjamin keselamatan penumpang di tengah potensi cuaca ekstrem yang melanda wilayah perairan Kalimantan Barat.
Pengamanan tersebut merupakan bagian dari Operasi Lilin Kapuas 2025, yang secara khusus difokuskan pada titik-titik rawan aktivitas transportasi laut. Peningkatan pengawasan dilakukan menyusul peringatan dini dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terkait kemungkinan hujan lebat, angin kencang, serta gelombang tinggi di sejumlah jalur pelayaran.
Pada Minggu (28/12/2025), personel gabungan mulai melaksanakan pengamanan sejak pukul 08.00 hingga 17.00 WIB. Selama rentang waktu tersebut, ratusan penumpang tercatat menggunakan jasa penyeberangan laut dari dan menuju Dermaga Teluk Batang ke berbagai tujuan, terutama Rasau Jaya dan Pontianak.

BMKG peringatkan hujan lebat dan gelombang tinggi

BMKG sebelumnya telah mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk wilayah Kalimantan Barat, khususnya daerah perairan. Dalam rilis resminya, BMKG menyebutkan potensi curah hujan dengan intensitas tinggi yang disertai angin kencang, terutama pada siang hingga malam hari.
Kondisi tersebut berpotensi meningkatkan tinggi gelombang laut, terutama di jalur lintasan Teluk Batang–Rasau Jaya dan Teluk Batang–Pontianak. Kecepatan angin yang meningkat juga dikhawatirkan dapat memengaruhi stabilitas kapal, terutama kapal berukuran kecil dan speed boat.
Selain gelombang tinggi, masyarakat pesisir Teluk Batang juga diminta mewaspadai potensi banjir rob. Debit air sungai yang meningkat akibat hujan di wilayah hulu berpotensi bertemu dengan fase pasang maksimum air laut, sehingga meningkatkan risiko genangan di sekitar area dermaga dan pemukiman warga.
BMKG memprakirakan suhu udara di wilayah Kayong Utara berada pada kisaran 24 hingga 31 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan yang relatif tinggi. Kondisi ini menuntut kewaspadaan ekstra, baik dari operator kapal maupun penumpang.

12 personel gabungan siaga awasi dermaga

Untuk memastikan pengamanan berjalan optimal, sebanyak 12 personel gabungan dikerahkan di Pos Pengamanan Dermaga Teluk Batang. Personel tersebut terdiri dari unsur Polri, TNI, Dinas Perhubungan, Basarnas, serta tenaga kesehatan.
Rinciannya, empat personel Polri, dua personel TNI, dua personel Dinas Perhubungan, dua personel Basarnas, dan dua tenaga kesehatan melakukan patroli dialogis secara intensif di area dermaga. Patroli juga dilakukan terhadap setiap kapal yang akan berangkat maupun yang tiba.
Petugas secara tegas mengingatkan para nakhoda dan pengelola kapal untuk tidak memaksakan keberangkatan apabila kondisi cuaca dinilai memburuk. Selain itu, penggunaan alat keselamatan seperti life jacket bagi seluruh penumpang menjadi perhatian utama.
“Kami menekankan kepada seluruh nakhoda agar tidak memaksakan pelayaran jika cuaca tidak memungkinkan. Penggunaan life jacket bagi setiap penumpang adalah kewajiban yang tidak bisa ditawar,” ujar salah satu petugas pengamanan di lokasi.
Petugas juga memastikan tidak ada kapal yang mengangkut penumpang maupun kendaraan melebihi kapasitas yang diizinkan. Langkah ini dinilai penting untuk menjaga stabilitas kapal saat menghadapi gelombang tinggi dan angin kencang.

Arus penumpang meningkat meski cuaca mendung

Meskipun kondisi cuaca terpantau mendung sepanjang hari, arus penumpang di Dermaga Teluk Batang tetap menunjukkan peningkatan signifikan. Hal ini seiring dengan meningkatnya mobilitas masyarakat menjelang libur Natal dan Tahun Baru.
Berdasarkan data petugas, berikut aktivitas keberangkatan kapal pada Minggu (28/12/2025):
SB Digdoyo Edgina pukul 08.30 WIB mengangkut 27 penumpang tujuan Rasau Jaya.
KM Nabila pukul 10.00 WIB mengangkut 30 penumpang dan 15 unit kendaraan menuju Rasau Jaya.
SB Rajawali Express 01 pukul 15.00 WIB mengangkut 20 penumpang tujuan Rasau Jaya.
KM Ulfa pukul 17.00 WIB mengangkut 124 penumpang dan 60 unit kendaraan menuju Rasau Jaya.
Sementara itu, kapal SB Rajawali tercatat tiba di Dermaga Teluk Batang pada pukul 14.00 WIB dengan membawa 25 penumpang dari Rasau Jaya.
Hingga berita ini diterbitkan, situasi di Dermaga Teluk Batang terpantau aman, tertib, dan terkendali. Seluruh aktivitas pelayaran berlangsung dengan pengawasan ketat dari petugas gabungan.
Petugas Operasi Lilin Kapuas 2025 memastikan pengamanan akan terus dilakukan selama 24 jam penuh, dengan pemantauan berkala terhadap kondisi cuaca dan debit air sungai. Masyarakat diimbau untuk selalu mengikuti informasi resmi dari BMKG serta mematuhi arahan petugas di lapangan sebelum melakukan perjalanan laut.

✍️ Slamet | detikreportase.com | Kayong Utara – Kalimantan Barat
DETIKREPORTASE.COM : Pengamanan Nataru, Keselamatan Transportasi, Layanan Publik

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250