Uncategorized

Sentuhan Kepedulian di Tapian Nauli: Saat “Minggu Kasih” Menjadi Jembatan Komunikasi Polri dan Warga

×

Sentuhan Kepedulian di Tapian Nauli: Saat “Minggu Kasih” Menjadi Jembatan Komunikasi Polri dan Warga

Sebarkan artikel ini

Terik matahari di Dusun Tapian Nauli, Desa Pakam Raya, Kecamatan Medang Deras, Kabupaten Batu Bara, tak menyurutkan langkah personel kepolisian untuk menyambangi kediaman warga, Minggu (3/5/2026). Di tengah suasana akhir pekan yang tenang, sebuah kantong sembako menjadi simbol kehadiran negara dalam balutan aksi kemanusiaan.

​Sekitar pukul 11.40 WIB, Ps Kanit Binmas Polsek Medang Deras, Freddi Manurung, tiba di lokasi untuk melaksanakan program “Minggu Kasih”. Program ini bukan sekadar rutinitas kedinasan, melainkan sebuah upaya untuk merajut kembali komunikasi yang lebih personal antara Polri dan masyarakat di wilayah pesisir Kabupaten Batu Bara.

Perwujudan Kasih Nyata

​Salah satu warga yang disambangi adalah Ibu Desi Sirait. Raut wajah haru terpancar saat petugas kepolisian memberikan bantuan sembako langsung ke tangannya. Bagi Desi dan warga lainnya, kehadiran sosok polisi di hari libur membawa pesan bahwa mereka tidak berjalan sendirian dalam menghadapi dinamika ekonomi saat ini.

​”Kami sangat berterima kasih kepada Polri atas kepedulian dan bantuan sembako ini. Ini sangat berarti bagi kami,” ujar Desi singkat dengan nada penuh syukur.

​Freddi Manurung menjelaskan bahwa kegiatan ini adalah manifestasi dari komitmen institusi kepolisian untuk hadir sebagai pelindung sekaligus mitra sosial masyarakat.

​”Minggu Kasih ini adalah perwujudan kasih nyata dan kepedulian terhadap sesama. Kami ingin membangun komunikasi yang tulus, sehingga sekat antara petugas dan warga perlahan menipis,” tutur Freddi.

 

Keamanan Melalui Pendekatan Sosial

​Lebih dari sekadar pembagian bahan pokok, kegiatan ini menjadi instrumen penting dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Dengan menyentuh aspek sosial, Polri berharap dapat menyerap aspirasi sekaligus mendengar keluh kesah warga secara langsung di lapangan.

​Melalui pendekatan yang lembut dan penuh kekeluargaan, situasi di Desa Pakam Raya tetap terjaga dalam kondisi yang aman dan kondusif. Langkah kecil dari Dusun Tapian Nauli ini menjadi potret bagaimana institusi kepolisian berupaya mentransformasikan diri, tidak hanya sebagai penegak hukum, tetapi juga sebagai bagian integral dari ekosistem sosial masyarakat yang saling peduli.

​Kegiatan berakhir dengan suasana hangat, meninggalkan jejak optimisme bahwa melalui komunikasi yang baik, sinergi antara polisi dan warga akan semakin kokoh demi terciptanya lingkungan yang harmonis.

( Red/Boys-3)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250