- Paradigma penanganan penyalahgunaan narkotika kini kian bergeser dari sekadar pendekatan hukum menuju penguatan basis sosial. Pada Minggu (3/5/2026), Satuan Reserse Narkoba (Satresnarkoba) Polres Batu Bara melaksanakan program “Minggu Kasih” di Pasar 1 Block VIII, Kelurahan Lima Puluh Kota, Kabupaten Batu Bara, sebagai langkah nyata menjalin komunikasi yang lebih empatik dengan masyarakat.
Kegiatan yang dimulai pada pukul 12.30 WIB tersebut menjadi momentum bagi aparat penegak hukum untuk hadir dalam wajah yang berbeda: lebih hangat dan merangkul.
Kehadiran Negara dalam Narasi Kasih
Dipimpin langsung oleh Kasat Resnarkoba Polres Batu Bara, AKP Arifin Purba, S.H., M.H., rombongan personel yang terdiri dari KBO Satresnarkoba Ipda A. Murphi Sitinjak, Kanit 2 Ipda Z.F. Purba, serta sejumlah anggota lainnya, menyusuri pemukiman warga. Kehadiran mereka membawa misi ganda, yakni bantuan sosial dan edukasi preventif.
Penyerahan paket sembako kepada warga yang membutuhkan bukan sekadar bantuan materiil, melainkan jembatan komunikasi untuk menyerap aspirasi dan keresahan warga di tingkat akar rumput.
”Program Minggu Kasih ini merupakan perwujudan kepedulian kami terhadap sesama. Di balik tugas penegakan hukum, Polri memikul tanggung jawab sosial untuk memastikan masyarakat merasa terlindungi dan diperhatikan,” ujar AKP Arifin Purba.
Benteng Pertahanan dari Narkotika
Di tengah dialog bersama warga, isu bahaya laten narkoba menjadi poin utama yang disuarakan. Satresnarkoba menekankan bahwa ketahanan sebuah wilayah terhadap peredaran narkotika sangat bergantung pada soliditas keluarga dan lingkungan.
Setiap rumah yang dikunjungi tidak hanya mendapatkan bahan pangan, tetapi juga pemahaman mengenai:
Waspada Lingkungan: Mengidentifikasi perubahan perilaku anggota keluarga sebagai bentuk proteksi dini.
Kolaborasi Persuasif: Mengajak masyarakat untuk aktif memberikan informasi tanpa rasa takut demi menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.
Harapan Masa Depan: Membangun optimisme bahwa pemulihan ekonomi dan kesejahteraan sosial adalah kunci utama menjauhkan pemuda dari jerat narkoba.
Keamanan dan Kerukunan
Kegiatan yang berlangsung di Kecamatan Lima Puluh ini berakhir dalam suasana yang aman dan kondusif. Warga menyambut baik kehadiran para perwira polisi yang turun langsung mendengar suara mereka di hari Minggu.
Langkah konsisten yang ditunjukkan oleh jajaran Satresnarkoba Polres Batu Bara ini mencerminkan komitmen instansi dalam merawat kepercayaan publik. Melalui “Minggu Kasih”, kepolisian berupaya membuktikan bahwa menjaga kedaulatan hukum bisa dilakukan seiring sejalan dengan merawat nilai-nilai kemanusiaan.
( Red/Boys-3)





