PWK Ucapkan selamat memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia yang jatuh pada 3 Mei 2026
Ketapang,Detik Reportase.com Kalimantan Barat — Ketua PWK, Verry Liem, menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Kebebasan Pers Sedunia yang jatuh pada 3 Mei 2026. Ia menilai momentum ini sangat penting dalam menjaga peran pers sebagai pilar demokrasi yang independen dan berintegritas.
Menurut Verry, peringatan Hari Kebebasan Pers Sedunia tahun ini berdekatan dengan sejumlah momentum penting lainnya, yakni Hari Buruh Internasional (May Day) pada 1 Mei dan Hari Pendidikan Nasional pada 2 Mei. Ketiga peringatan tersebut, kata dia, seharusnya menjadi ruang refleksi bersama terhadap berbagai persoalan sosial yang masih terjadi.
Dalam konteks Hari Buruh, Verry menyoroti bahwa hingga saat ini keadilan bagi para pekerja masih belum sepenuhnya terwujud. Ia menilai masih banyak ditemukan ketimpangan sosial antara buruh dan pemberi kerja.
“Masih ada kesan bahwa buruh hanya dimanfaatkan untuk pekerjaan berat, namun tidak diimbangi dengan upah yang layak,” ujar Verry.
Ia juga menambahkan bahwa momentum Hari Buruh seharusnya dimanfaatkan untuk membuka ruang diskusi yang konstruktif terkait upaya menciptakan kesejahteraan dan kemakmuran bagi buruh beserta keluarganya.
Selain itu, Verry menyoroti ketidakseimbangan antara upah buruh dengan harga kebutuhan pokok yang terus meningkat. Ia juga mengungkapkan bahwa praktik intimidasi dan penindasan terhadap buruh masih kerap terjadi di lapangan.
Meski demikian, Verry mengapresiasi langkah Bupati Ketapang yang dinilai telah mengambil kebijakan berpihak kepada tenaga kerja. Salah satunya adalah komitmen untuk memprioritaskan tenaga kerja lokal serta menyelesaikan persoalan perburuhan secara lebih humanis.
Di sisi lain, terkait peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh pada 2 Mei, Verry menegaskan pentingnya menjadikan momen ini sebagai refleksi untuk meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di Kabupaten Ketapang.
Ia menekankan bahwa peningkatan kualitas pendidikan harus sejalan dengan peningkatan kesejahteraan tenaga pendidik, terutama bagi mereka yang belum berstatus pegawai negeri sipil (PNS).
“Pemerintah daerah perlu memikirkan solusi konkret untuk kesejahteraan para pendidik. Kualitas pendidikan tidak akan meningkat tanpa dukungan tenaga pendidik yang profesional dan sejahtera,” katanya.
Verry menutup pernyataannya dengan menegaskan bahwa kemajuan bangsa sangat bergantung pada kualitas pendidikan yang didukung oleh tenaga pendidik yang kompeten serta sistem yang memadai.
Reporter Slamet
Detik Reportase com kalbar





