BeritaJawa Timur

Puskesmas Bandar Gelar Cek Kesehatan Gratis. Mampukah Dongkrak Kesadaran Warga Pacitan?

×

Puskesmas Bandar Gelar Cek Kesehatan Gratis. Mampukah Dongkrak Kesadaran Warga Pacitan?

Sebarkan artikel ini
Petugas medis Puskesmas Bandar Pacitan saat melakukan pemeriksaan kesehatan gratis dan cek gula darah kepada warga desa
Tim medis Puskesmas Bandar Pacitan melayani pemeriksaan Cek Kesehatan Gratis (CKG) serta konsultasi medis bagi masyarakat di wilayah Bandar, Pacitan, Sabtu (17/10/2026).

Pelayanan 24 jam dan layanan antar-jemput dikerahkan demi kejar target kesehatan masyarakat.

​PACITAN — DETIKREPORTASE.COM | Guna mendukung program prioritas pemerintah dalam memajukan derajat kesehatan masyarakat, Puskesmas Bandar Kabupaten Pacitan secara masif menyelenggarakan layanan Cek Kesehatan Gratis (CKG). Program ini dibuka setiap hari kerja di puskesmas serta terintegrasi pada setiap jadwal Posyandu di seluruh desa wilayah kerja, Sabtu (17/10/2026).

​Pemeriksaan kesehatan gratis ini menyasar seluruh lapisan usia, mulai dari balita, remaja, usia produktif, hingga kelompok lanjut usia (lansia). Adapun cakupan layanan meliputi penimbangan, pengukuran tekanan darah, cek gula darah, pemeriksaan medis umum, konsultasi kesehatan, serta edukasi pola hidup bersih dan sehat.

​Capaian Target Pemda dan Layanan Rawat Inap 24 Jam

​Dokter yang bertugas di Puskesmas Bandar sekaligus penanggung jawab wilayah kerja empat desa, dr. Agung Nugroho, mengungkapkan bahwa pelaksanaan CKG di wilayahnya berjalan lancar dan telah melampaui target yang ditetapkan pemerintah daerah.

​“Kami melaksanakan sesuai dengan anjuran pemerintah untuk melakukan CKG dan capaiannya sudah melampaui target dari Pemerintah Daerah, yakni lebih dari 46 persen,” papar dr. Agung Nugroho.

​Ia menambahkan, Puskesmas Bandar tidak hanya fokus pada pelayanan rawat jalan, melainkan juga menyediakan fasilitas rawat inap emergency yang beroperasi penuh 24 jam nonstop setiap hari.

​Sosialisasi Jemput Bola Hingga Layanan Antar-Jemput Pasien

​Meskipun program ini direspon positif oleh banyak warga, dr. Agung tidak memungkiri masih ada sebagian masyarakat yang kurang sadar akan pentingnya deteksi dini kesehatan. Untuk mengatasi kendala tersebut, tim medis Puskesmas Bandar turun langsung menggelar sosialisasi edukatif dari desa ke desa.

​Tak hanya itu, pihak puskesmas juga menyiagakan armada khusus untuk memfasilitasi antar-jemput warga berisiko tinggi atau lansia yang membutuhkan bantuan mobilitas ke fasilitas kesehatan.

​“Harapan kami, masyarakat memiliki kesadaran mandiri untuk datang langsung memeriksakan diri melalui CKG. Dengan begitu, potensi penyakit dapat diketahui lebih dini dan kita bisa memberikan upaya pencegahan sejak awal,” pangkas dr. Agung.

​Mendorong Budaya Deteksi Dini Demi Kualitas Hidup Masyarakat

​Inisiatif Puskesmas Bandar dalam mengombinasikan layanan Cek Kesehatan Gratis, sosialisasi aktif, dan fasilitas antar-jemput pasien menjadi terobosan penting di wilayah perdesaan Pacitan. Langkah jemput bola ini efektif memangkas hambatan aksesibilitas geografis serta mengikis kepasifan warga terhadap isu kesehatan. Dengan terdeteksinya potensi penyakit tidak menular secara dini, beban biaya pengobatan jangka panjang dapat ditekan sekaligus meningkatkan kualitas dan angka harapan hidup masyarakat Pacitan.

​✍ Reportase : Daen | Editor : Redaksi | Pacitan – Jawa Timur.

​DETIKREPORTASE.COM — Mengawal Kesehatan Publik, Mewujudkan Masyarakat Sehat dan Berdaya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250