Ketapang, Detik Reportase.com kalbar – Kejuaraan Menyumpit Patih Jaga Patih Cup 2026 dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia resmi dibuka pada Sabtu (15/8/2026). Kegiatan berlangsung di Halaman Rumah Bupati Ketapang, Gang Kelapa Gading, Jalan Letjend S. Parman, Sampit, Kecamatan Delta Pawan, Kabupaten Ketapang.
Pembukaan kejuaraan tersebut dihadiri Bupati Ketapang Alexander Wilyo, S.Stp., M.Si., Ketua DPRD Kabupaten Ketapang H. Achmad Sholeh, S.T., M.Sos., Danlanal Ketapang Letkol Laut (P) Avif Hidayaturahman, S.T., M.Tr., Opsla., Dandim 1203 Ketapang yang diwakili Pasipers Kapten Inf M. Aris, Kapolres Ketapang yang diwakili Kasat Binmas Iptu Ahmad Jamil P. Daulay, Kajari Ketapang yang diwakili Kasubsi PTUN Junior Willem John Latumeten, S.H., M.H., Sekda Kabupaten Ketapang Repalianto, S.Sos., M.Si., Ketua KONI Kabupaten Ketapang Theo Bernandi, S.Sos., M.Si., serta para kepala OPD, Kabag program dan Keuangan Sekretariat DPRD Dicky Anthony Aphen, S.E.,M.AP., tokoh masyarakat, tokoh adat, peserta kejuaraan, serta tamu undangan lainnya.
Rangkaian kegiatan diawali menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Kemerdekaan, doa, laporan Ketua Panitia, serta sambutan Bupati Ketapang sekaligus membuka secara resmi Kejuaraan Menyumpit Patih Jaga Patih Cup 2026.
Dalam sambutannya, Bupati Ketapang Alexander Wilyo menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya kepada panitia, para tokoh masyarakat, tokoh adat, peserta, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyelenggarakan kegiatan tersebut.
Bupati mengatakan, kejuaraan menyumpit bukan sekadar perlombaan untuk menentukan peserta yang paling tepat dalam membidik sasaran. Lebih dari itu, menyumpit merupakan salah satu warisan budaya yang memiliki nilai sejarah, keterampilan, kedisiplinan, serta kearifan lokal yang perlu dijaga dan dilestarikan.
Menurutnya, di tengah perkembangan zaman yang semakin modern, masyarakat tidak boleh membiarkan tradisi dan budaya lokal hilang akibat perubahan zaman. Sebaliknya, budaya lokal harus mampu menjadi kekuatan sekaligus identitas daerah.
“Kegiatan menyumpit memiliki makna yang sangat strategis. Kejuaraan menyumpit dapat menjadi media untuk memperkenalkan, mempertahankan dan mengembangkan kebudayaan lokal, sekaligus menjadi sarana mempererat persaudaraan antar masyarakat,” Ucap Bupati Ketapang
Ia berharap kegiatan tersebut tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap budaya dan tradisi daerah.
“Melalui kegiatan ini, mari kita bersama-sama menjaga dan melestarikan budaya daerah agar tetap hidup, berkembang dan diwariskan kepada generasi berikutnya,” Ujar Bupati ketapang
Kegiatan kejuaran menyumpin dilaksnakan dalam rangka memperingati HUT RI ke 81 Tahun 2026 di kab Ketapang , dan dibuka secara resmi oleh Bupati Ketapang
Reporter Slamet
Detik Reportase com kalbar





