BeritaSulawesi Utara

Nasional | Pemeriksaan Ulang Bupati Sitaro Chyntia Kalangit Jadi Sorotan, Publik Pertanyakan Transparansi Penanganan Kasus

×

Nasional | Pemeriksaan Ulang Bupati Sitaro Chyntia Kalangit Jadi Sorotan, Publik Pertanyakan Transparansi Penanganan Kasus

Sebarkan artikel ini

Pernyataan Tegas Chyntia Usai Pemeriksaan Tambahan

MANADO | DETIKREPORTASE.COM – Pemeriksaan kembali terhadap Bupati Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro), Chyntia Kalangit, oleh Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara pada Rabu (13/05/2026), kembali memunculkan perhatian publik terhadap proses penegakan hukum yang tengah berjalan.

Usai menjalani pemeriksaan tambahan di kantor Kejati Sulut, Chyntia Kalangit menyampaikan pernyataan tegas kepada awak media bahwa dirinya merasa tidak bersalah dan meminta agar proses hukum dilakukan secara objektif tanpa intervensi kepentingan tertentu.

Dalam keterangannya, Chyntia juga menegaskan keyakinannya bahwa kebenaran pada akhirnya akan terbuka melalui proses hukum yang adil dan transparan.

 

Permintaan Pengawasan kepada Presiden RI

Di tengah sorotan publik terhadap perkara tersebut, Chyntia Kalangit secara terbuka meminta perhatian Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, agar proses hukum yang menjerat dirinya mendapat pengawasan secara objektif.

Permintaan tersebut disampaikan langsung usai pemeriksaan tambahan berlangsung di lingkungan Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara.

Pernyataan itu kemudian menjadi perhatian luas karena dinilai mencerminkan adanya kekhawatiran terhadap persepsi publik mengenai proses penanganan perkara yang sedang berlangsung.

 

Suasana Haru di Kantor Kejati Sulut

Suasana emosional turut terlihat di lokasi pemeriksaan ketika anak Chyntia Kalangit, Frainny Tumbio, hadir mendampingi sang ibu.

Di hadapan awak media, Frainny tampak menangis dan menyampaikan keyakinannya bahwa ibunya tidak bersalah serta berharap proses hukum dapat berjalan dengan adil.

Momen tersebut menjadi sorotan tersendiri di tengah berkembangnya perhatian publik terhadap kasus yang sedang ditangani Kejati Sulut.

 

Pemeriksaan Tambahan untuk Kelengkapan BAP

Berdasarkan informasi yang diperoleh, pemeriksaan kembali terhadap Chyntia Kalangit dilakukan dalam rangka penambahan Berita Acara Pemeriksaan (BAP).

Meski demikian, belum ada penjelasan lebih lanjut dari pihak Kejati Sulut terkait substansi tambahan pemeriksaan tersebut maupun perkembangan terbaru penanganan perkara.

Situasi ini kemudian memunculkan berbagai pertanyaan publik terkait arah proses hukum yang tengah berjalan.

Publik Soroti Profesionalisme dan Transparansi Penegakan Hukum

Kasus yang melibatkan kepala daerah ini dinilai menjadi perhatian penting karena berkaitan langsung dengan kepercayaan masyarakat terhadap institusi penegak hukum.

Sejumlah kalangan menilai Kejati Sulut perlu memastikan seluruh tahapan pemeriksaan berjalan secara profesional, terbuka, dan berdasarkan alat bukti yang dapat dipertanggungjawabkan secara hukum.

Baca selengkapnya di sini:
https://detikreportase.com/kuhp-baru-berlaku-2-januari-2026-di-indonesia-apa-dampaknya-bagi-kehidupan-warga-ini-aturan-kunci-yang-wajib-dipahami-publik/

Dalam proses penegakan hukum, asas praduga tak bersalah dan objektivitas pemeriksaan dinilai menjadi prinsip penting yang harus dijaga agar tidak menimbulkan persepsi negatif di tengah masyarakat.

 

Kepercayaan Publik Jadi Taruhan

Penanganan perkara yang melibatkan pejabat publik kerap menjadi perhatian luas karena dianggap berkaitan dengan integritas institusi penegak hukum serta kualitas tata kelola pemerintahan.

Dalam konteks nasional, transparansi dan profesionalisme aparat penegak hukum menjadi faktor utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap sistem hukum negara.

Baca juga:
https://detikreportase.com/peta-besar-ott-kpk-di-indonesia-dari-pajak-hingga-kepala-daerah-begini-wajah-korupsi-yang-terbongkar/

Selain itu, penguatan pengawasan internal dan keterbukaan informasi dinilai penting agar proses hukum tidak menimbulkan spekulasi maupun polemik berkepanjangan di ruang publik.

Artikel terkait:
https://detikreportase.com/skandal-pupuk-subsidi-di-pelalawan-riau-cermin-rapuhnya-tata-kelola-subsidi-dan-ujian-ketahanan-pangan-nasional/

Publik kini menunggu langkah lanjutan dari Kejaksaan Tinggi Sulawesi Utara untuk memastikan bahwa proses hukum berjalan berdasarkan fakta, alat bukti, dan prinsip keadilan yang dapat dipertanggungjawabkan.

✍️ Daniel | detikreportase.com | Manado – Sulawesi Utara

DETIKREPORTASE.COM : Mengawal Transparansi dan Keadilan Hukum

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250