NasionalPOLRI

Mutasi 424 Perwira Polri, 5 Kombes Pecah Bintang! Listyo Sigit Tempatkan di Jabatan Strategis, Siapa Saja?

×

Mutasi 424 Perwira Polri, 5 Kombes Pecah Bintang! Listyo Sigit Tempatkan di Jabatan Strategis, Siapa Saja?

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi jajaran perwira tinggi dan lambang korps kepolisian Republik Indonesia.
Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo merotasi ratusan perwira, termasuk mempromosikan lima Kombes Pol ke jabatan strategis.

Kapolri Mutasi 424 Pati dan Pamen Polri; Lima Kombes Pol Naik Pangkat Jadi Brigjen dan Emban Jabatan Strategis

JAKARTA — DETIKREPORTASE.COM | Gerbong mutasi kembali bergerak dinamis di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo resmi merotasi serta memutasi sebanyak 424 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen) melalui tiga Surat Telegram tertanggal 30 Agustus 2026.

​Dari ratusan perwira yang digeser posisinya, sorotan tajam publik tertuju pada lima perwira menengah berpangkat Komisaris Besar (Kombes) Polisi yang sukses meraih promosi kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi atau yang kerap disebut “pecah bintang” menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) Polisi.

​Tidak sekadar mendulang kenaikan pangkat, kelima perwira tersebut langsung dipercaya untuk mengisi pos-pos komando dan penugasan strategis yang krusial di berbagai lini kepolisian.

​5 Kombes Pecah Bintang dan Daftar Jabatan Barunya

​Mutasi gelombang ini menunjukkan distribusi penugasan yang merata, mulai dari unsur pimpinan kewilayahan, bidang pengawasan internal, dunia pendidikan kepolisian, birokrasi sumber daya manusia, hingga ranah forensik investigatif.

​Berikut daftar lima Kombes Pol yang mendapatkan promosi jabatan strategis:

Kombes Pol Dedy Suhartono

Jabatan Lama: Kasubdit STNK Ditregident Korlantas Polri

Jabatan Baru: Wakapolda Gorontalo (menggantikan Brigjen Pol Simson Zet Ringu yang bergeser menjadi Wakapolda Riau)

​​Kombes Pol Hardiono

Jabatan Lama: Sesrowabprof Divpropam Polri

Jabatan Baru: Karopaminal Divpropam Polri (menggantikan Brigjen Pol Yudo Hermanto)

​​Kombes Pol Hajat Mabrur Bujangga

Jabatan Lama: Agen Intelijen Kepolisian Madya TK I Baintelkam Polri

Jabatan Baru: Dosen Kepolisian Utama TK II Akpol Lemdiklat Polri​

Kombes Pol Irvan Prawira Satyaputra

Jabatan Lama: Karo SDM Polda Kalimantan Timur

Jabatan Baru: Karojianstra SSDM Polri

Kombes Pol Kolestra Siboro

Jabatan Lama: Kabag Koorprog Rokerma KL Stamaops Polri

Jabatan Baru: Pemeriksa Labfor Kepolisian Madya TK I Bareskrim Polri

​Dinamika Organisasi: Dari Total 424 Personel hingga Kebutuhan Institusi

​Secara keseluruhan, mutasi kali ini melibatkan 424 personel Pati dan Pamen, di mana 344 di antaranya mendapatkan promosi dan penempatan baru. Kadiv Humas Polri, Irjen Pol Johnny Eddizon Isir, menjelaskan bahwa rotasi semacam ini merupakan bagian alami dari dinamika organisasi sekaligus bentuk pembinaan karier yang berkelanjutan.

​Setiap penempatan personel dipastikan telah melalui kajian matang yang disesuaikan dengan kebutuhan organisasi, tingkat kompetensi individu, serta tantangan tugas faktual yang kian kompleks di lapangan.

​Bagi kelima perwira tersebut, tantangan yang dihadapi tentu berbeda-beda. Dedy Suhartono harus langsung beradaptasi dengan dinamika keamanan di Gorontalo, Hardiono dihadapkan pada pengawasan etik internal yang ketat, Hajat Mabrur membawa warna intelijen ke ruang akademik Akpol, Irvan Prawira merancang strategi SDM masa depan, sementara Kolestra Siboro mengawal akurasi pembuktian ilmiah di laboratorium forensik Bareskrim.

​Pangkat Naik, Ekspektasi Publik Ikut Meningkat

​Promosi jabatan bagi seorang anggota Polri adalah sebuah pencapaian puncak dalam jenjang karier. Namun, di balik atribut bintang yang kini disematkan di pundak, ekspektasi masyarakat luas turut terdongkrak naik.

​Publik tentu tidak hanya melihat dari sudut pandang seremonial kenaikan pangkat, melainkan menagih bukti nyata berupa peningkatan kualitas pelayanan publik, penegakan hukum yang berkeadilan, serta transparansi institusi yang semakin profesional.

​Sebab pada akhirnya, bintang di pundak bukanlah garis akhir perjalanan, melainkan lembaran baru dari amanah dan tanggung jawab yang jauh lebih besar kepada negara dan masyarakat.

​✍️ Penulis : Tim Redaksi | Editor : Redaksi | Jakarta

DETIKREPORTASE.COM — Lima Kombes naik jenjang, lima tanggung jawab baru dimulai.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250