POLRIRIAU

Listyo Sigit Mutasi Besar-besaran, 5 Posisi Strategis di Riau Berganti: Dari Wakapolda hingga Kapolres, Apa Harapan Masyarakat?

×

Listyo Sigit Mutasi Besar-besaran, 5 Posisi Strategis di Riau Berganti: Dari Wakapolda hingga Kapolres, Apa Harapan Masyarakat?

Sebarkan artikel ini
Ilustrasi markas kepolisian dan jajaran perwira menengah Polda Riau.
Kapolri mutasi Sejumlah posisi strategis di jajaran Polda Riau, mulai dari Wakapolda hingga kapolres.

Kapolri Rotasi Ratusan Perwira Polri; Lima Posisi Krusial di Jajaran Polda Riau Akan Berganti Pimpinan

PEKANBARU — DETIKREPORTASE.COM | Gelombang mutasi besar-besaran kembali digulirkan di tubuh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri). Di bawah komando Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo, rangkaian Surat Telegram terbaru mencatatkan pergeseran besar terhadap 424 Perwira Tinggi (Pati) dan Perwira Menengah (Pamen).

​Dampak dari kebijakan tersebut turut dirasakan di daerah. Sedikitnya lima posisi strategis di wilayah hukum Polda Riau mengalami pergantian pimpinan, mulai dari unsur pimpinan tinggi polda hingga level kapolres di sejumlah kabupaten.

​Rangkaian rotasi ini tidak sekadar menjadi dinamika internal organisasi, melainkan membentuk rantai pergeseran komando yang krusial bagi stabilitas keamanan daerah.

​Wakapolda hingga Karo SDM Polda Riau Berganti Wajah

​Perubahan paling mencolok terjadi pada kursi orang nomor dua di Polda Riau. Brigjen Pol Hengki Haryadi mendapatkan penugasan baru yang prestisius sebagai Kapolda Papua Barat Daya.

​Posisi Wakapolda Riau yang ditinggalkannya kini resmi dipercayakan kepada Brigjen Pol Simson Zet Ringu, yang sebelumnya mengemban amanah sebagai Wakapolda Gorontalo. Kehadiran Simson dengan latar belakang serta pengalaman panjang di bidang intelijen dan Detasemen Khusus (Densus) 88 diyakini akan memperkuat lini strategis kepolisian dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan keamanan di Riau.

​Selain posisi wakapolda, gerbong pergeseran juga menyasar lini pembinaan personel:

Kombes Pol Boy Jeckson Situmorang bergeser dari Karo SDM Polda Riau untuk mengemban tugas baru sebagai Analis Kebijakan Madya Bidang Binkar SSDM Polri.

​Kursi Karo SDM Polda Riau selanjutnya diisi oleh Kombes Pol Tris Lesmana Zeviansyah, yang sebelumnya berpengalaman menjabat sebagai Karo SDM Polda Bengkulu.

​Tiga Tongkat Komando Kapolres Turut Bergeser

​Dinamika penyegaran organisasi ini juga merambah tingkat kepolisian resor di daerah. Tiga posisi kapolres resmi berganti pimpinan dalam gelombang mutasi kali ini:

Polres Bengkalis

Pejabat Lama: AKBP Fahrian Saleh Siregar (bergeser menduduki posisi Wakapolresta Sidoarjo)

Pejabat Baru: AKBP Eko Rubianto (sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Ogan Komering Ilir)

Polres Indragiri Hulu (Inhu)

Pejabat Lama: AKBP Eka Ariandi Putra (mendapat promosi jabatan sebagai Wadir Reskrimum Polda Riau)

Pejabat Baru: AKBP John Louis Lettedara (sebelumnya menjabat sebagai Kapolres Pelalawan)

Polres Pelalawan

Pejabat Lama: AKBP John Louis Lettedara

Pejabat Baru: AKBP Ahmad Nur A (sebelumnya bertugas sebagai Penyidik Tindak Pidana Muda di Bareskrim Polri)

​Menanti Pembuktian: Harapan Masyarakat Riau di Bawah Pimpinan Baru

​Pergantian estafet kepemimpinan di jajaran Polda Riau ini langsung memantik perhatian publik. Masyarakat dan berbagai elemen daerah menaruh ekspektasi tinggi terhadap para pejabat baru yang ditugaskan mengawal keamanan wilayah.

​Pengalaman panjang Brigjen Pol Simson Zet Ringu di bidang intelijen, misalnya, diharapkan mampu mendongkrak kemampuan deteksi dini dan memperkuat koordinasi lintas sektoral. Sementara itu, para kapolres yang baru dilantik dituntut untuk bergerak cepat merespons persoalan sosial dan penegakan hukum di wilayah hukum masing-masing.

​Mutasi pada hakikatnya merupakan siklus alami pembinaan karier dan penyegaran struktur. Namun, di mata masyarakat, ukuran keberhasilan dari setiap rotasi jabatan terletak pada sejauh mana kehadiran pimpinan baru mampu menghadirkan rasa aman, pelayanan yang humanis, serta penegakan hukum yang berkeadilan.

​Kini, setelah tongkat komando berpindah tangan, publik Riau tinggal menunggu realisasi janji pelayanan tersebut di lapangan.

​✍️ Penulis : Tim Redaksi | Editor : Redaksi | Pekanbaru

DETIKREPORTASE.COM — Jabatan berganti, harapan tumbuh, masyarakat menunggu pembuktian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250