NasionalOtomotif dan Industri

Mobil Diselimuti Abu Vulkanik, Jangan Langsung Dilap! Pakar ITB Ungkap Risikonya

×

Mobil Diselimuti Abu Vulkanik, Jangan Langsung Dilap! Pakar ITB Ungkap Risikonya

Sebarkan artikel ini
Mobil tertutup abu vulkanik di luar ruangan.
Ilustrasi Pakar otomotif ITB mengingatkan pemilik kendaraan agar tidak langsung mengelap abu vulkanik yang menempel di bodi mobil demi menghindari risiko baret permanen.

Bahaya Partikel Silika dan Sulfur, Pakar Otomotif ITB Ingatkan Risiko Kerusakan Permanen pada Kendaraan

JAKARTA — DETIKREPORTASE.COM | Kendaraan bermotor, baik mobil maupun sepeda motor yang terparkir di luar ruangan, kerap mendadak berubah penampilan ketika lapisan abu vulkanik menempel tebal di sekujur bodi, kaca, hingga bagian-bagian sela kendaraan.

​Refleks sebagian besar pemilik kendaraan ketika menghadapi situasi ini biasanya sama: langsung mengambil kain lap dan berusaha membersihkannya secepat mungkin. Padahal, langkah spontan tersebut justru sangat tidak dianjurkan dan kini tengah diperingatkan oleh para ahli otomotif.

​Abu vulkanik bukanlah sekadar debu rumah tangga biasa. Di dalam endapan abu tersebut terkandung partikel keras dan abrasif yang dapat bertindak seperti amplas ketika bergesekan langsung dengan permukaan kendaraan. Jika langsung digosok dalam kondisi kering, lapisan cat dan kaca mobil berisiko tinggi mengalami goresan-goresan halus yang merusak estetika.

​Pakar ITB Beberkan Alasan Jangan Langsung Mengelap Abu Vulkanik

​Pakar otomotif Institut Teknologi Bandung (ITB), Yannes Martinus Pasaribu, menyarankan para pemilik kendaraan untuk tidak perlu menunggu hingga paparan hujan abu benar-benar berhenti total untuk mulai membersihkannya. Kendati demikian, teknik dan cara pembersihannya menjadi faktor penentu utama keselamatan bodi mobil.

​“Membiarkan abu vulkanik menumpuk di mobil sangat merugikan dan berisiko merusak kendaraan secara permanen, karena abu vulkanik mengandung silika yang teksturnya tajam dan sulfur yang sangat destruktif jika dibiarkan terlalu lama,” ujar Yannes, Minggu (6/9/2026).

​Peringatan tegas tersebut menunjukkan bahwa permasalahan paparan abu vulkanik bukan sekadar urusan estetika kendaraan yang terlihat kotor. Semakin lama endapan abu dibiarkan menempel di bodi mobil, semakin besar pula tingkat risiko kerusakan permanen yang harus ditanggung oleh pemilik kendaraan.

​Panduan Tepat Membersihkan Kendaraan dari Paparan Abu Vulkanik

​Berdasarkan anjuran ahli, tahap awal yang harus dilakukan bukanlah menyentuh permukaan bodi menggunakan spons atau kain lap. Pemilik kendaraan wajib melalui tahapan bilas yang benar agar partikel keras tidak menggores cat.

​Berikut adalah tahapan pembersihan kendaraan yang aman:

Hindari Sentuhan Kering: Jangan pernah menggosok atau menyeka abu saat kondisi bodi mobil masih kering.

Gunakan Air Mengalir Bertekanan Cukup: Bilas seluruh permukaan kendaraan menggunakan air mengalir dalam volume besar tanpa menggunakan spons atau kain sama sekali.

Luruhkan Partikel: Tujuan pembilasan air berlimpah ini adalah untuk meluruhkan partikel abrasif tajam secepat mungkin sebelum benda padat menyentuh permukaan cat.

Cuci Menyeluruh: Setelah sebagian besar endapan abu terangkat melalui pembilasan awal, barulah kendaraan dapat dicuci secara menyeluruh menggunakan sampo mobil dan spons yang lembut.

​Kesalahan kecil dalam tahapan ini dapat mendatangkan masalah baru. Partikel silika yang masih tertinggal lalu tergesek oleh kain lap dipastikan akan meninggalkan bekas baret permanen pada permukaan cat maupun kaca kendaraan.

​Ketelitian Sederhana Selamatkan Biaya Perawatan

​Oleh karena itu, ketika mendapati kendaraan kesayangan berubah warna menjadi abu-abu akibat paparan abu vulkanik, tahan refleks Anda untuk langsung menggosoknya.

​Siram terlebih dahulu dengan air mengalir secara maksimal, biarkan seluruh partikel abrasif terlepas terbawa air, baru lanjutkan ke proses pencucian konvensional. Bagi para pemilik kendaraan, langkah pencegahan yang sangat sederhana ini bisa menjadi pembeda krusial antara sekadar mencuci mobil secara rutin atau harus merogoh kocek dalam-dalam untuk biaya perbaikan cat dan poles bodi kendaraan yang tergores.

​✍️ Penulis : Tim Redaksi | Editor : Redaksi | Jakarta.

DETIKREPORTASE.COM — Kendaraan Terpapar Abu, Jangan Salah Langkah Merawatnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250