Kalimantan Barat

Bupati ketapang Aleksander Wilyo menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Pondok Pesantren Hidayaturrahman.

×

Bupati ketapang Aleksander Wilyo menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Pondok Pesantren Hidayaturrahman.

Sebarkan artikel ini

Bupati ketapang Aleksander Wilyo menghadiri peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW 1447 Hijriah di Pondok Pesantren Hidayaturrahman.

 

Ketapang, Detik Reportase.com kalbar – Acara yang berlangsung khidmat ini dihadiri oleh para ulama, santri, pemuka agama, tokoh masyarakat, ormas serta berbagai elemen warga untuk mengenang kelahiran Rasulullah SAW sebagai teladan utama umat.

Peringatan Maulid Nabi SAW menghadirkan KH. Muhammad Hilmy Asidiqy Al Aroki (pengasuh Ponpes Al-Hikam Jakarta dan murid almarhum KH. Hasyim Muzadi) sebagai penceramah. Beliau mengingatkan pentingnya meneladani akhlak Rasulullah SAW serta menyampaikan tiga pesan utama KH. Hasyim Muzadi dalam merawat keharmonisan: toleransi harus berakar dari nilai spiritual (khasyatullah), kerukunan dibangun melalui penguatan ukhuwah islamiyah, wathaniyah, dan basyariyah, serta pentingnya menolak radikalisme dan memperkuat dialog demi keutuhan NKRI.

​”Ulama dan umara memiliki peran yang saling melengkapi. Ulama memberikan tuntunan, pencerahan, serta pendidikan akhlak dan adab mengikuti jejak Rasulullah SAW, sementara umara menjalankan amanah untuk melayani masyarakat dan membangun daerah. Ketika keduanya berjalan bersama, akan hadir kedamaian dan kesejahteraan di tengah masyarakat.”

​Lebih lanjut, saya menegaskan kembali bahwa Kabupaten Ketapang adalah “rumah besar” bagi seluruh umat beragama untuk hidup berdampingan dalam semangat toleransi. Kerukunan yang terpelihara ini menjadi modal utama dalam mewujudkan visi daerah, yaitu “Pembangunan Berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang Maju dan Mandiri,” serta sejalan dengan Misi Kelima Kabupaten Ketapang, yakni Peningkatan Pembangunan Kehidupan Sosial dan Budaya Masyarakat.

​Acara dilanjutkan perjamuan makan siang di kediaman Kyai Jemai Makmur ini menjadi cerminan nyata kuatnya sinergi ulama, umara, dan masyarakat dalam menjaga keharmonisan Ketapang sebagai rumah yang damai bagi semua.

Reporter Slamet
Detik Reportase com kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250