Batang Kuis I detireportase Id-Aksi Ketua Ranting PP Batang kuis Pekan DKK,tegolong nekat dan tak beretika terhadap para petani yang berada di belakang area sekolah Ampera kecamatan Batang kuis,dimana mereka dengan sesuka hati memasang pagar yang terbuat dari seng tersebut,Tanpa belas kasih terhadap para petani yang sudah puluhan tahun mengusahai lahan tersebut untuk membantu perekonomian keluarganya.
Fi(56 tahun)salah seorang petani mengatakan kepada awaq media,bahwa mereka mendapatkan intimidasi dari oknum ormas loreng tersebut,bahkan kami sempat ditunjukkan pisau oleh mereka pak,kami berharap ketua MPC PP Deli Serdang dan ketua MPW PP Sumatra Utara mendengarkan keluhan kami dan memberikan teguran terhadap anak buahnya,kami para petani hanya menggantungkan perekonomian keluarga dari ladang yang kami usahai tersebut,dan saat ini merasa terancam akan tergusur akibat perbuatan beberapa Oknum ormas yang memasang pagar diarea ladang kami.
MD(63 tahun) seorang Janda tua yang menggantungkan mata pencahariannya dengan cara menjual daun singkong dilahan tersebut juga tak luput dari kebringasan Sopar dkk,sambil menghiba dan memohon kepada sekelompok anggota Ormas tersebut MD mengatakan agar lahannya jangan diambil karena itu satu satunya mata pencahariannya dalam mengais rezeki,alih alih perduli dengan nasib ibu tersebut,malah tanaman daun singkong dan lainnya dicabuti oleh sekelompok ormas tersebut.
ABDUL HADI ketua Umum GRPK, menyayangkan sikap main hakim sendiri dengan melakukan pemagaran dan merusak tanaman petani tanpa belas kasih yang dilakukan oleh sopar dkk,saya sudah menjumpai beberapa rekan sopar yang berada dilokasi petani tersebut dan menyampaikan supaya dilakukan dialog kepada masyarakat dan para petani, sempat saya dan rekan diarahkan menjumpai sopar selaku penanggung jawab pengerjaan pemagaran tersebut ,namun setelah lama menunggu dan ketua ranting tersebut tak kunjung datang, Abdul Hadi dan beberapa petani pun meninggalkan lokasi.
ABDUL HADI berharap rekan rekan ormas menghargai keberadaan para petani yang sudah cukup lama mungusahai lahan tersebut dan tidak melakukan aksi dengan melakukan pemagaran sepihak,dan tidak tertutup kemungkinan jika persoalan ini tak kunjung selesai,akan berdampak Terhadap situasi Kamtibmas yang berada di kecamatan Batang kuis,insha Allah GRPK siap melakukan pembelaan kepada para petani yang terdzolimi tersebut.(IHM)





