Jawa Timur

Komitmen Wujudkan Lumbung Pangan Nasional, Pemkab Madiun Gelar Sinergisitas Petani demi Sukseskan Program ‘Pepes’ Menuju Madiun Bersahaja

×

Komitmen Wujudkan Lumbung Pangan Nasional, Pemkab Madiun Gelar Sinergisitas Petani demi Sukseskan Program ‘Pepes’ Menuju Madiun Bersahaja

Sebarkan artikel ini
Bupati Madiun Hari Wuryanto pimpin rapat sinergisitas petani dukung ketahanan pangan di Puspem Mejayan.
Pemkab Madiun gelar rapat koordinasi strategis dukung ketahanan pangan dan sukseskan program Pepes di Ruang Rapat Eka Kapti, Mejayan.

Bupati Hari Wuryanto Pasang Target Dongkrak Produktivitas Padi hingga 10 Ton per Hektar, Usulkan Irigasi Perpompaan di 30 Titik

MADIUN | DETIKREPORTASE.COM – Dalam rangka memperkuat pilar ketahanan pangan nasional dan daerah, Pemerintah Kabupaten Madiun melalui Dinas Pertanian dan Perikanan secara resmi menggelar kegiatan Sinergisitas Peran Strategis Petani dalam rangka mendukung ketahanan pangan menuju Kabupaten Madiun Bersahaja. Acara strategis ini bertempat di Ruang Rapat Eka Kapti, Pusat Pemerintahan (Puspem) Kabupaten Madiun di Mejayan, Senin (3/8/2026).

​Kegiatan penting ini dihadiri langsung oleh Bupati Madiun Hari Wuryanto bersama Wakil Bupati Madiun, Asisten Pemerintahan dan Kesra, para Kepala OPD terkait, jajaran penyuluh pertanian, serta ratusan tamu undangan dari perwakilan kelompok tani se-Kabupaten Madiun.

​Penyelenggaraan forum ini didasarkan pada amanat Peraturan Daerah (Perda) Nomor 3 Tahun 2025 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Madiun, khususnya dalam mengimplementasikan misi ketiga, yakni “Bersahaja dalam Pembangunan Ekonomi” melalui program unggulan Petani dan Peternak Sejahtera (Pepes). Acara ini dihelat dengan maksud menjalin sinergisitas dan silaturahmi erat antara pimpinan daerah dengan para pelaku utama (petani) serta pelaku penunjang (Petugas Penyuluh Lapangan) yang selama ini menjadi garda terdepan dalam mendampingi petani secara langsung.

Penting Diketahui: Memahami regulasi serta pentingnya tata kelola ketahanan pangan nasional, perlindungan petani, and standarisasi irigasi perdesaan merupakan pilar fundamental dalam menjaga stabilitas ekonomi kerakyatan. Simak aturan selengkapnya di sini: https://detikreportase.com/kuhp-baru-berlaku-2-januari-2026-di-indonesia-apa-dampaknya-bagi-warga-ini-aturan-kunci-wajib-dipahami/

​Laporan Plt. Kadistanikan: Usulan Irigasi Perpompaan di 30 Titik

​Plt. Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Madiun, Ndaru Kendaryanto, dalam laporan pembukanya memaparkan bahwa forum ini juga berfungsi sebagai sarana penyampaian ilmu dan teknologi pertanian modern, serta mengevaluasi berbagai kendala di sektor hulu hingga hilir pertanian dan perikanan.

​”Kami laporkan juga, bahwa pada Kamis 27 Juli 2026 lalu, telah terlaksana verifikasi dan pemberkasan di Direktorat Lahan dan Irigasi Pertanian, pada proposal usulan irigasi perpompaan di 30 titik yang tersebar di 15 kecamatan, Pak Bupati,” ungkap Ndaru di hadapan peserta rapat.

​Ndaru menambahkan, kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kerjasama lintas sektor agar selaras dalam mewujudkan pertanian yang maju, mandiri, dan modern, serta berorientasi penuh pada peningkatan kesejahteraan petani. Selain itu, langkah cepat ini disiapkan untuk mengantisipasi hambatan produksi dan memastikan ketersediaan komoditas pangan utama tetap stabil.

​Bupati Madiun Targetkan Peningkatan Produktivitas hingga 10 Ton per Hektar

​Sementara itu, Bupati Madiun Hari Wuryanto menegaskan bahwa Pemerintah Daerah wajib bersinergi secara optimal dengan lintas sektor dan masyarakat guna mewujudkan kedaulatan pangan serta mendongkrak kesejahteraan petani di Bumi Pradhapa.

​”Pemerintah Kabupaten Madiun menindaklanjuti program strategis nasional melalui misi ketiga Madiun Bersahaja dengan Program Unggulan Petani dan Peternak Sejahtera (Pepes) guna mewujudkan pertanian yang mandiri, berdaya saing, dan menyejahterakan masyarakat,” ujar Bupati Hari Wuryanto dengan tegas.

​Ia menjelaskan bahwa peningkatan produktivitas pertanian dapat ditempuh melalui berbagai instrumen pendukung, seperti penyaluran bantuan benih bermutu, pupuk subsidi tepat sasaran, penyuluhan teknik budidaya modern, perluasan area tanam, pemanfaatan lahan non-produktif melalui program irigasi dan perpompaan, serta pemanfaatan alat dan mesin pertanian (alsintan) berteknologi tinggi.

​”Dan bantuan pertanian harus digunakan sesuai keperluan, agar target swasembada pangan tercapai, produktivitas meningkat, and efisiensi biaya produksi dapat terwujud secara optimal,” tuturnya mengingatkan.

​Lebih lanjut, Bupati menyoroti posisi strategis Kabupaten Madiun sebagai salah satu lumbung pangan terbesar di Provinsi Jawa Timur, di mana rata-rata produktivitas saat ini berada di kisaran tujuh ton per hektar. Ia optimis angka tersebut masih dapat digenjot naik menyaingi daerah lain yang mampu mencapai sepuluh ton per hektar.

Analisis Pengawasan dan Tata Kelola Instansi: Penguatan pengawasan penyaluran subsidi pertanian serta akuntabilitas pengelolaan program ketahanan pangan daerah menjadi tolok ukur utama kesejahteraan petani. Pelajari bagaimana pola pengawasan tata kelola instansi diulas dalam laporan mendalam kami: https://detikreportase.com/peta-besar-ott-kpk-di-indonesia-dari-pajak-hingga-kepala-daerah-wajah-korupsi-terbongkar/

​Di akhir arahannya, Bupati Madiun turut memberikan atensi khusus terkait manajemen pengelolaan air yang bijak, terutama di tengah ancaman musim kering, agar para petani dapat memanfaatkan debit air secara efektif dan efisien sesuai kebutuhan riil di lapangan.

​Melalui sinergi kuat lintas sektor ini, Pemkab Madiun berkomitmen penuh menjaga kedaulatan pangan daerah sekaligus mewujudkan masyarakat yang makmur dan sejahtera, sejalan dengan komitmen pengawasan ketat terhadap berbagai program pembangunan wilayah: https://detikreportase.com/skandal-pupuk-subsidi-di-pelalawan-riau-cermin-rapuhnya-tata-kelola-subsidi-ujian-pangan/

​✍️ Reporter : Daen | Editor : Redaksi | detikreportase.com | Madiun – Jawa Timur

DETIKREPORTASE.COM : “Suarakan Fakta, Tegakkan Keadilan.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250