Guna mengantisipasi potensi gangguan keamanan dan memastikan kelancaran distribusi energi bagi masyarakat, Kapolsek Air Putih Polres Batu Bara, AKP Rahmad R. Hutagaol, S.H., M.H., memimpin langsung pengecekan personel dan monitoring ketersediaan stok Bahan Bakar Minyak (BBM) di sejumlah SPBU di wilayah hukumnya, Selasa (14/4).
Pengecekan yang dilakukan sekira pukul 15.00 WIB ini menyasar empat titik strategis SPBU yang berada di jalur lintas utama. Selain memantau volume BBM, Kapolsek juga memastikan kesiapsiagaan personel Polri yang ditugaskan melakukan pengamanan di objek vital tersebut.
Data Ketersediaan Stok
Berdasarkan koordinasi dengan para pengelola SPBU, tercatat kondisi stok BBM sebagai berikut:
SPBU Suka Raja (Kec. Air Putih): Terpantau stok Pertalite 25.000 ltr, Pertamax 3.123 ltr, Bio Solar 1.200 ltr, dan Dexlite 9.200 ltr. Pengamanan dikawal Aipda Adi Putra Karo dan Bripka Rama Damai.
SPBU Sipare-pare (Kec. Air Putih): Stok Pertalite 17.470 ltr, Pertamax 5.906 ltr, dan Dexlite 3.722 ltr. Untuk jenis Bio Solar saat ini dalam kondisi kosong (0 ltr). Pengamanan dijaga Aiptu Erwansyah dan Brigadir Ilham.
SPBU Simpang Kopi (Kec. Sei Suka): Tersedia Pertalite 14.000 ltr, Pertamax 2.500 ltr, dan Bio Solar 24.000 ltr di bawah pengamanan Aiptu Rudi Aries Donna Rumapea dan Brigadir Sudirman Nainggolan, S.H.
SPBU Tanjung Seri (Kec. Laut Tador): Tercatat Pertalite 8.000 ltr, Pertamax 2.000 ltr, Bio Solar 2.000 ltr, serta Dexlite 6.000 ltr. Personel PAM bertugas Bripka R. Simanjorang dan Bripka Olandi Nababan.
Pengawasan Melekat
Kapolsek Air Putih, AKP Rahmad R. Hutagaol mengonfirmasi bahwa meski ketersediaan di beberapa titik terpantau terbatas, pihak SPBU telah melakukan langkah administratif berupa penebusan stok ke Pertamina untuk menjamin pasokan kembali normal.
”Kami melakukan pengawasan melekat agar distribusi BBM tepat sasaran dan tidak terjadi penumpukan kendaraan. Hingga petang ini, situasi di seluruh SPBU wilayah hukum Polsek Air Putih terpantau kondusif dan tidak ditemukan adanya antrean panjang yang menonjol,” ujar AKP Rahmad.
Kegiatan monitoring ini merupakan bentuk pelayanan Polri dalam menjaga stabilitas ekonomi dan kamtibmas, memastikan masyarakat pengguna jalan dapat melakukan pengisian BBM dengan tertib tanpa kendala berarti. (Boys-3 )





