Tradisi Adat dan Kesadaran Pajak Berjalan Seiring di Desa Kepudang
CILACAP | DETIKREPORTASE.COM – Pelestarian budaya lokal di Desa Kepudang, Kecamatan Binangun, Kabupaten Cilacap, kembali diwujudkan melalui tradisi Asok Glondong Pangareng Areng yang digelar pada Rabu (10/6/2026). Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi sarana menjaga warisan leluhur, tetapi juga berhasil mendorong pelunasan Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) dalam waktu satu hari.
Kegiatan yang berlangsung di Balai Desa Kepudang itu diikuti oleh warga dari seluruh wilayah desa dengan penuh antusias. Prosesi adat dilakukan sebelum penyerahan hasil pembayaran pajak kepada pemerintah desa sebagai simbol kebersamaan dan tanggung jawab sosial.
Kepala Desa Kepudang, Kasno Utomo, menyebut capaian pelunasan pajak tahun ini menunjukkan peningkatan kesadaran masyarakat yang semakin baik dalam memenuhi kewajiban perpajakan.
Arak-Arakan Jolen dan Prosesi Adat Warnai Penyetoran Pajak
Sebelum prosesi utama berlangsung, ratusan warga dari 15 Rukun Tetangga (RT) melakukan arak-arakan menuju balai desa dengan membawa jolen berisi hasil pungutan PBB-P2 dari masing-masing lingkungan.
Setibanya di balai desa, uang pajak yang telah dibungkus kain putih diserahkan dalam suasana adat yang dikemas menyerupai nuansa kerajaan Jawa tempo dahulu. Kepala desa menerima setoran warga di pendopo dengan mengenakan pakaian adat, menciptakan suasana khidmat sekaligus sarat makna budaya.
Menurut Kasno Utomo, dana PBB-P2 yang terkumpul dari empat Rukun Warga (RW) mencapai lebih dari Rp148 juta dan langsung disetorkan ke Bank Jateng Cabang Kroya oleh perangkat desa setelah seluruh proses selesai.
Baca selengkapnya di sini:
https://detikreportase.com/kuhp-baru-berlaku-2-januari-2026-di-indonesia-apa-dampaknya-bagi-kehidupan-warga-ini-aturan-kunci-yang-wajib-dipahami-publik/
Tradisi Sejak 2019 Jadi Sarana Edukasi Pajak Masyarakat
Kepala Desa Kepudang, Kasno Utomo, menjelaskan bahwa tradisi Asok Glondong Pangareng Areng telah dikembangkan sejak 2019 sebagai bagian dari upaya pelestarian budaya sekaligus peningkatan kesadaran pajak masyarakat.
Ia menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menjadi media edukasi agar masyarakat memahami pentingnya membayar pajak tepat waktu sebagai bentuk kontribusi terhadap pembangunan desa.
“Kami ingin budaya warisan leluhur tetap hidup sekaligus menjadi media untuk meningkatkan partisipasi masyarakat. Syukurnya, warga sangat mendukung dan mengikuti kegiatan ini dengan kesadaran sendiri,” ujarnya.
Baca selengkapnya di sini:
https://detikreportase.com/skandal-pupuk-subsidi-di-pelalawan-riau-cermin-rapuhnya-tata-kelola-subsidi-dan-ujian-ketahanan-pangan-nasional/
Apresiasi Pemerintah Kecamatan dan Nilai Inovasi Pelayanan Publik
Camat Binangun, AKH Budi Santoso, memberikan apresiasi terhadap inovasi Pemerintah Desa Kepudang yang mampu mengintegrasikan budaya lokal dengan pelayanan publik, khususnya dalam hal kepatuhan pajak daerah.
Menurutnya, pendekatan berbasis budaya seperti ini dapat menjadi model bagi desa-desa lain dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap kewajiban perpajakan secara lebih efektif dan humanis.
Ia menilai bahwa sinergi antara pelestarian budaya dan pelayanan publik merupakan langkah positif dalam memperkuat partisipasi masyarakat di tingkat desa.
Baca selengkapnya di sini:
https://detikreportase.com/peta-besar-ott-kpk-di-indonesia-dari-pajak-hingga-kepala-daerah-begini-wajah-korupsi-yang-terbongkar/
Hingga berita ini diterbitkan, kegiatan berlangsung lancar tanpa adanya kendala, serta mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat.
✍️ Asih | detikreportase.com | Cilacap – Jawa Tengah
DETIKREPORTASE.COM : Mengawal Kearifan Lokal dan Kepatuhan Pajak Daerah





