Dinas Pertanian Cilacap siapkan 800 dosis vaksin rabies gratis demi pertahankan status zero rabies di daerah.
CILACAP — DETIKREPORTASE.COM | Puluhan pemilik hewan peliharaan mendatangi Kantor Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap, Senin (28/9/2026). Dengan penuh antusias, mereka membawa kucing dan anjing kesayangan guna mendapatkan layanan vaksinasi rabies secara cuma-cuma.
Di tengah status wilayah Cilacap yang hingga kini masih bersih dari kasus rabies, langkah proaktif ini digelar bertepatan dengan peringatan Hari Rabies Sedunia sebagai perisai pencegahan terhadap mobilitas hewan penular yang masuk dari daerah lain.
Siapkan 800 Dosis dan Perluasan Layanan Puskeswan
Dalam program pencegahan ini, Dinas Pertanian Kabupaten Cilacap menyiapkan kuota sebanyak 800 dosis vaksin yang menyasar Hewan Penular Rabies (HPR).
Kepala Dinas Pertanian Cilacap, Sigit Widayanto, menjelaskan bahwa target utama vaksinasi meliputi kucing, anjing, hingga kera. Layanan ini juga diperluas jika kuota harian belum terpenuhi.
“Hewan yang menjadi sasaran antara lain kucing, anjing dan kera. Vaksinasi ini merupakan bagian dari upaya pencegahan,” ujar Sigit.
“Hari ini target ada 800 vaksin untuk memvaksin hewan-hewan kesayangan. Kalau 800 vaksin tidak habis, kami lanjutkan di Puskeswan Jeruklegi pada hari-hari berikutnya sampai vaksin tersebut habis,” tambahnya.
Selain vaksinasi, pemilik hewan turut menikmati fasilitas pemeriksaan serta konsultasi kesehatan gratis berkat kolaborasi lintas instansi bersama Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Jateng (Satpel Pelabuhan Tanjung Intan) dan PDHI Jateng II Cilacap.
Menjaga Benteng Zero Rabies di Tengah Mobilitas Tinggi
Berdasarkan data Dinas Pertanian, populasi hewan berpotensi pembawa rabies di Cilacap saat ini mencapai 15.214 ekor, yang terdiri atas 4.422 anjing, 10.635 kucing, serta 157 kera atau monyet.
Meski catatan daerah masih aman dari kasus rabies (zero), tingginya pergerakan hewan antardaerah menuntut kewaspadaan tingkat tinggi demi melindungi kesehatan masyarakat secara luas.
“Cilacap hingga sekarang masih bebas rabies. Tetapi karena wilayah sekitar belum seluruhnya bebas, kami melakukan antisipasi melalui vaksinasi agar kondisi zero kasus ini dapat dipertahankan,” tegas Sigit.
Antusiasme tinggi tampak dari partisipasi warga, salah satunya Widiasih (warga Kelurahan Gumilir, Cilacap Utara) yang memboyong langsung tujuh ekor kucing peliharaannya setelah mendapat informasi dari pihak kelurahan.
“Saya biasanya membawa kucing ke dokter hewan. Karena sekarang ada vaksin gratis, saya datang ke sini. Senang sekali, kalau bisa sering diadakan supaya kucing-kucing saya tetap sehat,” ungkapnya.
Langkah preventif ini tidak sekadar merawat kesehatan hewan kesayangan, melainkan juga memperkuat perlindungan kolektif agar ancaman rabies tidak pernah menjejakkan kaki di Kabupaten Cilacap.
✍️ Reportase : Wanty | Editor : Redaksi | Cilacap – Jawa Tengah.
DETIKREPORTASE.COM — Mengawal Informasi, Menyuarakan Kepentingan Publik.





