Kalimantan Barat

Bupati Ketapang Tekankan Reformasi Pendidikan: Disiplin Guru, Inovasi Sistem, dan Penguatan SDM untuk Dongkrak IPMKetapang

×

Bupati Ketapang Tekankan Reformasi Pendidikan: Disiplin Guru, Inovasi Sistem, dan Penguatan SDM untuk Dongkrak IPMKetapang

Sebarkan artikel ini

Bupati Ketapang Tekankan Reformasi Pendidikan: Disiplin Guru, Inovasi Sistem, dan Penguatan SDM untuk Dongkrak IPMKetapang

KETAPANG, Detik Reportase.com kalbar – Prokopim – Bupati Ketapang, Alexander Wilyo, S. STP., M. Si., menegaskan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui reformasi sektor pendidikan, saat melakukan pengarahan Apel Pagi kepada jajaran Dinas Pendidikan Kabupaten Ketapang, , Kamis (30/4/2026) di Halaman Kantor Dinas Pendidikan.

Bupati dalam arahannya menyoroti pentingnya peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), khususnya pada dimensi pendidikan yang dinilai masih menjadi titik lemah dibandingkan aspek kesehatan dan ekonomi. Berdasarkan data, rata-rata lama sekolah di Ketapang masih berada di kisaran 7 tahun, yang menunjukkan perlunya perhatian serius dari seluruh pemangku kepentingan.

“Pendidikan adalah kunci utama dalam membangun masa depan daerah. Kalau pendidikan tidak kita kelola dengan baik, maka akan sulit kita menyelesaikan persoalan lainnya,” tegas Bupati.

Selain itu, Ia juga menyoroti persoalan kedisiplinan guru di lapangan. Bupati meminta Dinas Pendidikan untuk lebih aktif melakukan pengawasan langsung ke sekolah-sekolah, terutama di wilayah terpencil.

Faktor kesejahteraan dan fasilitas, seperti ketersediaan rumah dinas guru, juga menjadi perhatian penting. Untuk meningkatkan motivasi tenaga pendidik, Bupati mendorong penerapan sistem reward and punishment yang jelas. Guru berprestasi diharapkan mendapatkan penghargaan, seperti kesempatan tugas belajar, insentif, hingga fasilitas penunjang. Sebaliknya, pelanggaran disiplin harus ditindak sesuai ketentuan.

Dalam rangka mendukung tata kelola pendidikan yang modern, Bupati juga menginstruksikan pengembangan sistem informasi pendidikan berbasis digital. Sistem ini diharapkan mampu memetakan kondisi sekolah secara real-time, mulai dari infrastruktur, jumlah guru dan siswa, hingga kebutuhan prioritas.

“Manfaatkan teknologi. Kita harus adaptif dengan perkembangan zaman. Data harus akurat dan terintegrasi agar kebijakan yang diambil tepat sasaran,” ujarnya.

Selain itu, Bupati menekankan pentingnya transparansi dan komunikasi publik melalui media sosial dan media massa. Ia meminta seluruh jajaran Dinas Pendidikan aktif menyampaikan program, capaian, serta respons terhadap berbagai persoalan pendidikan di masyarakat.

Di tengah keterbatasan anggaran daerah, Bupati juga mendorong inovasi pembiayaan melalui kerja sama dengan pemerintah pusat, provinsi, maupun pihak lain, termasuk organisasi non-pemerintah (NGO).

Mengakhiri arahannya, Bupati mengajak seluruh jajaran pendidikan untuk menjaga integritas, profesionalisme, serta menjadikan tugas sebagai amanah dalam membangun generasi masa depan Ketapang.

“Jadikan ini ladang pengabdian. Bekerjalah dengan tulus dan ikhlas. Pendidikan adalah fondasi utama kemajuan daerah kita,” pungkasnya.

Reporter Slamet
Detik Reportase com kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250