Komitmen Tegas dari Kapolres Ketapang
KETAPANG | DETIKREPORTASE.COM – Polres Ketapang menegaskan komitmennya untuk menindak tegas tiga persoalan kriminal yang saat ini meresahkan masyarakat. Tiga hal tersebut adalah praktik **balap liar**, **peredaran narkotika**, dan **penyelewengan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi**. Pernyataan ini disampaikan langsung oleh Kapolres Ketapang, AKBP Muhammad Harris, S.H., S.I.K., M.I.K., CPHR, ketika menghadapi aspirasi mahasiswa, komunitas ojek online, serta aliansi masyarakat yang menggelar aksi damai di Halaman Gedung DPRD Ketapang pada Senin (01/09/2025).
“Dari tujuh tuntutan yang kami dengar, empat merupakan isu nasional dan tiga merupakan isu lokal. Untuk isu nasional, kami akan terus kawal dan dampingi. Sedangkan tiga isu lokal yang menjadi fokus di Ketapang, yaitu penertiban balap liar, pemberantasan narkoba, dan pengawasan BBM bersubsidi, pasti akan segera kami tindaklanjuti,” tegas Kapolres Ketapang di hadapan massa aksi.
Balap Liar Jadi Sorotan Serius
Fenomena balap liar sudah lama menjadi keluhan masyarakat Ketapang. Selain membahayakan keselamatan pelaku maupun pengguna jalan lain, kegiatan tersebut kerap menimbulkan keresahan warga karena berlangsung hingga larut malam dengan suara bising. Kapolres Ketapang membuka ruang partisipasi publik dalam penanganan masalah ini. Ia bahkan mempersilakan mahasiswa untuk ikut serta dalam operasi penertiban balap liar.
“Kami persilakan bila ada perwakilan mahasiswa yang ingin terlibat dalam penertiban balap liar. Asalkan semua proses dilakukan secara aman, tertib, dan sesuai aturan hukum,” ujar Kapolres.
Ajakan ini disambut positif oleh sejumlah mahasiswa yang menilai keterlibatan masyarakat dalam penertiban akan meningkatkan transparansi sekaligus mencegah kesalahpahaman di lapangan.
Penyalahgunaan Narkoba, Ancaman Nyata Generasi Muda
Selain balap liar, Kapolres menaruh perhatian besar pada peredaran narkoba. Isu ini bahkan dinilai paling mengkhawatirkan oleh banyak pihak, sebab peredaran zat terlarang tersebut disebut sudah masuk hingga ke pelosok desa. Lebih miris lagi, narkoba diduga telah merambah kalangan pelajar mulai dari tingkat SMA, SMP, bahkan SD. Kondisi ini menimbulkan kekhawatiran serius terhadap masa depan generasi muda di Kabupaten Ketapang.
“Jika peredaran narkoba tidak segera ditekan, maka generasi kita yang akan menjadi korban. Kami berharap Polres benar-benar bertindak konkret, bukan hanya sebatas janji,” ujar Rizal, salah satu mahasiswa yang ikut berorasi dalam aksi damai.
Masyarakat juga mendesak agar kepolisian berani menindak tegas dugaan keterlibatan oknum aparat dalam peredaran narkoba. Mereka menilai pemberantasan tidak akan efektif jika hanya menyasar pemakai atau kurir kecil tanpa menyentuh aktor besar di balik jaringan tersebut.
Penyelewengan BBM Subsidi Rugikan Warga
Masalah ketiga yang tak kalah penting adalah dugaan penyalahgunaan BBM bersubsidi. Warga menilai praktik penimbunan dan distribusi tidak tepat sasaran membuat masyarakat kecil semakin kesulitan mendapatkan solar dan pertalite dengan harga resmi. “Ketika stok BBM langka di SPBU, justru ada pihak-pihak tertentu yang dengan mudah menjual kembali dengan harga lebih mahal. Ini jelas merugikan masyarakat dan harus segera dihentikan,” ujar Amir, perwakilan aliansi masyarakat yang hadir dalam aksi.
Kapolres Ketapang memastikan pihaknya akan bekerja sama dengan instansi terkait untuk mengawasi distribusi BBM bersubsidi. Langkah hukum akan ditempuh terhadap pihak-pihak yang terbukti menyelewengkan hak masyarakat kecil tersebut.
Harapan Masyarakat: Bukan Janji Kosong
Meski menyambut baik komitmen Kapolres, masyarakat menegaskan bahwa pernyataan tersebut tidak boleh berhenti sebagai lips service semata. Mereka menunggu bukti nyata dalam bentuk operasi lapangan, penindakan tegas, serta proses hukum yang transparan. “Kalau polisi serius, kami siap mendukung. Tapi kalau hanya janji, maka keresahan masyarakat akan terus bertambah. Kami ingin melihat tindakan nyata, bukan sekadar wacana,” kata Slamet, salah satu tokoh masyarakat yang turut hadir.
Aksi damai yang berlangsung kondusif tersebut diakhiri dengan doa bersama dan seruan agar kepolisian, mahasiswa, serta masyarakat bisa terus bersinergi dalam menjaga Ketapang tetap aman dari kejahatan jalanan, narkoba, dan mafia BBM.
✍️ Slamet | detikreportase.com | Ketapang – Kalimantan Barat
DETIKREPORTASE.COM : Polisi Tegas, Masyarakat Tenang, Ketapang Aman


