Kalimantan BaratPemerintahan

Empat Rumah Terbakar di Durian Sebatang, Warga Pertanyakan Respons Pemkab Kayong Utara

×

Empat Rumah Terbakar di Durian Sebatang, Warga Pertanyakan Respons Pemkab Kayong Utara

Sebarkan artikel ini
Kondisi pemukiman warga pasca insiden kebakaran empat rumah di Desa Durian Sebatang, Kayong Utara.
Ilustrasi kebakaran rumah dan Warga Desa Durian Sebatang, Kecamatan Seponti, mempertanyakan lambatnya respons Pemkab Kayong Utara usai empat rumah warga ludes terbakar di tengah krisis Karhutla.

Empat rumah terbakar di tengah krisis Karhutla Desa Durian Sebatang, warga soroti lambatnya respons Pemkab Kayong Utara.

​KAYONG UTARA — DETIKREPORTASE.COM | Di tengah situasi Kabupaten Kayong Utara yang saat ini tengah berjibaku menghadapi ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), kabut asap pekat, serta krisis kekeringan, kekecewaan mendalam justru disuarakan oleh warga Desa Durian Sebatang, Kecamatan Seponti. Pasalnya, setelah insiden kebakaran hebat yang menghanguskan empat rumah warga di wilayah tersebut, pemerintah daerah dinilai lamban dan belum menunjukkan respons nyata di lapangan.

​Kritik tajam dan kekecewaan warga ini ramai disuarakan melalui platform media sosial. Masyarakat mempertanyakan mengapa hingga kini belum tampak kehadiran atau kepedulian langsung dari para pejabat tinggi di lingkup Pemerintah Kabupaten Kayong Utara terhadap para korban yang kehilangan tempat tinggal.

​Kritik Keras Warga Lewat Media Sosial

​Salah satu perwakilan warga Desa Durian Sebatang, Subyhajo, meluapkan kekesalannya secara terbuka melalui akun Facebook pribadinya. Ia menyayangkan sikap para pemangku kebijakan yang terkesan menutup mata di tengah penderitaan yang dialami warganya.

​“Sampai hari ini pemimpin daerah Kabupaten Kayong Utara belum tampak wujudnya layaknya seorang pemimpin. Empat rumah terbakar seakan mereka tutup mata dan telinga. Padahal video sudah viral dan dikirim ke WhatsApp pribadi mereka, jangankan untuk membalas, menanyakan kejadiannya pun tidak. Sungguh miris,” tulis Subyhajo dalam unggahannya.

​Hingga berita ini diturunkan, pernyataan tersebut merupakan bentuk aspirasi dan keluhan warga yang masih memerlukan penjelasan resmi serta konfirmasi lanjutan dari pihak Pemerintah Kabupaten Kayong Utara terkait sejauh mana langkah penanganan dan bantuan yang telah disalurkan.

​Krisis Air Bersih dan Bayang-Bayang Karhutla

​Tekanan psikologis masyarakat Durian Sebatang kian memuncak lantaran musibah kebakaran rumah tersebut terjadi di tengah situasi krisis lingkungan yang parah. Selain kehilangan tempat tinggal, warga desa juga mengeluhkan dampak buruk kabut asap serta krisis ketersediaan air bersih yang tak kunjung mendapatkan pasokan atau solusi dari pemerintah daerah.

​Kondisi ini sejalan dengan situasi darurat yang sempat diungkapkan oleh Bupati Kayong Utara, Romi Wijaya, pada awal September 2026 lalu, di mana hampir seluruh wilayah kabupaten dilaporkan terpapar kualitas udara berbahaya akibat Karhutla. Di sisi lain, meski pemerintah sempat fokus meninjau titik api di kawasan Bukit Peramas, Kecamatan Sukadana, warga di tingkat desa merasa luput dari perhatian darurat pasca-bencana kebakaran permukiman.

​Menanti Kejelasan dan Kehadiran Nyata Pemerintah Daerah

​Bagi keluarga korban yang rumahnya rata dengan tanah, kebutuhan mendesak saat ini bukan sekadar janji, melainkan kepastian tempat berlindung, logistik makanan, pakaian, pasokan air bersih, serta uluran tangan untuk memulihkan kehidupan mereka.

​Kritik pedas dari warga ini hendaknya dijawab oleh Pemkab Kayong Utara dengan transparansi data dan tindakan cepat di lapangan. Jika bantuan telah disalurkan, pihak berwenang dapat menjelaskannya kepada publik; sebaliknya, jika belum, masyarakat tentu menuntut kepastian kapan kehadiran negara benar-benar dirasakan di desa-desa terdampak. Redaksi DetikReportase.com tetap membuka ruang seluas-luasnya bagi Pemerintah Kabupaten Kayong Utara dan instansi terkait untuk memberikan hak jawab serta klarifikasi resmi.

​✍️ Reportase : Tim Redaksi | Editor : Redaksi | Kayong Utara – Kalimantan Barat.

​DETIKREPORTASE.COM — Mengawal Informasi, Menyuarakan Kepentingan Publik.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250