Hendro Susilo Soroti Pemerataan Program dan Rencana Pembangunan Pasar Kutoarjo 2027
PURWOREJO — DETIKREPORTASE.COM | Rencana pembangunan Pasar Kutoarjo pada 2027 menjadi salah satu perhatian dalam kegiatan reses anggota DPRD Kabupaten Purworejo, Hendro Susilo, SE, dari Fraksi Partai Demokrat, di Kecamatan Kutoarjo, Sabtu (19/9/2026). Selain membahas rencana pasar, reses Masa Sidang III Tahun 2026 tersebut juga menyoroti pemerataan program Pemerintah Daerah serta perhatian terhadap kesejahteraan kader kesehatan di tingkat kelurahan.
Forum reses menjadi ruang bagi wakil rakyat untuk menyerap aspirasi sekaligus menyampaikan sejumlah hal yang berkaitan langsung dengan kebutuhan masyarakat.
Hendro Soroti Pemerataan Pembangunan
Dalam kesempatan tersebut, Hendro menekankan agar berbagai program Pemerintah Daerah dapat dirasakan masyarakat secara luas. Menurutnya, pembangunan tidak cukup hanya berorientasi pada capaian program, tetapi juga perlu memperhatikan aspek pemerataan dan keadilan.
“Program-program Pemerintah Daerah harus bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat dan memenuhi unsur keadilan. Jangan sampai pembangunan hanya dirasakan oleh sebagian masyarakat atau wilayah tertentu,” kata Hendro.
Ia menilai pemerataan menjadi bagian penting agar kebijakan pembangunan tidak hanya terpusat pada wilayah atau kelompok tertentu, tetapi memberikan manfaat kepada masyarakat secara lebih luas. Selain pembangunan, Hendro turut menyoroti keberadaan kader kesehatan di tingkat kelurahan yang memiliki peran penting dalam berinteraksi langsung dengan masyarakat.
“Para kader kesehatan memiliki peran yang sangat penting di tengah masyarakat. Pemerintah daerah perlu memperhatikan kesejahteraan mereka agar pengabdian dan peran yang selama ini dijalankan dapat terus diperkuat,” ujarnya.
Pasar Kutoarjo Diharapkan Direalisasikan 2027
Perhatian lain dalam reses tersebut adalah rencana pembangunan Pasar Kutoarjo yang diharapkan dapat direalisasikan pada 2027 guna mendukung aktivitas ekonomi para pedagang dan pelaku usaha.
“Harapannya pembangunan Pasar Kutoarjo bisa direalisasikan pada tahun 2027. Ini tentu perlu dikawal bersama melalui proses perencanaan dan penganggaran yang sesuai dengan ketentuan,” kata Hendro.
Rencana pembangunan Pasar Kutoarjo sebelumnya juga telah mendapat persetujuan DPRD Purworejo melalui pinjaman maksimal Rp100 miliar untuk mendukung pembangunan yang direncanakan mulai 2027, dengan sejumlah catatan terkait kemampuan keuangan daerah. Komisi III DPRD Purworejo pun terus mengawal agar seluruh tahapan dan persyaratan dipenuhi.
Reses Jadi Ruang Menyampaikan Aspirasi
Hendro menegaskan, reses bukan sekadar agenda rutin anggota DPRD, tetapi menjadi salah satu ruang untuk menyerap aspirasi masyarakat dan menyampaikan gagasan yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Bagi masyarakat Kutoarjo, rencana pembangunan pasar memiliki kaitan erat dengan aktivitas perdagangan dan perekonomian sehari-hari, sementara pemerataan program dan perhatian terhadap kader kesehatan menjadi bagian penting dari kebutuhan pelayanan masyarakat.
✍️ Penulis : Edvin Riswanto | Editor : Redaksi | Purworejo – Jawa Tengah.
DETIKREPORTASE.COM — Menyuarakan aspirasi masyarakat, mengawal pemerataan pembangunan daerah.





