Mobil Terios Muat Belasan Jeriken Ludes Terbakar; DPRD Desak Usut Pelangsiran BBM
PELALAWAN — DETIKREPORTASE.COM | Dua pekan sudah berlalu sejak kebakaran melanda SPBU 14.284.633 di Desa Lubuk Terap, Kecamatan Bandar Petalangan, Kabupaten Pelalawan, Riau.
Kobaran api pada Jumat, 14 Agustus 2026 telah padam. Namun, perhatian terhadap peristiwa tersebut berlanjut setelah sebuah Daihatsu Terios yang terbakar di area pompa ditemukan membawa sejumlah jeriken dan kerangka drum.
Bagian kursi belakang kendaraan juga telah dilepas sehingga ruang kabin menjadi lebih luas.
Temuan tersebut kemudian menjadi perhatian dalam penanganan kasus dan mendapat sorotan DPRD Pelalawan.
Dari 32 Liter Pertalite hingga Kobaran Api
Peristiwa terjadi sekitar pukul 10.50 WIB.
Daihatsu Terios berada di pompa nomor 2 untuk mengisi sekitar 32 liter Pertalite. Setelah pengisian dan pembayaran selesai, kendaraan dinyalakan.
Tidak lama kemudian terdengar suara ledakan. Asap muncul dari bagian kendaraan sebelum api membesar dan menyambar area dispenser.
Petugas SPBU bersama warga melakukan penanganan awal. Tim pemadam kemudian berjibaku hingga api berhasil dikendalikan sekitar pukul 11.45 WIB.
Satu unit Terios terbakar dan dua dispenser BBM mengalami kerusakan.
Setelah api padam, pemeriksaan terhadap kendaraan menjadi bagian dari penanganan kejadian.
Belasan Jeriken Jadi Sorotan DPRD
Di dalam Terios ditemukan belasan jeriken serta kerangka drum. Sejumlah kursi bagian belakang kendaraan juga telah dilepas.
Temuan tersebut mendapat perhatian DPRD Kabupaten Pelalawan.
Ketua Komisi II DPRD Pelalawan, Abdul Nasib, meminta kepolisian mengusut aktivitas kendaraan tersebut, termasuk dugaan pelangsiran BBM bersubsidi.
Desakan itu disampaikan menyusul temuan berbagai wadah di dalam kendaraan yang terbakar.
Sopir, CCTV dan Penyelidikan Polisi
Pengemudi Terios diketahui bernama Ari.
Dalam perkembangan awal penanganan kasus, polisi disebut masih melakukan pencarian terhadap pengemudi tersebut.
Polisi juga melakukan olah tempat kejadian perkara dan pemeriksaan terhadap sejumlah pihak. Kondisi kendaraan serta rekaman CCTV di area SPBU turut menjadi bagian dari penanganan.
Rekaman kamera pengawas diperiksa untuk melihat aktivitas kendaraan dan orang-orang di sekitar lokasi sebelum kebakaran.
Dalam informasi awal, pengemudi juga disebut sempat melakukan video call ketika berada di area pengisian.
Pihak Pertamina Patra Niaga turut melakukan pengamanan serta pemeriksaan terhadap fasilitas SPBU yang terdampak.
Dua Pekan Berlalu
Jumat, 28 Agustus 2026, genap 14 hari sejak kebakaran terjadi.
Peristiwa yang awalnya bermula dari sebuah kendaraan terbakar di area pengisian BBM kemudian berkembang menjadi perhatian publik terhadap kondisi kendaraan, keberadaan jeriken dan kerangka drum, serta aktivitas yang berlangsung sebelum kejadian.
DPRD Pelalawan telah meminta agar aktivitas kendaraan tersebut ikut ditelusuri. Sementara proses penyelidikan kepolisian masih menjadi bagian dari perkembangan kasus.
Di satu sisi, fasilitas SPBU mengalami kerusakan.
Di sisi lain, sebuah Terios hangus terbakar dengan sejumlah jeriken dan kerangka drum di dalamnya.
Kini, perkembangan pemeriksaan polisi menjadi bagian yang ditunggu.
Api sudah padam sejak 14 hari lalu. Namun cerita tentang Terios di SPBU Lubuk Terap masih terus berjalan.
✍️ Tim Detikreportase.com | Editor: Redaksi | Pelalawan – Riau
DETIKREPORTASE.COM : “Suarakan Fakta, Tegakkan Keadilan.”





