Wujud Syukur atas Hasil Melimpah, Paguyuban Nelayan Larung Jolen Tunggul ke Tengah Samudra
CILACAP | DETIKREPORTASE.COM – Dalam rangka melestarikan adat istiadat dan kearifan lokal, masyarakat Kabupaten Cilacap kembali menggelar tradisi tahunan Sedekah Laut pada Selasa (7/7/2026). Ribuan warga dari berbagai daerah tumpah ruah memadati sepanjang bibir Pantai Teluk Penyu untuk menyaksikan prosesi sakral tersebut.
Sedekah Laut ini merupakan bentuk rasa syukur para nelayan atas limpahan rezeki dan hasil tangkapan ikan yang melimpah ruah selama satu tahun terakhir. Tradisi ini menjadi simbol permohonan doa agar para nelayan selalu diberikan keselamatan saat mencari nafkah di tengah samudra.
Baca selengkapnya di sini: https://detikreportase.com/kuhp-baru-berlaku-2-januari-2026-di-indonesia-apa-dampaknya-bagi-kehidupan-warga-ini-aturan-kunci-yang-wajib-dipahami-publik/
Prosesi Kirab Budaya dan Larung Sesaji
Rangkaian acara diawali dengan kirab budaya, di mana sejumlah jolen (wadah sesaji) diarak dari Pendopo Kabupaten Cilacap menuju Pantai Teluk Penyu. Iringan budaya yang melibatkan ribuan peserta ini menarik antusiasme pengunjung yang sudah menunggu di sepanjang jalan hingga area pantai.
Puncak acara berlangsung khidmat saat Plt. Bupati Cilacap melakukan prosesi serah terima Jolen Tunggul kepada perwakilan nelayan untuk dilarung ke tengah samudra. Sebanyak 1.000 pengiring jolen yang berisi berbagai sesaji dan kepala kerbau pun turut diberangkatkan menuju laut lepas.
”Ini adalah bentuk syukur kita kepada Allah SWT atas nikmat yang diberikan melalui laut. Tradisi ini wajib kita uri-uri (lestarikan) sebagai identitas budaya masyarakat pesisir Cilacap,” ujar salah satu tokoh nelayan setempat.
Baca selengkapnya di sini: https://detikreportase.com/peta-besar-ott-kpk-di-indonesia-dari-pajak-hingga-kepala-daerah-begini-wajah-korupsi-yang-terbongkar/
Memperkuat Identitas Bahari Cilacap
Kehadiran ribuan pengunjung dari berbagai daerah membuktikan bahwa Sedekah Laut bukan sekadar ritual nelayan, melainkan aset wisata budaya yang mampu menarik perhatian publik luas. Semangat gotong royong dalam mempersiapkan jolen dan sesaji mencerminkan eratnya persaudaraan di kalangan masyarakat nelayan Cilacap.
Melalui perhelatan ini, diharapkan nilai-nilai kebersamaan dan kecintaan terhadap laut sebagai sumber kehidupan tetap terjaga bagi generasi penerus. DetikReportase.com mengapresiasi kerja keras Paguyuban Nelayan Cilacap yang konsisten menjaga warisan leluhur di tengah arus modernisasi.
Baca selengkapnya di sini: https://detikreportase.com/skandal-pupuk-subsidi-di-pelalawan-riau-cermin-rapuhnya-tata-kelola-subsidi-dan-ujian-ketahanan-pangan-nasional/
Catatan Redaksi:
Redaksi DetikReportase.com senantiasa menjunjung tinggi kode etik jurnalistik. Kami menyediakan ruang klarifikasi, hak jawab, maupun hak koreksi bagi pihak-pihak yang terkait sesuai UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.
✍️ Reporter: Nur | Tim Redaksi | detikreportase.com | Cilacap, Jawa Tengah
DETIKREPORTASE.COM : Menjaga Tradisi, Mengawal Negeri





