Komite Advokasi Untuk Guru Merdeka menggelar kegiatan nonton bareng (nobar) film dokumenter berjudul “Pesta Babi” di wilayah Kabupaten Batu Bara, Sumatera Utara, Senin malam (18/5/2026).
Kegiatan tersebut berlangsung di kawasan Doorsmeer Bahagia, Desa Titi Payung, Kecamatan Air Putih, dan diikuti sekitar 30 peserta dari berbagai elemen masyarakat dan organisasi sipil.
Acara yang dimulai sekitar pukul 20.45 WIB itu diketahui dipimpin langsung oleh Ketua KORUM Kabupaten Batu Bara, M. Rafiq. Dalam sambutannya sebelum pemutaran film, ia mengajak seluruh peserta untuk menyimak isi dokumenter sebagai bahan refleksi mengenai pembangunan dan sisi kemanusiaan di Papua.
Menurutnya, pembangunan nasional harus tetap memperhatikan hak-hak masyarakat lokal dan nilai-nilai kemanusiaan. Ia juga menegaskan pentingnya dukungan terhadap program pemerintah dengan tetap memperhatikan hak asasi masyarakat Papua.
“Kita dukung program pemerintah, namun kita juga harus melihat sisi kemanusiaan dan hak-hak masyarakat Papua. Papua bukan tanah kosong,” ujar M. Rafiq di hadapan peserta nobar.
Sejumlah tokoh dan perwakilan organisasi turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Rudi Harmoko, Safii, Jamaludin, Padil, Mario Sitohang, serta Helmi.
Film dokumenter “Pesta Babi” diputar secara bersama-sama mulai pukul 20.45 WIB dan berakhir sekitar pukul 22.07 WIB. Selama kegiatan berlangsung, suasana terpantau aman, tertib, dan kondusif.
Kegiatan nobar ini dinilai menjadi ruang diskusi alternatif bagi masyarakat untuk memahami isu sosial, pembangunan, dan dinamika kehidupan masyarakat Papua melalui pendekatan film dokumenter.
Selain menjadi sarana edukasi publik, kegiatan tersebut juga diharapkan mampu membangun kesadaran kritis masyarakat terhadap persoalan kebangsaan dan hak asasi manusia di Indonesia.
(Red/Boys- 3)





