Terpilih Aklamasi dalam Muskab PMI Cilacap
CILACAP | DETIKREPORTASE.COM — Farid Ma’ruf resmi kembali menjabat sebagai Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Cilacap untuk periode 2026–2031. Penetapan tersebut diputuskan melalui Musyawarah Kabupaten (Muskab) PMI Cilacap yang digelar di Aula Markas PMI Cilacap, Selasa (27/1/2026).
Dalam proses pemilihan, hanya terdapat satu calon ketua, yakni Farid Ma’ruf. Seluruh peserta Muskab sepakat menetapkan Farid kembali memimpin PMI Cilacap melalui mekanisme musyawarah mufakat atau aklamasi.
Sekretaris PMI Kabupaten Cilacap, Sumaryo, menjelaskan bahwa proses pemilihan berjalan sesuai aturan organisasi dan mengedepankan prinsip kebersamaan.
“Karena hanya satu orang calon Ketua PMI Cilacap, maka disepakati pemilihan dilakukan dengan cara musyawarah mufakat,” ujar Sumaryo.
Kepemimpinan PMI sebagai organisasi kemanusiaan memiliki peran strategis karena berkaitan langsung dengan pelayanan publik, pengelolaan dana sosial, serta tanggung jawab hukum. Dalam konteks nasional, hal ini sejalan dengan pemberlakuan aturan pidana baru yang akan berdampak luas bagi institusi dan warga negara.
👉 Baca selengkapnya:
KUHP Baru Berlaku 2 Januari 2026 di Indonesia, Apa Dampaknya bagi Kehidupan Warga? Ini Aturan Kunci yang Wajib Dipahami Publik
Komitmen Pengelolaan Bulan Dana PMI yang Transparan
Farid Ma’ruf dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang kembali diberikan kepadanya. Ia menegaskan komitmen untuk menjaga integritas dan akuntabilitas PMI Cilacap, khususnya dalam pengelolaan Bulan Dana PMI.
“Terkait Bulan Dana PMI, akan kita kelola dengan baik insyaallah, dan tentunya kita kembalikan lagi ke masyarakat agar benar-benar bermanfaat sesuai dengan tagline kami, Terdepan dan Tercepat,” kata Farid.
Pengelolaan dana publik dan dana sosial menjadi sorotan di banyak daerah. Transparansi dan pengawasan dinilai penting untuk menjaga kepercayaan masyarakat terhadap lembaga-lembaga pelayanan publik.
Dalam skala nasional, berbagai kasus penegakan hukum menunjukkan masih adanya tantangan serius dalam tata kelola institusi. Gambaran tersebut dapat dilihat melalui catatan Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di berbagai sektor.
👉 Simak laporan nasional:
Peta Besar OTT KPK di Indonesia: Dari Pajak hingga Kepala Daerah, Begini Wajah Korupsi yang Terbongkar
Program Kemanusiaan Dilanjutkan dan Pelayanan UDD Ditingkatkan
Pada periode kepemimpinan 2026–2031, Farid Ma’ruf memastikan sejumlah program unggulan PMI Cilacap akan terus dilanjutkan. Program tersebut antara lain operasi katarak gratis, pembagian kacamata gratis, serta khitanan massal bagi masyarakat yang membutuhkan.
Selain program sosial, PMI Cilacap juga berencana meningkatkan kualitas layanan di Unit Donor Darah (UDD). Salah satu langkah yang akan ditempuh adalah penggunaan alat donor darah apheresis, yang dinilai lebih efektif untuk memenuhi kebutuhan darah tertentu.
Upaya peningkatan layanan kesehatan ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan masyarakat, baik dalam kondisi normal maupun saat terjadi situasi darurat dan bencana.
Arahan PMI Provinsi dan Tantangan Tata Kelola Sosial
Plt Kepala PMI Provinsi Jawa Tengah, Hartanto, meminta agar kepengurusan PMI Cilacap periode baru segera dibentuk dan langsung bekerja merealisasikan program yang telah direncanakan.
“Segera dibentuk kepengurusan bersama para formatur. Kemudian rencana program tadi segera diwujudkan tahun per tahun,” ujar Hartanto.
Tantangan tata kelola organisasi sosial juga tidak terlepas dari persoalan pengawasan di sektor lain. Salah satu isu nasional yang menjadi perhatian publik adalah pengelolaan subsidi dan bantuan negara, termasuk pupuk subsidi.
Baca laporan mendalam:
Skandal Pupuk Subsidi di Pelalawan – Riau: Cermin Rapuhnya Tata Kelola Subsidi dan Ujian Ketahanan Pangan Nasional
Dengan kepemimpinan baru ini, masyarakat berharap PMI Kabupaten Cilacap semakin profesional, responsif, dan konsisten menjalankan peran kemanusiaannya demi kepentingan publik.
✍️ Tim | detikreportase.com | Cilacap – Jawa Tengah
DETIKREPORTASE.COM : Kepemimpinan PMI dan Pelayanan Kemanusiaan





