BeritaPendidikanRIAU

Syafrizal, S.IP Anggota DPRD Pelalawan Dorong SMP Kelas Jauh Lubuk Keranji Timur Kembali Aktif, Dinas Pendidikan Turun Langsung

673
×

Syafrizal, S.IP Anggota DPRD Pelalawan Dorong SMP Kelas Jauh Lubuk Keranji Timur Kembali Aktif, Dinas Pendidikan Turun Langsung

Sebarkan artikel ini
Syafrizal anggota DPRD Pelalawan dan Dinas Pendidikan meninjau SMP kelas jauh Lubuk Keranji Timur
Fhoto : Anggota DPRD Pelalawan Syafrizal, S.IP bersama Plt. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Pelalawan meninjau SMP kelas jauh Lubuk Keranji Timur untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat terkait keberlanjutan pendidikan anak desa.

DPRD dan Dinas Pendidikan Menjawab Aspirasi Warga Desa

PELALAWAN | DETIKREPORTASE.COM – Harapan masyarakat Desa Lubuk Keranji Timur, Kecamatan Bandar Petalangan, terhadap keberlanjutan pendidikan anak-anak mereka akhirnya terjawab. Anggota DPRD Kabupaten Pelalawan, Syafrizal, S.IP, selaku perwakilan Komisi I DPRD Pelalawan, secara tegas mendorong agar SMP kelas jauh Lubuk Keranji Timur kembali diaktifkan setelah sebelumnya sempat ditutup dan menimbulkan keresahan luas di tengah masyarakat.

Dorongan tersebut disampaikan Syafrizal saat kunjungan langsung ke lokasi sekolah, Selasa, 13 Januari 2026, bersama Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Pelalawan, Leo Nardo, S.Pd., M.M. Kunjungan ini juga didampingi oleh Suraji, S.Pd selaku Wakil Ketua II PGRI Pelalawan/Ketua K3S Kabupaten Pelalawan, Hj. Yusnidar, S.Pd selaku Koordinator Wilayah Pendidikan Bandar Petalangan, serta H. Afrizal, S.Pd selaku Ketua PGRI Kecamatan Bandar Petalangan, bersama unsur pemerintah desa setempat.

Kunjungan tersebut merupakan respons konkret atas aspirasi warga yang sebelumnya disuarakan melalui pemberitaan DetikReportase.com terkait dampak serius penutupan sekolah terhadap akses pendidikan anak-anak desa.

 

Syafrizal: Pendidikan Anak Desa Tidak Boleh Terabaikan

Di hadapan pihak sekolah dan masyarakat, Syafrizal menegaskan bahwa SMP kelas jauh memiliki peran strategis dalam menjamin hak pendidikan anak-anak di wilayah pedesaan. Ia menilai penutupan sekolah tanpa solusi cepat merupakan kebijakan yang berpotensi merugikan masa depan generasi desa.

“Pendidikan adalah hak dasar. Anak-anak di desa tidak boleh menjadi korban kebijakan. Kelas jauh ini dibangun untuk menjawab keterbatasan akses, maka sudah seharusnya diaktifkan kembali,” tegas Syafrizal.

Ia menyoroti jarak tempuh menuju SMP induk di Bandar Petalangan yang cukup jauh, kondisi infrastruktur jalan, keterbatasan transportasi, serta beban biaya tambahan bagi orang tua. Menurutnya, jika dibiarkan, kondisi tersebut dapat menurunkan motivasi belajar dan meningkatkan risiko putus sekolah.

 

Dinas Pendidikan Pastikan Sekolah Dibuka Kembali

Plt. Kadisdikbud Pelalawan Leo Nardo, S.Pd., M.M. menyampaikan bahwa pihaknya langsung mengambil langkah cepat setelah turun ke lapangan dan mendengar aspirasi semua pihak.

“Alhamdulillah, berdasarkan hasil kesepakatan bersama, mulai Kamis, 15 Januari 2026, SMP kelas jauh Lubuk Keranji Timur resmi dibuka kembali dan kembali beraktivitas,” ungkap Leo Nardo.

Ia menegaskan bahwa kelanjutan proses pembelajaran akan langsung dilaksanakan di kelas jauh mulai Kamis pagi, sebagai bentuk tanggung jawab pemerintah daerah dalam menjamin layanan pendidikan yang adil dan merata.

 

Dukungan Penuh Unsur Pendidikan dan PGRI

Wakil Ketua II PGRI Pelalawan sekaligus Ketua K3S Kabupaten Pelalawan, Suraji, S.Pd, menegaskan bahwa PGRI dan unsur pendidikan sangat mendukung penuh diaktifkannya kembali sekolah tersebut.

“Kami melihat sekolah ini masih sangat dibutuhkan. Dari sisi psikologis anak dan efektivitas pembelajaran, sekolah yang dekat dengan lingkungan mereka jauh lebih baik,” ujarnya.

Senada dengan itu, Hj. Yusnidar, S.Pd, Korwil Pendidikan Bandar Petalangan, menyatakan bahwa pihaknya siap melakukan pendampingan teknis agar kegiatan belajar mengajar berjalan normal kembali.

“Kami akan memastikan proses pembelajaran berjalan sesuai standar dan kebutuhan sekolah,” katanya.

Sementara itu, H. Afrizal, S.Pd, Ketua PGRI Kecamatan Bandar Petalangan, menyampaikan bahwa dibukanya kembali sekolah ini menjadi bukti bahwa suara masyarakat didengar.

“Ini kemenangan bersama. Ketika semua pihak bersatu, kepentingan anak-anak menjadi prioritas utama,” tegasnya.

 

Sekolah Kelas Jauh dan Masa Depan Anak Desa

Keberadaan SMP kelas jauh Lubuk Keranji Timur selama ini menjadi tumpuan utama pendidikan lanjutan bagi anak-anak desa. Sekolah tersebut telah beroperasi lebih dari satu dekade dan lahir dari perjuangan panjang masyarakat agar anak-anak tidak terhambat melanjutkan pendidikan.

Kepala Desa Lubuk Keranji Timur menyampaikan apresiasi atas perhatian DPRD dan Dinas Pendidikan, seraya berharap keputusan pembukaan kembali sekolah benar-benar dijalankan secara berkelanjutan.

 

Harapan Publik: Sekolah Aktif, Anak Desa Terlindungi

Dengan adanya kesepakatan resmi pembukaan kembali sekolah mulai Kamis, 15 Januari 2026, masyarakat menyambut keputusan ini dengan rasa syukur.

Keputusan tersebut dinilai sebagai bukti nyata kehadiran negara dalam menjamin hak pendidikan hingga ke pelosok desa. SMP kelas jauh Lubuk Keranji Timur diharapkan kembali menjadi ruang belajar yang aman, nyaman, dan membangun masa depan anak-anak desa.

✍️ Diky HR | detikreportase.com | Pelalawan – Riau

DETIKREPORTASE.COM : Pendidikan Desa, Hak Anak, Masa Depan Bangsa

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250