BeritaSulawesi Selatan

Wakil Bupati Jeneponto Tinjau Rumah Tak Layak Huni di Bontoramba, Warga Harap Bedah Rumah Segera Direalisasikan

523
×

Wakil Bupati Jeneponto Tinjau Rumah Tak Layak Huni di Bontoramba, Warga Harap Bedah Rumah Segera Direalisasikan

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Jeneponto Islam Iskandar meninjau rumah tidak layak huni milik warga di Dusun Borongkeloro, Kecamatan Bontoramba
Fhoto : Wakil Bupati Jeneponto Islam Iskandar saat meninjau langsung kondisi rumah warga di Dusun Borongkeloro, Desa Batujala, Kecamatan Bontoramba, yang diusulkan masuk program bedah rumah, Selasa (20/01/2026).

Kunjungan Wakil Bupati Di Tengah Permukiman Warga

JENEPONTO | DETIKREPORTASE.COM – Kepedulian Pemerintah Kabupaten Jeneponto terhadap kondisi sosial masyarakat kembali terlihat melalui kunjungan langsung Wakil Bupati Jeneponto, Islam Iskandar, ke Dusun Borongkeloro, Desa Batujala, Kecamatan Bontoramba, Selasa, 20 Januari 2026. Kunjungan tersebut menyasar rumah warga yang dinilai sudah tidak layak huni dan membutuhkan penanganan segera dari pemerintah daerah.

Kedatangan Wakil Bupati disambut penuh haru dan kebahagiaan oleh warga setempat. Bagi masyarakat Dusun Borongkeloro, kehadiran orang nomor dua di Kabupaten Jeneponto itu menjadi harapan baru di tengah keterbatasan hidup yang selama ini mereka rasakan. Wakil Bupati tampak menyapa warga, berdialog langsung, dan melihat dari dekat kondisi lingkungan permukiman yang sebagian besar dihuni oleh keluarga prasejahtera.

 

Rumah Dg Rannu Jadi Perhatian Serius Pemerintah

Salah satu rumah yang ditinjau langsung adalah milik Dg Rannu. Kondisi rumah tersebut dinilai sudah tidak memenuhi standar kelayakan huni. Dinding yang lapuk, atap yang nyaris roboh, serta lantai yang tidak layak menjadi gambaran nyata kondisi tempat tinggal Dg Rannu bersama keluarganya.

Melihat kondisi tersebut, Wakil Bupati Jeneponto langsung mengambil langkah cepat dengan menghubungi kepala bidang terkait agar rumah Dg Rannu dapat segera diusulkan masuk ke dalam program bedah rumah. Ia menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak boleh menutup mata terhadap kondisi warganya yang hidup dalam keterbatasan dan membutuhkan hunian yang aman serta layak.

Menurut Wakil Bupati, program bedah rumah merupakan salah satu bentuk kehadiran negara dalam menjamin hak dasar masyarakat, khususnya hak untuk tinggal di rumah yang layak dan manusiawi. Ia juga meminta perangkat desa dan kecamatan agar aktif melakukan pendataan warga yang kondisi rumahnya sudah tidak layak huni.

 

Kisah Jumanai, Setahun Tinggal Menumpang Akibat Rumah Roboh

Selain rumah Dg Rannu, Wakil Bupati Jeneponto juga meninjau rumah warga lain bernama Jumanai, yang lokasinya tidak jauh dari rumah Dg Rannu. Kondisi Jumanai bahkan lebih memprihatinkan. Rumah yang pernah ia tempati dilaporkan telah roboh sejak sekitar satu tahun lalu, sehingga memaksanya untuk tinggal menumpang di rumah kerabatnya.

Jumanai diketahui hidup dalam keterbatasan ekonomi yang cukup berat. Ia tidak memiliki sawah maupun kebun sebagai sumber penghasilan tetap. Kondisi fisiknya yang sudah tidak memungkinkan untuk bekerja berat membuatnya hanya bisa mengandalkan pekerjaan ringan sebagai buruh tani, itu pun tidak setiap hari tersedia.

Dengan penghasilan yang sangat terbatas, Jumanai harus mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari bersama sang istri. Harapan untuk membangun kembali rumahnya hampir tidak mungkin terwujud tanpa adanya bantuan dari pemerintah. Kondisi inilah yang membuat kunjungan Wakil Bupati menjadi momen penuh harapan bagi Jumanai dan keluarganya.

 

Harapan Warga dan Tanggung Jawab Pemerintah Daerah

Kunjungan Wakil Bupati Jeneponto ke Dusun Borongkeloro diharapkan tidak berhenti sebatas peninjauan, tetapi berlanjut pada langkah konkret dan realisasi bantuan. Warga berharap pemerintah daerah benar-benar menjadikan persoalan rumah tidak layak huni sebagai prioritas, terutama bagi warga miskin dan lanjut usia yang tidak lagi memiliki kemampuan ekonomi memadai.

Wakil Bupati dalam kesempatan tersebut menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk terus memperjuangkan program-program bantuan yang menyentuh langsung kebutuhan dasar masyarakat. Ia juga mengajak seluruh elemen pemerintah, mulai dari desa hingga kabupaten, untuk bersinergi dalam memastikan tidak ada warga Jeneponto yang tinggal di rumah yang membahayakan keselamatan jiwa.

Bagi warga Dusun Borongkeloro, kunjungan ini menjadi simbol harapan dan bukti bahwa suara masyarakat kecil masih didengar. Mereka berharap program bedah rumah benar-benar direalisasikan, sehingga Dg Rannu, Jumanai, dan warga lainnya dapat hidup dengan lebih layak, aman, dan bermartabat di tanah kelahiran mereka sendiri.

 

Ikuti Saluran WhatsApp Detikreportase.com

Agar tidak tertinggal berita penting, isu hukum, dan laporan publik pilihan langsung dari redaksi.

Tanpa spam. Ringkas. Terpercaya.

📲 Gabung di sini: https://whatsapp.com/channel/0029VbBRVcA3mFYAtoCNkg0N

 

✍️ Tim | detikreportase.com | Jeneponto – Sulawesi Selatan

DETIKREPORTASE.COM : Kepedulian Sosial dan Hunian Layak Warga

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250