BeritaNusa Tenggara Timur

Wabup Sikka Tegur OPD dan Camat: PAD Seret, PBB dan Retribusi Sampah Jadi Sorotan!

349
×

Wabup Sikka Tegur OPD dan Camat: PAD Seret, PBB dan Retribusi Sampah Jadi Sorotan!

Sebarkan artikel ini

SIKKA |DETIKREPORTASE.COM

– Wakil Bupati Sikka, Ir. Simon Subandi Supriadi, memimpin langsung Rapat Koordinasi penting bersama para pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan camat se-Kabupaten Sikka pada Rabu, 11 Juni 2025. Bertempat di Ruang Egon, Lantai 3 Kantor Bupati Sikka, agenda utama rapat membahas satu hal krusial: realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang masih jauh dari target.

Didampingi Sekda Sikka, Adrianus Firminus Parera, S.E, M.Si, Wabup Simon menegaskan bahwa percepatan capaian PAD sangat menentukan keberlanjutan program pembangunan di daerah. Ia meminta semua unsur pemerintahan di daerah, mulai dari OPD hingga camat, untuk mengawal capaian PAD secara serius di tengah berbagai hambatan yang sedang dihadapi.

PBB Alok-Anjlok, Retribusi Sampah Baru 50 Persen

Dalam penyampaiannya, Wabup Simon menyentil secara tegas kinerja sektor pajak dan retribusi, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Alok, Alok Barat, dan Alok Timur yang masih jauh dari target. Selain itu, ia juga menyoroti retribusi sampah yang baru terserap sekitar 50 persen dari target, menandakan perlunya kerja ekstra dari perangkat daerah terkait.

“Ini bukan semata angka, tapi menyangkut keberlangsungan program daerah. Mari kita kerja lebih terarah dan responsif,” tegas Wabup Simon di hadapan peserta rakor.

Tak hanya sektor pajak dan retribusi, sektor pertanahan juga disorot. Wakil Bupati menekankan pentingnya pendataan tanah bersertifikat dan belum bersertifikat, yang masih tersimpan di Badan Pertanahan. Tercatat, ada sekitar 400 bidang tanah belum bersertifikat yang jika ditertibkan bisa mendorong kontribusi PAD secara signifikan.

Target Semester I: Minimal 50 Persen!

Kepala Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Sikka, Yosef Benyamin, SH, dalam paparannya menyampaikan bahwa realisasi PAD triwulan I tahun 2025 baru mencapai 24,50 persen. Ia mengakui capaian itu masih jauh dari ideal dan menargetkan agar pada semester I bisa menembus angka 40 hingga 50 persen.

“Kita butuh kerja sama lintas sektor untuk dorong target PAD ini. Jangan sampai kendor, apalagi menjelang pembahasan APBD perubahan,” ujar Benyamin.

Tegaskan Visi RPJMD dan Program Sosial Prioritas

Selain evaluasi PAD, rapat koordinasi juga membahas Rancangan Awal (Ranwal) RPJMD Kabupaten Sikka 2025-2029. Wabup Simon menyampaikan apresiasi kepada Kepala BAPERIDA dan tim penyusun RPJMD. Ia menekankan agar seluruh OPD menyusun rencana kerja sesuai visi dan misi kepala daerah yang telah dituangkan dalam Ranwal tersebut.

Beberapa program prioritas turut ditegaskan, antara lain: program 1 KK 1 Sarjana untuk keluarga miskin ekstrem, penyelesaian pembangunan rumah layak huni, dan validasi data keluarga miskin.

“Terima kasih kepada Kepala BAPERIDA dan seluruh tim. RPJMD ini akan menjadi arah pembangunan lima tahun ke depan, mari kita kerja dengan arah yang sama,” kata Wakil Bupati.

Rakor ini dihadiri penuh oleh Sekda Sikka, para pimpinan OPD pengelola PAD, dan seluruh camat dari 21 kecamatan yang ada di Kabupaten Sikka.

✍️ Yuven Fernandez| detikrelortase.com| NTT

DETİKREPORTASE.COM – Mengabarkan Fakta, Menyalakan Perubahan Daerah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250