Pihak sekolah bersama komite sampaikan program dan pemanfaatan dana BOS secara terbuka.
PURWOREJO — DETIKREPORTASE.COM | Komitmen transparansi tata kelola pendidikan ditunjukkan secara nyata oleh jajaran SMP Negeri 16 Purworejo melalui pemaparan program kerja serta sosialisasi penggunaan anggaran Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di hadapan ratusan orang tua dan wali siswa, Sabtu (17/10/2026).
Kegiatan sosialisasi yang berlangsung di lingkungan sekolah tersebut menjadi ruang dialog terbuka untuk menyampaikan berbagai agenda pendidikan yang telah maupun akan dilaksanakan, mencakup standar penilaian, standar pembiayaan, hingga pengelolaan sarana prasarana sekolah secara komprehensif.
Penjelasan Program dan Prinsip Akuntabilitas Dana BOS
Pemaparan materi disampaikan langsung oleh Kepala SMP Negeri 16 Purworejo, Dwi Retno Untari, S.Pd. Dalam forum tersebut, ia menekankan pentingnya akuntabilitas publik dalam setiap rupiah pemanfaatan dana BOS agar tepat sasaran demi peningkatan mutu pembelajaran siswa.
Pihak sekolah mengurai secara terperinci pos-pos alokasi pembiayaan guna menunjang kegiatan operasional dan peningkatan mutu sarana belajar mengajar.
“Pengelolaan sekolah bukan hanya mengenai bagaimana anggaran digunakan, tetapi bagaimana setiap program benar-benar diarahkan untuk mendukung proses pembelajaran dan meningkatkan kualitas layanan pendidikan bagi siswa,” ujar Dwi Retno Untari.
Ia menambahkan bahwa keterbukaan informasi publik merupakan pondasi utama dalam membina kepercayaan (trust) yang kuat antara pihak lembaga sekolah, komite, dan para orang tua murid.
Komite Tegaskan Sumbangan Bersifat Sukarela Tanpa Patokan
Dalam kesempatan yang sama, Ketua Komite Sekolah SMPN 16 Purworejo, Muchtarom, S.Pd., memberikan penegasan terkait partisipasi masyarakat. Pihaknya menjamin tidak ada paksaan maupun penetapan nominal sumbangan tertentu bagi wali murid.
“Mau menyumbang, silakan. Tidak pun tidak apa-apa. Kami tidak menentukan nominal, apalagi mengikat,” tegas Muchtarom di hadapan para wali siswa.
Penjelasan transparan ini disambut hangat oleh para wali murid yang hadir. Sejumlah orang tua secara sukarela menyatakan kesiapan mendukung program sekolah sesuai kemampuan masing-masing tanpa merasa terbebani.
Rangkaian acara kemudian ditutup dengan pembagian hasil tes perkembangan akademik siswa sebagai bahan evaluasi bersama antara guru dan orang tua.
Membangun Kemitraan Pendidikan yang Sehat dan Transparan
Langkah SMP Negeri 16 Purworejo dalam memaparkan alokasi dana BOS serta program sekolah secara terbuka patut menjadi contoh baik bagi lembaga pendidikan lainnya. Transparansi pembiayaan tidak hanya menghilangkan prasangka publik, melainkan juga menumbuhkan rasa memiliki (sense of belonging) dari orang tua murid terhadap kemajuan sekolah. Sinergi yang harmonis antara kepala sekolah, guru, komite, dan orang tua merupakan kunci utama menciptakan lingkungan belajar yang kondusif, akuntabel, dan berorientasi penuh pada masa depan anak didik.
✍ Reportase : Widianto (Aan) | Editor : Redaksi | Purworejo – Jawa Tengah.
DETIKREPORTASE.COM — Mengawal Transparansi Pendidikan, Mendorong Tata Kelola Sekolah Akuntabel.





