BeritaSulawesi Selatan

SMAN 1 Soppeng Raih Juara Umum Tingkat Penegak Perkemahan Kwarran Lalabata

345
×

SMAN 1 Soppeng Raih Juara Umum Tingkat Penegak Perkemahan Kwarran Lalabata

Sebarkan artikel ini

Semangat Pramuka di Bumi Latemmamala

SOPPENG | DETIKREPORTASE.COM – Suasana penuh semangat mewarnai kegiatan Perkemahan Pramuka Kwarran Lalabata yang digelar di kawasan wisata alam Waduk Ompo, Kabupaten Soppeng. Kegiatan tahunan yang selalu dinanti ini berlangsung sejak awal pekan dengan mengusung tema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju.”

Ribuan peserta dari berbagai sekolah hadir mengikuti beragam kegiatan yang dirancang untuk menanamkan nilai-nilai karakter, kebangsaan, serta keterampilan kepramukaan. Tenda-tenda warna-warni berjejer rapi di tepian Waduk Ompo, menciptakan pemandangan yang tak hanya indah dipandang, tetapi juga sarat makna kebersamaan.

SMAN 1 Soppeng Pertahankan Juara Umum

Salah satu sorotan utama adalah keberhasilan SMAN 1 Soppeng yang kembali menyabet Juara Umum Tingkat Penegak tahun 2025. Prestasi ini semakin istimewa karena sekolah tersebut berhasil mempertahankan piala bergilir selama dua tahun berturut-turut.

Momen pengumuman juara disambut sorak-sorai peserta dan tepuk tangan meriah dari para pendukung. Para anggota Pramuka SMAN 1 Soppeng tampak berpelukan penuh haru, menandai kemenangan yang lahir dari kerja keras dan kekompakan tim.

> “Prestasi ini adalah buah dari dedikasi dan disiplin adik-adik Pramuka. Kami berharap capaian ini tidak hanya menjadi kebanggaan, tetapi juga motivasi untuk terus berkarya dan berkontribusi bagi masyarakat,” ungkap Andi Muliyadi, pembina Pramuka SMAN 1 Soppeng, dengan wajah penuh bangga.

Ia menambahkan bahwa keberhasilan tersebut bukanlah sesuatu yang instan, melainkan hasil dari proses panjang, usaha konsisten, serta kesungguhan seluruh anggota dan pembina.

Ajang Pembentukan Karakter

Lebih dari sekadar perlombaan, perkemahan ini menjadi wadah aktualisasi nilai-nilai luhur Dasa Darma Pramuka. Selama perkemahan, peserta diajak mengikuti berbagai kegiatan seperti lomba ketangkasan, pengetahuan umum, keterampilan survival, pentas seni budaya, hingga bakti sosial kepada masyarakat sekitar.

Setiap kegiatan dirancang untuk menanamkan nilai disiplin, kepemimpinan, kerjasama, serta kepedulian sosial. Para peserta didorong agar tidak hanya terampil secara teknis, tetapi juga berintegritas dalam bersikap dan bertindak.

“Perkemahan seperti ini penting bagi pembinaan karakter generasi muda. Mereka belajar hidup mandiri, menghargai alam, dan saling membantu antar sesama. Inilah inti dari pendidikan kepramukaan,” ujar salah seorang panitia Kwarran Lalabata.

Semangat Kebersamaan di Waduk Ompo

Kegiatan yang dipusatkan di Waduk Ompo tidak hanya menyajikan nuansa pendidikan, tetapi juga memperkuat rasa kebersamaan antaranggota Pramuka dari berbagai sekolah. Malam api unggun menjadi salah satu momen yang paling ditunggu, di mana seluruh peserta berkumpul dalam lingkaran besar, menyanyikan yel-yel penuh semangat, dan merenungkan nilai persaudaraan.

Sejumlah penampilan seni dan budaya dari peserta perkemahan turut memeriahkan suasana. Dari tarian tradisional, puisi kebangsaan, hingga drama singkat bertema cinta tanah air, semuanya disambut hangat oleh peserta dan pembina.

Relevansi Kepramukaan di Era Modern

Meski zaman terus berkembang dengan digitalisasi, kegiatan kepramukaan terbukti tetap relevan dan berdampak positif bagi generasi muda. Dengan beragam aktivitas di alam terbuka, Pramuka melatih mental, fisik, serta kemampuan sosial yang tidak bisa sepenuhnya diperoleh di dalam kelas.

Kwarran Lalabata menegaskan bahwa perkemahan bukan hanya soal kompetisi, melainkan juga membangun jiwa nasionalisme dan bela negara. Semangat kebersamaan yang tumbuh di tenda-tenda perkemahan diharapkan menjadi bekal berharga bagi generasi muda dalam menghadapi tantangan masa depan.

Harapan untuk Generasi Muda

Penutupan perkemahan ditandai dengan pengibaran bendera Kwarran Lalabata dan penyerahan piala bergilir kepada SMAN 1 Soppeng. Para peserta pulang dengan wajah penuh semangat, membawa pengalaman, pelajaran, dan kebanggaan tersendiri.

Dengan capaian tersebut, SMAN 1 Soppeng tidak hanya membuktikan kualitas pembinaan kepramukaannya, tetapi juga memberi teladan bagi sekolah-sekolah lain di Kabupaten Soppeng.

> “Kami ingin prestasi ini menjadi inspirasi. Bahwa dengan kerja sama, disiplin, dan semangat kebersamaan, semua tantangan bisa dilalui,” pungkas Andi Muliyadi.

Perkemahan Kwarran Lalabata 2025 pun menegaskan kembali pesan sederhana namun mendalam: Pramuka adalah sekolah kehidupan, tempat di mana generasi muda ditempa menjadi pribadi yang tangguh, berintegritas, dan peduli terhadap bangsa serta lingkungannya.

✍️ Andi Rosha | detikreportase.com | Soppeng – Sulawesi Selatan

DETIKREPORTASE.COM: Independen, Humanis, Membangun Negeri

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250