Ny. Fista Sambuari Kago Kunjungi Panti Asuhan St. Aloysius Susteran Alma Maumere Berikan Sentuhan Kehangatan
MAUMERE, SIKKA — DETIKREPORTASE.COM | Kehadiran seorang ibu senantiasa membawa kehangatan dan keteduhan bagi siapa saja di sekitarnya. Suasana penuh haru dan keakraban tersebut tampak jelas ketika Ny. Fista Sambuari Kago hadir di tengah-tengah anak-anak penyandang disabilitas di Panti Asuhan St. Aloysius Susteran Alma Maumere, pada Senin (7/9/2026).
Istri Bupati Sikka yang juga menjabat sebagai Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Sikka ini tidak hanya hadir sekadar membawa bantuan materi semata. Ia memilih untuk berinteraksi secara langsung, mulai dari menyapa dengan ramah, berbincang hangat, bermain bersama, hingga memberikan pelukan kasih kepada anak-anak panti.
Senyum dan tawa riang dari anak-anak penyandang disabilitas menghiasi jalannya kunjungan, memperlihatkan bahwa mereka merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari denyut kehidupan sosial di Kabupaten Sikka. Dalam kesempatan tersebut, Fista turut menyerahkan bantuan berupa paket sembako serta berbagai kebutuhan pokok guna menunjang keseharian anak-anak di panti asuhan.
Bagi Fista, wujud kepedulian terhadap penyandang disabilitas tidak cukup hanya diukur dari besarnya bantuan materi, melainkan kehadiran fisik serta dukungan moral agar mereka senantiasa merasa diterima, dicintai, dan dihargai martabatnya.
Tegaskan Penyandang Disabilitas Bukan Objek Belas Kasihan
Di hadapan para pengurus dan anak-anak panti, Fista menegaskan secara tegas bahwa segala keterbatasan fisik maupun mental yang dimiliki oleh anak-anak penyandang disabilitas tidak boleh menjadikan mereka dipandang sebelah mata atau sekadar dijadikan objek belas kasihan semata.
“Mereka bukan objek belas kasihan. Mereka adalah bagian dari keluarga besar kita, bagian dari masyarakat Kabupaten Sikka yang harus kita cintai, kita perhatikan dan kita dukung,” ungkap Fista penuh kehangatan.
Ia menambahkan, setiap anak tanpa terkecuali memiliki hak dan martabat yang setara untuk dapat tumbuh kembang secara wajar, mendapatkan curahan kasih sayang yang utuh, mengembangkan potensi diri, serta memperoleh kesempatan yang adil dalam kehidupan bermasyarakat.
Rasa haru mendalam turut menyelimuti perasaan Fista saat ia berkesempatan memeluk dan berbagi kebahagiaan secara langsung dengan anak-anak istimewa tersebut.
“Saya bersyukur bisa hadir di sini, bertemu, bermain, memeluk dan berbagi bersama anak-anak. Bagi saya, mereka adalah anak-anak kita semua,” ujarnya.
Kepedulian Sosial Sederhana yang Membangun Rasa Diterima
Kunjungan penuh makna ini menjadi pengingat penting bagi seluruh lapisan masyarakat bahwa bentuk kepedulian sosial tidak melulu harus diwujudkan dalam hal-hal yang megah atau bernilai besar.
Sapaan ramah, perhatian tulus, serta pelukan sederhana sering kali sudah lebih dari cukup untuk memberikan rasa aman dan diterima bagi mereka yang membutuhkan dukungan ekstra dalam menjalani hari-harinya.
Pemerintah bersama elemen masyarakat di Kabupaten Sikka diharapkan dapat terus menumbuhkan semangat inklusivitas dan kepedulian terhadap kaum disabilitas. Mereka bukanlah kelompok yang harus disisihkan dari ruang publik, melainkan bagian berharga dari masyarakat yang memiliki hak penuh untuk berkembang, berkarya, dan mengambil peran positif.
Penutup: Merawat Kesetaraan dan Hak Anak Bangsa di Sikka
Rangkaian kunjungan kasih ini ditutup dengan kebersamaan antara pengurus panti, anak-anak, dan rombongan TP PKK Kabupaten Sikka. Melalui momentum ini, pesan tentang pentingnya kesetaraan hak penyandang disabilitas kembali digaungkan dengan kuat dari bumi Maumere.
✍️ Penulis : Yuven Fernandez (Kontributor Detikreportase.com) | Editor : Redaksi | Maumere – Sikka.
DETIKREPORTASE.COM — Sentuhan Kasih untuk Anak Disabilitas, Meneguhkan Hak dan Kesetaraan.





