Koordinasi dan Evaluasi Kinerja PPS di Kabupaten Bogor
BOGOR | DETIKREPORTASE.COM – Seluruh anggota Penyuluh Perikanan Swadaya (PPS) Kabupaten Bogor mengikuti rapat kinerja yang diadakan oleh Dinas Perikanan dan Peternakan (Disnakan) Kabupaten Bogor bertempat di Gedung Instalasi Karantina Ikan Hias Laladon, Bogor, Jawa Barat.
Rapat strategis tersebut dihadiri langsung oleh Sekretaris Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Bogor, Ibu Irma, Kepala Bidang Perikanan Bapak H. Rohman, serta para kepala UPT Perikanan dan Peternakan se-Kabupaten Bogor. Pertemuan ini bertujuan untuk mengevaluasi serta meningkatkan efektivitas kinerja para penyuluh dalam mendampingi masyarakat pembudidaya ikan di lapangan.
Penting Diketahui: Memahami regulasi serta pentingnya tata kelola pangan dan pengawasan sektor ekonomi kerakyatan merupakan kunci pembangunan daerah. Simak aturan dan informasi hukum selengkapnya di sini: https://detikreportase.com/kuhp-baru-berlaku-2-januari-2026-di-indonesia-apa-dampaknya-bagi-kehidupan-warga-ini-aturan-kunci-yang-wajib-dipahami-publik/
Pemantapan Sistem Pelaporan Digital dan Manual
Agenda utama dalam rapat tersebut membahas tentang peningkatan kinerja Penyuluh Perikanan Swadaya (PPS) serta pemantapan pelaporan secara digital melalui tautan (link) khusus yang telah disiapkan oleh instansi terkait.
Menurut Ilman selaku panitia kegiatan dari Disnakan Kabupaten Bogor, penerapan sistem pelaporan berbasis digital ini dibuat untuk mempermudah rekan-rekan PPS dalam menyampaikan laporan kegiatan di lapangan secara cepat dan transparan. Kendati demikian, ia juga menegaskan bahwa pelaporan secara manual tetap harus dibuat sebagai bentuk administrasi penunjang yang tertib.
Analisis Ketahanan Pangan: Penguatan sektor perikanan dan pertanian mandiri di tingkat desa menjadi pilar penting dalam menjaga stabilitas ekonomi kerakyatan. Pelajari bagaimana tantangan ketahanan pangan diulas dalam laporan mendalam kami: https://detikreportase.com/peta-besar-ott-kpk-di-indonesia-dari-pajak-hingga-kepala-daerah-begini-wajah-korupsi-yang-terbongkar/
Apresiasi Dinas dan Komitmen Penyerapan Aspirasi Lapangan
Sementara itu, Kabid Perikanan Disnakan Kabupaten Bogor, Bapak H. Rohman, menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh jajaran PPS yang selama ini telah membantu menyukseskan program pemerintah dalam memberikan penyuluhan kepada masyarakat yang bergerak di bidang perikanan.
Ia juga menegaskan bahwa aspirasi dan kebutuhan riil di lapangan yang disampaikan oleh para PPS akan menjadi agenda penting di dinas. “Apa yang disampaikan tentang kebutuhan di lapangan untuk meningkatkan budidaya ikan, insya Allah kami bahas bersama di Dinas Perikanan dan Peternakan,” tegasnya.
Peran Strategis Paguyuban PPS dan Penguatan Sektor Perikanan
Ketua Paguyuban PPS, H. Reja, menyampaikan bahwa kegiatan rapat kinerja ini sangat penting untuk menjembatani penyampaian kebutuhan rekan-rekan PPS di lapangan sekaligus menjaga tali silaturahmi yang erat antara para penyuluh dan pihak Disnakan Kabupaten Bogor.
Kehadiran Penyuluh Perikanan Swadaya terbukti sangat membantu masyarakat pembudidaya ikan, baik perorangan maupun kelompok, dalam mengoptimalkan hasil budidaya serta menyampaikan berbagai kendala teknis kepada dinas terkait. Sinergi yang kuat ini diharapkan mampu mendongkrak produktivitas sektor perikanan daerah, sejalan dengan komitmen pengawasan dan transparansi tata kelola anggaran pembangunan: https://detikreportase.com/skandal-pupuk-subsidi-di-pelalawan-riau-cermin-rapuhnya-tata-kelola-subsidi-dan-ujian-ketahanan-pangan-nasional/
✍️ Reporter : Irwan | detikreportase.com | Bogor – Jawa Barat
DETIKREPORTASE.COM : Mengawal Kebenaran, Menjaga Demokrasi





