Gotong Royong Jadi Pondasi Gerakan Sosial Dari Desa
MUARA ENIM | DETIKREPORTASE.COM – Program Sarjana Bina Desa (SBD) kembali menunjukkan eksistensinya sebagai motor penggerak perubahan sosial di tingkat desa. Kali ini, SBD berkolaborasi dengan BAZNAS Kabupaten Muara Enim dan MPD Peduli dalam sebuah kegiatan sosial dan pemberdayaan masyarakat yang digelar di Desa Tanjung Serian, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan, Sabtu (3/1/2026).
Kolaborasi lintas elemen ini menjadikan semangat gotong royong sebagai pondasi utama dalam membangun kesejahteraan masyarakat dari akar rumput. Sejak pagi hari, para relawan dan petugas lapangan tampak menyatu dengan warga, menyalurkan bantuan sosial sekaligus menggelar berbagai aktivitas pembinaan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat desa.
Program yang dilaksanakan tidak hanya berfokus pada bantuan jangka pendek, tetapi juga diarahkan pada penguatan nilai sosial, keagamaan, dan kemandirian ekonomi. Kehadiran SBD bersama BAZNAS dan MPD Peduli disambut hangat oleh warga yang merasa diperhatikan secara nyata, bukan sekadar dijadikan objek kegiatan seremonial.
Bantuan Sosial Hingga Edukasi, Menyentuh Kebutuhan Nyata Warga
Kegiatan kolaboratif ini mencakup pembagian bantuan sosial bagi warga kurang mampu, penyaluran Al-Qur’an dan buku Iqra, pembinaan generasi muda, serta edukasi literasi ekonomi dan keagamaan. Seluruh rangkaian kegiatan dirancang untuk menjawab persoalan mendasar yang dihadapi masyarakat desa, mulai dari kebutuhan pangan, penguatan moral, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia.
Warga penerima bantuan mengaku merasakan manfaat langsung dari program tersebut. Tidak hanya bantuan fisik, tetapi juga pendampingan dan perhatian yang diberikan menjadi penyemangat tersendiri di tengah kondisi ekonomi yang masih penuh tantangan.
Salah satu petugas Sarjana Bina Desa, Rudi, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian para sarjana muda terhadap kemajuan desa. Menurutnya, desa tidak boleh terus dipandang sebagai wilayah tertinggal, melainkan sebagai pusat pembangunan yang harus diperkuat dari dalam.
“Kami ingin membuktikan bahwa sarjana tidak hanya bekerja di kota, tetapi juga bisa kembali ke desa dan menjadi agen perubahan. Dengan dukungan BAZNAS dan MPD Peduli, semangat kami untuk mengabdi dan berbuat nyata bagi masyarakat desa semakin kuat,” ujar Rudi di sela kegiatan.
Apresiasi Pemerintah Desa dan Harapan Keberlanjutan Program
Langkah kolaboratif yang dilakukan SBD, BAZNAS, dan MPD Peduli mendapat apresiasi dari pemerintah desa setempat. Salah satu perangkat Desa Tanjung Serian, Khairullah, menilai kegiatan ini membawa energi positif dan harapan baru bagi masyarakat.
“Kami melihat energi luar biasa dari para Sarjana Bina Desa Kabupaten Muara Enim. Mereka datang bukan hanya membawa bantuan, tetapi juga semangat, pengetahuan, dan kepedulian. Kolaborasi seperti ini harus terus dijaga karena mampu menciptakan dampak sosial yang nyata bagi masyarakat,” ungkap Khairullah.
Ia berharap program seperti ini tidak berhenti pada satu momentum, melainkan dapat berkelanjutan dan menjangkau lebih banyak desa di Kabupaten Muara Enim. Menurutnya, sinergi antara pemuda terdidik, lembaga zakat, dan komunitas sosial merupakan kekuatan besar dalam membangun ketahanan sosial di desa.
Membangun Dari Desa, Menuju Kemandirian dan Keberdayaan
Melalui kegiatan ini, SBD, BAZNAS Kabupaten Muara Enim, dan MPD Peduli menegaskan komitmen untuk terus bersinergi dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Fokus utama diarahkan pada penguatan ketahanan sosial, peningkatan kesadaran gotong royong, serta pembentukan karakter generasi muda yang berdaya dan peduli terhadap lingkungannya.
Semangat “Membangun dari Desa” menjadi benang merah dari seluruh rangkaian kegiatan. SBD memposisikan diri sebagai jembatan antara akademisi muda dan masyarakat, menghadirkan ilmu pengetahuan dan nilai pengabdian secara langsung di tengah warga.
Kolaborasi ini sekaligus menjadi bukti bahwa pembangunan desa tidak harus selalu bergantung pada proyek besar, tetapi bisa dimulai dari langkah-langkah sederhana yang konsisten dan tepat sasaran. Pertanyaannya kini, sejauh mana model kolaborasi seperti ini dapat direplikasi dan diperluas untuk menjangkau lebih banyak desa di Muara Enim dan daerah lainnya?
✍️ Rudi | detikreportase.com | Muara Enim – Sumatera Selatan
DETIKREPORTASE.COM : Membangun Desa, Menguatkan Kepedulian, Menyalakan Harapan





