Kapolres: Perkuat pendampingan nyata bagi masyarakat.
NGAWI — DETIKREPORTASE.COM | Jajaran Kepolisian Resor (Polres) Ngawi, Polda Jawa Timur, menorehkan pencapaian membanggakan dalam penguatan program perlindungan sosial di tingkat akar rumput. Seluruh wilayah di Kabupaten Ngawi kini resmi mencatatkan capaian 100 persen dalam pembentukan Agen Perlindungan Sosial (Perlinsos).
Berdasarkan data terbaru per Sabtu (3/10/2026), sebanyak 217 desa dan kelurahan yang tersebar di seluruh penjuru Kabupaten Ngawi telah memiliki perwakilan Agen Perlinsos guna memperluas akses pelayanan dan pendampingan sosial bagi masyarakat.
Jangkau 19 Polsek Jajaran di Kabupaten Ngawi
Capaian seratus persen ini merata di seluruh wilayah operasional yang membawahi 19 Polsek jajaran Polres Ngawi. Mulai dari wilayah perkotaan hingga perbatasan, seperti Polsek Pitu, Pangkur, Gerih, Widodaren, Paron, Kwadungan, Kendal, Karangjati, Ngrambe, Karanganyar, Bringin, Sine, Padas, Geneng, Mantingan, Kasreman, Kedunggalar, Jogorogo, hingga Polsek Ngawi Kota.
Dengan terbentuknya Agen Perlinsos di tiap-tiap desa dan kelurahan, alur koordinasi lintas sektor diharapkan menjadi jauh lebih efektif. Hal ini krusial dalam mempercepat penyampaian informasi program sosial pemerintah serta mempermudah penanganan aduan maupun pendampingan langsung bagi warga yang membutuhkan.
Pesan Kapolres: Jangan Berhenti di Angka Seratus Persen
Menanggapi keberhasilan tuntasnya pembentukan agen tersebut, Kapolres Ngawi AKBP Prayoga Angga Widyatama, S.I.K., M.Si., mengapresiasi kerja keras seluruh jajarannya. Kendati demikian, ia mengingatkan agar capaian angka 100 persen ini tidak lantas membuat jajaran kepolisian berpuas diri.
“Capaian 100 persen ini merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran. Namun, kita tidak berhenti di angka tersebut, harus segera ditindaklanjuti melalui koordinasi dan pendampingan, sehingga seluruh desa dan kelurahan dapat terjangkau secara optimal,” tegas AKBP Prayoga, Sabtu (3/10/2026).
Pihaknya menginstruksikan agar fungsi monitoring dan evaluasi terus digalakkan secara berkala di lapangan. Setiap kendala yang dihadapi oleh para agen di desa diminta untuk segera diidentifikasi dan diselesaikan melalui sinergi bersama pemerintah desa, kelurahan, serta stakeholder terkait.
Kehadiran Agen Perlinsos di seluruh pelosok Ngawi ini diharapkan mampu menjadi jembatan komunikasi yang efektif antara warga dan institusi pelayanan sosial, sehingga semangat kepolisian untuk senantiasa hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dapat terwujud secara berkelanjutan.
✍ Reportase : Daen | Editor : Redaksi | Ngawi – Jawa Timur.
DETIKREPORTASE.COM — Mengawal Informasi, Menyuarakan Kepentingan Publik.





