BeritaRIAU

PLTA Koto Panjang Kendalikan Kenaikan Outflow, Bagaimana Dampaknya bagi Masyarakat Hilir?

583
×

PLTA Koto Panjang Kendalikan Kenaikan Outflow, Bagaimana Dampaknya bagi Masyarakat Hilir?

Sebarkan artikel ini
Waduk Koto Panjang, Kampar Riau dengan kondisi elevasi tinggi dan turbin beroperasi.
Fhoto : Kondisi Waduk Koto Panjang menunjukkan elevasi 81,59 mdpl pada 11 Januari 2026, pemantauan dilakukan terus-menerus oleh manajemen PLTA.

Perkembangan Terbaru Waduk Koto Panjang

PEKANBARU | DETIKREPORTASE.COM – Kondisi Waduk Koto Panjang, Kampar, Riau, menunjukkan perkembangan signifikan pada Minggu, 11 Januari 2026 pukul 07.00 WIB. Manager PLTA Koto Panjang, Dhani Irwansyah, menyampaikan bahwa elevasi waduk saat ini berada di angka 81,59 meter di atas permukaan laut (mdpl), meningkat dibandingkan awal pembukaan pintu spillway pada Selasa, 30 Desember 2025 yang tercatat 79,62 mdpl.

Debit air keluar melalui turbin tercatat sebesar 344,12 meter kubik per detik (m³/s), sementara outflow melalui spillway dengan bukaan dua pintu masing-masing 50 sentimeter berada di angka 143,50 m³/s. Dengan demikian, total outflow waduk mencapai 490,40 m³/s, seimbang dengan inflow yang juga tercatat sebesar 490,40 m³/s.

Dhani menekankan bahwa kenaikan elevasi 1,97 meter sejak early release terjadi karena curah hujan tinggi di wilayah hulu serta meningkatnya inflow beberapa hari terakhir. Meski demikian, kondisi waduk masih terkontrol ketat melalui kombinasi pengoperasian turbin dan pembukaan pintu spillway.

 

Langkah Pengendalian dan Early Release

Pembukaan pintu spillway pada 30 Desember 2025 dilakukan setelah melalui pembahasan Tim Koordinasi Pengoperasian Bendungan PLTA Koto Panjang pada Senin, 29 Desember 2025. Keputusan ini diambil sesuai prosedur early release karena Tinggi Muka Air (TMA) waduk melampaui elevasi Rencana Tahunan Operasi Waduk (RTOW) 2025 lebih dari 50 sentimeter dalam kurun waktu 24 jam.

Pada 29 Desember 2025 pukul 09.00 WIB, selisih elevasi mencapai 1,5 meter, dengan elevasi aktual 79,20 mdpl dan RTOW 77,70 mdpl. Keterbatasan operasional pembangkit, di mana hanya dua unit dapat beroperasi, membuat outflow turbin tidak maksimal sehingga keputusan early release menjadi langkah strategis untuk menjaga keselamatan waduk dan masyarakat hilir.

“Early release dilakukan sebagai upaya pengendalian inflow, outflow, dan elevasi waduk agar tetap berada dalam batas aman, terutama di tengah curah hujan tinggi di wilayah hulu,” jelas Dhani Irwansyah.

 

Dampak Bagi Masyarakat dan Hilir Waduk

Manajemen PLTA Koto Panjang memastikan pemantauan kondisi waduk dan aliran Sungai Kampar dilakukan secara intensif. Masyarakat yang tinggal di wilayah hilir waduk diimbau tetap waspada, berhati-hati dalam aktivitas sehari-hari, serta selalu mengikuti informasi resmi yang disampaikan PLTA Koto Panjang maupun instansi terkait.

Peningkatan elevasi waduk tidak hanya berdampak pada operasi PLTA, tetapi juga menjadi indikator penting bagi keamanan lingkungan sekitar. Dengan pengaturan outflow yang seimbang dengan inflow, risiko banjir di hilir dapat ditekan. Upaya ini sekaligus memastikan pasokan listrik tetap stabil, karena turbin dapat beroperasi optimal meski kondisi curah hujan tinggi.

 

Transparansi dan Profesionalisme Operasional

Manajemen PLTA Koto Panjang menekankan prinsip transparansi dan profesionalisme dalam pengendalian waduk. Semua langkah pengaturan debit, baik melalui turbin maupun spillway, dilakukan berdasarkan data real-time dan prosedur baku operasional bendungan.

“Pemantauan dilakukan 24 jam oleh tim teknis dan komunikasi langsung dengan instansi terkait agar setiap potensi risiko dapat segera diantisipasi,” tambah Dhani. Pendekatan ini menjadi contoh sinergi antara pengelola infrastruktur strategis dan masyarakat lokal, memastikan keselamatan publik tetap menjadi prioritas utama.

Dengan pemantauan ketat dan koordinasi berkelanjutan, masyarakat hilir dapat merasa aman, sementara operasi PLTA tetap mendukung penyediaan listrik yang stabil. Keseimbangan antara keselamatan publik dan efisiensi energi menjadi fokus utama pengelolaan Waduk Koto Panjang.

✍️ Tim | detikreportase.com | Kampar – Riau

DETIKREPORTASE.COM : Pengendalian Waduk, Keselamatan Publik, Energi Stabil

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250