Kalimantan Barat

Perayaan Syukur 25 Tahun Paroki Tembelina, Momentum Pelayanan Nyata dan Penguatan Kebersamaan Masyarakat

×

Perayaan Syukur 25 Tahun Paroki Tembelina, Momentum Pelayanan Nyata dan Penguatan Kebersamaan Masyarakat

Sebarkan artikel ini

Perayaan Syukur 25 Tahun Paroki Tembelina, Momentum Pelayanan Nyata dan Penguatan Kebersamaan Masyarakat

Ketapang, Detik Reportase.com kalbar – Dari Tembelina, Kecamatan Sungai Melayu Rayak, saya ingin menghadirkan lebih dari sekadar kehadiran dalam sebuah perayaan. Perayaan Syukur 25 Tahun Paroki St. Carolus Borromeus Tembelina yang saya hadiri pada Selasa, 28 April 2026, menjadi ruang kebersamaan, tempat di mana rasa syukur, pelayanan, dan kepedulian bertemu dalam satu momentum.

Kehadiran saya dalam kegiatan ini didampingi oleh para pemuka agama, di antaranya Bapa Uskup dan para Pastor. Setibanya di lokasi, saya bersama rombongan disambut dengan prosesi adat yang sarat makna, diiringi kehadiran para tokoh adat dan budaya dari berbagai etnis, seperti Dayak, Jawa, dan Flobamora. Suasana tersebut mencerminkan kekayaan budaya sekaligus kuatnya nilai toleransi dan persatuan di Kecamatan Sei Melayu Rayak.

Bagi saya, ini bukan hanya tentang perjalanan 25 tahun sebuah paroki, tetapi tentang bagaimana pemerintah hadir lebih dekat, mendengar, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Di tengah suasana penuh kebersamaan, saya ingin memastikan bahwa pelayanan tidak berhenti di pusat kota, tetapi benar-benar menjangkau hingga ke tengah-tengah masyarakat.

Dalam rangkaian kunjungan kerja ke Kecamatan Sungai Melayu Rayak, saya bersama jajaran perangkat daerah melaksanakan berbagai agenda yang tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga menyentuh langsung kebutuhan masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan ramah tamah bersama warga sebagai ruang silaturahmi dan dialog terbuka.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan, kami turut menghadirkan layanan publik langsung di lokasi kegiatan. Dinas Kesehatan memberikan pelayanan kesehatan gratis, sementara Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) membuka layanan administrasi kependudukan bagi masyarakat �. Langkah ini merupakan upaya nyata pelayanan jemput bola, khususnya bagi masyarakat di wilayah kecamatan.

Saya meyakini bahwa kegiatan keagamaan seperti perayaan syukur Perak ini memiliki nilai strategis dalam memperkuat kehidupan sosial, membangun toleransi, serta menjaga harmoni di tengah masyarakat. Oleh karena itu, kehadiran pemerintah harus mampu memberikan nilai tambah, tidak hanya secara simbolis, tetapi juga secara langsung dirasakan manfaatnya.

Pendekatan pembangunan yang kami lakukan di Kabupaten Ketapang tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga menyentuh aspek sosial dan kualitas pelayanan publik. Hal ini sejalan dengan visi “Pembangunan berkeadilan untuk Kabupaten Ketapang maju dan mandiri”, yang diwujudkan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia, pelayanan publik, serta penguatan kehidupan sosial masyarakat.

Saya berharap, melalui sinergi lintas perangkat daerah dan partisipasi masyarakat, kegiatan ini dapat menjadi contoh nyata bagaimana pemerintah hadir secara utuh—tidak hanya sebagai penyelenggara, tetapi sebagai pelayan masyarakat.

“Kegiatan seperti ini harus terus kita dorong, karena mampu menghadirkan kebersamaan sekaligus memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.”

Di akhir rangkaian kegiatan, saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga semangat kebersamaan, memperkuat persatuan, dan bersama-sama mendukung pembangunan daerah.

Reporter Slamet
Detik Reportase com kalbar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250