DELl SERDANG detikreportase- Di tengah pemadaman listrik massal yang melanda sebagian besar wilayah Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) pada Jumat malam (22/5/2026), operasional Bandar Udara Internasional Bandar Udara Internasional Kualanamu tetap berjalan normal tanpa gangguan berarti.
hal tersebut disampaikan Plt. Director of Operation & Services melalui Manager of Corporate Affairs, Mohamad Hikmat Hidayat, dalam pernyataan resminya pada Sabtu pagi sekitar pukul 07.00 WIB.
Ia menjelaskan, pasokan listrik dari PLN menuju bandara sempat terhenti sekitar pukul 19.00 WIB akibat black out yang terjadi di sejumlah wilayah Sumbagut.
Namun, kondisi tersebut tidak memengaruhi pelayanan maupun aktivitas penerbangan di bandara internasional tersebut.
“Pasokan listrik PLN kembali normal pada pukul 00.43 WIB. Selama masa pemadaman, seluruh fasilitas dan layanan operasional bandara tetap berjalan aman dan normal,” ujarnya.
Kualanamu diketahui memiliki dua sumber pasokan listrik utama dari PLN sebagai bagian dari sistem pengamanan operasional. Ketika kedua jalur listrik tersebut terputus, sistem secara otomatis mengalihkan pasokan energi ke genset cadangan dengan waktu reaktivasi maksimal hanya sekitar 10 detik.
Sistem cadangan tersebut terbukti mampu menjaga stabilitas operasional bandara, termasuk layanan terminal, sistem navigasi, keamanan, hingga fasilitas penunjang penerbangan lainnya.
Manajemen bandara memastikan tidak ada kendala teknis maupun gangguan operasional akibat pemadaman listrik yang terjadi. Aktivitas penerbangan tetap berlangsung sesuai jadwal dan pelayanan kepada penumpang tetap berjalan optimal.
Situasi ini sekaligus menunjukkan kesiapan dan keandalan sistem mitigasi darurat yang dimiliki Bandar Udara Internasional Kualanamu dalam menghadapi kondisi tak terduga, demi menjaga keselamatan dan kenyamanan pengguna jasa transportasi udara.(Candra)





