Mahasiswa Nilai Peran Polri Krusial Menjaga Kamtibmas dan Persatuan Bangsa
JAKARTA PUSAT | DETIKREPORTASE.COM – Ketua Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam (HIMA PERSIS) Jakarta Pusat, Harir Ali Sya’ban, menyatakan dukungan penuh terhadap langkah-langkah yang dilakukan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di tengah dinamika sosial yang terus berkembang.
Pernyataan tersebut disampaikan Harir pada Sabtu, 20 Desember 2025, sebagai respons atas berbagai tantangan sosial, politik, dan informasi yang belakangan semakin kompleks serta berpotensi memengaruhi stabilitas nasional.
Menurutnya, Polri saat ini berada pada posisi strategis sekaligus menghadapi tekanan besar dalam menjalankan tugas sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat. Oleh karena itu, dukungan publik menjadi elemen penting agar Polri dapat bekerja secara optimal dan profesional.
Apresiasi atas Upaya Preventif dan Kerja Keras Polri
Harir menilai Polri telah menunjukkan komitmen dan kerja keras dalam mengantisipasi berbagai potensi gangguan kamtibmas, baik melalui pendekatan preventif maupun penegakan hukum. Ia menekankan bahwa upaya pencegahan jauh lebih penting untuk menjaga situasi tetap kondusif di tengah masyarakat.
“Polri bekerja di bawah tekanan yang tidak ringan. Namun demikian, berbagai langkah yang dilakukan untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat patut diapresiasi dan didukung bersama,” ujar Harir.
Ia menambahkan, tantangan Polri tidak hanya bersumber dari kejahatan konvensional, tetapi juga dari perkembangan teknologi informasi, arus opini publik di media sosial, serta dinamika politik yang cepat berubah. Kondisi tersebut, menurutnya, membutuhkan aparat yang sigap, profesional, dan berintegritas.
Pentingnya Kepercayaan Publik dan Pembenahan Internal
Lebih lanjut, Harir menegaskan pentingnya masyarakat memberikan kepercayaan dan ruang kepada Polri untuk terus melakukan pembenahan internal. Ia meyakini bahwa proses reformasi institusi kepolisian akan berjalan lebih baik apabila didukung oleh partisipasi dan kepercayaan publik.
“Masyarakat perlu memberi ruang kepada Polri untuk terus berbenah, meningkatkan profesionalisme, transparansi, dan akuntabilitas dalam menjalankan tugasnya,” ujarnya.
Ia juga menekankan bahwa kritik terhadap Polri tetap diperlukan sebagai bagian dari kontrol sosial, namun harus disampaikan secara objektif, konstruktif, dan tidak bernuansa provokatif.
Mahasiswa Diminta Kritis Namun Tidak Terprovokasi
Dalam kesempatan tersebut, Harir secara khusus mengajak kalangan mahasiswa untuk tetap berpikir kritis namun tidak mudah terprovokasi oleh isu-isu menyesatkan. Menurutnya, mahasiswa memiliki peran strategis sebagai agen perubahan yang harus menjaga keseimbangan antara sikap kritis dan tanggung jawab sosial.
“Mahasiswa harus tetap kritis, tetapi juga bijak. Jangan mudah terpengaruh oleh narasi provokatif yang dapat memecah belah persatuan bangsa atau merusak kepercayaan publik terhadap institusi negara,” tegasnya.
Ia menilai bahwa dinamika sosial yang berkembang saat ini sering kali dimanfaatkan oleh pihak-pihak tertentu untuk menciptakan kegaduhan dan ketegangan di masyarakat. Oleh karena itu, literasi informasi dan sikap rasional menjadi kunci dalam menyikapi berbagai isu yang beredar.
Sinergi Polri dan Masyarakat Kunci Stabilitas Nasional
Harir juga menekankan bahwa sinergi antara Polri dan masyarakat merupakan kunci utama dalam menciptakan situasi yang aman, damai, dan kondusif. Dukungan dari berbagai elemen masyarakat, termasuk mahasiswa dan organisasi kepemudaan, dinilai dapat memperkuat langkah Polri dalam menjaga persatuan nasional.
“Keamanan bukan hanya tanggung jawab Polri semata, tetapi tanggung jawab kita bersama sebagai warga negara. Dukungan publik akan memperkuat Polri dalam menjaga stabilitas keamanan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Ia berharap kolaborasi yang baik antara aparat keamanan dan masyarakat dapat terus terjaga, sehingga Indonesia mampu menghadapi berbagai tantangan sosial dengan tetap menjunjung tinggi persatuan dan nilai-nilai kebangsaan.
✍️ Mardhika Agung Nugraha | detikreportase.com | Jakarta Pusat – DKI Jakarta
DETIKREPORTASE.COM : Sinergi Mahasiswa dan Polri Menjaga Stabilitas Keamanan Nasional





