BeritaSumatra Utara

Kapolres Jadi Pembina Upacara  Sekolah di Langkat: Edukasi Bahaya Hoaks dan Kenakalan Remaja, Seberapa Efektif?

514
×

Kapolres Jadi Pembina Upacara  Sekolah di Langkat: Edukasi Bahaya Hoaks dan Kenakalan Remaja, Seberapa Efektif?

Sebarkan artikel ini
Kapolres Langkat upacara SMAN 1 Stabat edukasi pelajar
Kapolres Langkat memberikan amanat kepada siswa dalam upacara bendera terkait disiplin dan bahaya hoaks

Upacara Bendera: Kapolres Langkat Turun Langsung ke Sekolah

LANGKAT | DETIKREPORTASE.COM – Kapolres Langkat AKBP David Triyo Prasojo, SH, SIK, M.Si memimpin langsung upacara bendera di SMAN 1 Stabat, Kabupaten Langkat, Senin (30/3/2026) pagi.

Kegiatan yang berlangsung di lapangan sekolah tersebut turut didampingi para Pejabat Utama (PJU) Polres Langkat dan dihadiri oleh Kepala Sekolah, dewan guru, tenaga kependidikan, serta seluruh siswa sebagai peserta upacara.

Upacara berjalan dengan tertib dan khidmat, diawali dengan laporan petugas, pengibaran bendera Merah Putih, hingga pembacaan Undang-Undang Dasar 1945 sebagai bagian dari pembentukan karakter kebangsaan.

Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya kepolisian dalam melakukan pembinaan langsung kepada generasi muda melalui pendekatan edukatif di lingkungan sekolah.

 

Pesan Kapolres: Bijak Hadapi Era Informasi dan Hoaks

Dalam amanatnya, Kapolres Langkat menekankan pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa di tengah derasnya arus informasi di era digital.

Ia menyoroti fenomena disrupsi informasi di era post-truth, di mana persepsi sering kali mengaburkan fakta yang sebenarnya.

“Para pelajar harus bijak dalam menerima dan menyebarkan informasi. Pastikan kebenarannya terlebih dahulu sebelum dibagikan,” tegasnya.

Menurutnya, kedekatan generasi muda dengan teknologi harus diimbangi dengan sikap kritis dan tanggung jawab dalam menggunakan media sosial agar tidak menimbulkan dampak negatif.

Baca selengkapnya di sini:
https://detikreportase.com/kuhp-baru-berlaku-2-januari-2026-di-indonesia-apa-dampaknya-bagi-kehidupan-warga-ini-aturan-kunci-yang-wajib-dipahami-publik/

Dalam konteks hukum, penyebaran informasi yang tidak benar juga memiliki konsekuensi serius sehingga literasi digital menjadi penting bagi pelajar.

 

Antisipasi Kenakalan Remaja dan Bahaya Narkoba

Selain membahas informasi digital, Kapolres juga menyoroti potensi kenakalan remaja yang kerap berawal dari hal-hal kecil seperti kurang disiplin, tidak patuh terhadap guru, dan pelanggaran aturan sekolah.

Menurutnya, hal tersebut dapat berkembang menjadi masalah yang lebih besar jika tidak dikendalikan sejak dini.

Ia juga mengingatkan para pelajar untuk menjauhi narkoba karena dampaknya yang sangat berbahaya bagi kesehatan, masa depan, serta keberlangsungan generasi bangsa.

Tak kalah penting, Kapolres menegaskan agar tidak terjadi tindakan bullying atau perundungan di lingkungan sekolah.

“Perbedaan bukan untuk dijadikan bahan merendahkan. Dampaknya bisa serius, mulai dari stres hingga depresi,” ujarnya.

Seorang siswa yang enggan disebutkan namanya mengaku mendapat banyak pelajaran dari amanat tersebut.

“Pesan tentang bahaya hoaks dan perundungan sangat menyentuh. Kami jadi lebih paham bagaimana bersikap di sekolah maupun di media sosial,” ujarnya.

Baca selengkapnya:
https://detikreportase.com/peta-besar-ott-kpk-di-indonesia-dari-pajak-hingga-kepala-daerah-begini-wajah-korupsi-yang-terbongkar/

Dalam perspektif nasional, pembinaan karakter generasi muda menjadi salah satu kunci dalam menjaga stabilitas sosial dan masa depan bangsa.

 

Pembinaan Serentak: Polisi Dekat dengan Pelajar

Kasi Humas Polres Langkat AKP Jackson Situmorang menambahkan bahwa kegiatan serupa juga dilaksanakan di SMKN 1 Stabat, dengan pembina upacara Wakapolres Langkat Kompol Husnil Mubarok Daulay, SH, SIK, MIK.

Selain itu, jajaran Polsek di wilayah hukum Polres Langkat juga melaksanakan upacara serentak di sekolah-sekolah sebagai bentuk pembinaan dan pendekatan kepada pelajar.

Kegiatan ini bertujuan menanamkan kedisiplinan sejak dini agar para siswa taat terhadap aturan sekolah maupun peraturan yang berlaku di masyarakat.

Baca selengkapnya:
https://detikreportase.com/skandal-pupuk-subsidi-di-pelalawan-riau-cermin-rapuhnya-tata-kelola-subsidi-dan-ujian-ketahanan-pangan-nasional/

Pendekatan preventif melalui edukasi seperti ini diharapkan mampu membentuk generasi muda yang berkarakter, berakhlak, serta siap menjadi penerus bangsa.

Sebagai penutup, kehadiran langsung Kapolres di tengah pelajar tidak hanya menjadi simbol kedekatan aparat dengan masyarakat, tetapi juga langkah strategis dalam membangun kesadaran hukum, disiplin, dan tanggung jawab sejak usia dini.

✍️ Candra | detikreportase.com | Langkat – Sumatera Utara

DETIKREPORTASE.COM : Membangun Generasi Cerdas dan Berkarakter

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Example 728x250Example 728x250